<<<==ayat berikutnya

Al-Maidah ayat ke 83

ayat sebelumnya ===>>


وَإِذَا سَمِعُوا۟ مَآ أُنزِلَ إِلَى ٱلرَّسُولِ تَرَىٰٓ أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ ٱلدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا۟ مِنَ ٱلْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَآ ءَامَنَّا فَٱكْتُبْنَا مَعَ ٱلشَّٰهِدِينَ

Kajian kata

ٱلدَّمْعِ pada surat Al-Maidah ayat ke 83

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)ddam'i
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata ٱلدَّمْعِ air mata
Jumlah pemakaian kata ٱلدَّمْعِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلدَّمْعِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata د م ع
huruf pertama k1=د , huruf kedua k2=م, dan huruf ketiga k3=ع
Makna dari kata dasar د م ع :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna sobekan, cabikan, bobos, lari bepat, kemarahan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna merobek, mencabik, menyobek, mencarik, menghancurkan, mengoyakkan, menodai, berlari cepat, berlinang

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar د م ع dalam AlQuran 2 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 2 kali
Pola dasar د م ع dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata ٱلدَّمْعِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلدَّمْعِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلدَّمْعِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda abstrak : kata ٱلدَّمْعِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلدَّمْعِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

5. majrur : kata الدَّمْعِ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata الدَّمْعِ ini diawali dengan kata مِنَ .

Pemakaian kata dasar د م ع pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُواْ مِنَ الْحَقِّ Al-Maidah 83
تَوَلَّواْ وَّأَعْيُنُهُم تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ At-Taubah 92