<<<==ayat berikutnya

Al-Maidah ayat ke 17

ayat sebelumnya ===>>

لَّقَدْ كَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓا۟ إِنَّ الـلَّـهَ هُوَ ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ قُلْ فَمَن يَمْلِكُ مِنَ الـلَّـهِ شَيْـًٔا إِنْ أَرَادَ أَن يُهْلِكَ ٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُۥ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ وَالـلَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْمَسِيحَ pada surat Al-Maidah ayat ke 17

Bacaan dalam tulisan arab latin almasîcha
Arti kata ٱلْمَسِيحَ al masih
Jumlah pemakaian kata ٱلْمَسِيحَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلْمَسِيحَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata م س ح
huruf pertama k1=م , huruf kedua k2=س, dan huruf ketiga k3=ح
Makna dari kata dasar م س ح :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pemeriksaan, penyelidikan, peninjauan, pembacaan sepintas lalu, hal mengadakan bagian-bagian, sapuan, tisyu, usapan, sikatan, keluasan, jalan, kain pel, pengepel, alat pengepel, penghapus, ragbol, kain penyeka, rambut yg tebal dan kusut, kesulitan, kesukaran, halangan, rintangan, ejekan kasar, semir, poles, kilap, obat penggosok upaman, pelituran, budi bahasa, kilat, semak belukar, semak, belukar, penggosokan, sikat, pemain pengganti, sepon, bolu, bunga karang

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna meninjau, memeriksa, mengukur, memandang, melihat, melihat-lihat, menghapus, menghilangkan, menyeka, menyapu, membersihkan, mengusap, melap, memukul, menggosok, menyusut, merawati, memukulkan, memukul-mukul, membentang, menjuarai, memanjang, meniup, menjalar di, menyentuh, menghapuskan, bergerak dgn cepat, bergerak dgn agung, membujur, mengepel, menggilap, menggesek, bergesek, menggeser, menggosokkan, memijat, bergosok, menggeserkan, bergeser, melucuti, mempergosokkan, memijat-mijat, memoles, menyemir, mengupam, mengkilapkan, mengasah, menyempurnakan, memperbaiki, menggosok mengkilap, membarut, melupakan, membuang, membonceng, mengemis, meminta-minta, mengorek, menggosok dgn sepon, menggonceng, menempeli, memadamkan, mematikan, menghancurkan, menumpas

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar م س ح dalam AlQuran 15 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 12 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata : 4 ٱلْمَسِيحَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْمَسِيحَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلْمَسِيحَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata ٱلْمَسِيحَ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْمَسِيحَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata yang memiliki makna sangat : kata ٱلْمَسِيحَ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

6. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْمَسِيحَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

7. objek : kata الْمَسِيحَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يُهْلِكَ

Pemakaian kata dasar م س ح pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

ٱلْمَسِيحَوَٱمْسَحُوا۟وَٱلْمَسِيحَمَسْحًۢافَٱمْسَحُوا۟
ٱلْمَسِيحُ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ
maka bertayamumlah debu/tanah kebaikan maka sapulah dengan/pada wajah kalian dan tangan-tangan kalian
An-Nisa:43فَٱمْسَحُوا۟
فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ
maka bertayamumlah debu/tanah kebaikan maka usaplah dengan/pada wajah kalian dan tangan-tangan kalian dari padanya
Al-Maidah:6
رُدُّوهَا عَلَىَّ فَطَفِقَ مَسْحًۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلْأَعْنَاقِ
kembalikannya (oleh ia) atas lalu (ia) mulai berbuat usapan dengan betis dan leher
Shaad:33مَسْحًۢا
وَٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوٓا۟ إِلَٰهًا وَٰحِدًا
dan Al Masih anak Maryam dan tidak (mereka) diperintahkan melainkan untuk menyembah tuhan (ia[lk]) yang satu
At-Taubah:31وَٱلْمَسِيحَ
وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ
dan sapulah dengan/pada kepala kalian dan kaki kalian sampai kedua mata-kaki
Al-Maidah:6وَٱمْسَحُوا۟
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا ٱلْمَسِيحَ عِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ الـلَّـهِ
dan perkataan mereka sesungguhnya (kami) (kami) membunuh al masih Isa anak Maryam utusan Allah
An-Nisa:157ٱلْمَسِيحَ
إِنْ أَرَادَ أَن يُهْلِكَ ٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُۥ وَمَا بَيْنَهُمَا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ
jika ingin untuk menyebabkan membinasakan al masih anak Maryam dan ibunya dan apa diantara (mereka berdua) menciptakan apa kehendaki
Al-Maidah:17
وَقَالَتِ ٱلنَّصَٰرَى ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ الـلَّـهِ
dan (kamu) mengatakan orang-orang nasrani al masih putra Allah
At-Taubah:30ٱلْمَسِيحُ
مَّا ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ
bukanlah al masih putra Maryam melainkan seorang rasul
Al-Maidah:75
وَقَالَ ٱلْمَسِيحُ يَٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱعْبُدُوا۟ الـلَّـهَ رَبِّى وَرَبَّكُمْ
dan (mereka berdua) mengucapkan al masih hai Bani Israil (kalian[lk]) sembahlah Allah tuhanku dan tuhan kalian
Al-Maidah:72
إِنَّ الـلَّـهَ هُوَ ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ
sesungguhnya Allah Dia al masih putra Maryam
Al-Maidah:72
إِنَّ الـلَّـهَ هُوَ ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ
sesungguhnya Allah Dia al masih putra Maryam
Al-Maidah:17
لَّن يَسْتَنكِفَ ٱلْمَسِيحُ أَن يَكُونَ عَبْدًا لِـلَّـهِ
sekali-kali tidak memohon keengganan al masih bahwa adalah hamba bagi Allah
An-Nisa:172
إِنَّمَا ٱلْمَسِيحُ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ الـلَّـهِ
sesungguhnya hanyalah al masih Isa putra Maryam rasul/utusan Allah
An-Nisa:171
إِنَّ الـلَّـهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ ٱسْمُهُ ٱلْمَسِيحُ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ
sesungguhnya Allah sungguh-sungguh akan menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kalimat dari padaNya namanya al masih Isa putra maryam
Ali-Imran:45
إِنَّ الـلَّـهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ ٱسْمُهُ ٱلْمَسِيحُ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ
sesungguhnya Allah sungguh-sungguh akan menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kalimat dari padaNya namanya al masih Isa putra maryam
Ali-Imran:45