<<<==ayat berikutnya

An-Nisa ayat ke 163

ayat sebelumnya ===>>

إِنَّآ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ كَمَآ أَوْحَيْنَآ إِلَىٰ نُوحٍ وَٱلنَّبِيِّۦنَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَٱلْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَٰرُونَ وَسُلَيْمَٰنَ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

وَإِسْحَٰقَ pada surat An-Nisa ayat ke 163

Bacaan dalam tulisan arab latin wa-ischâqa
Arti kata وَإِسْحَٰقَ dan ishaq
Jumlah pemakaian kata وَإِسْحَٰقَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 9 kali
Kata وَإِسْحَٰقَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ح ق
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ح, dan huruf ketiga k3=ق
Makna dari kata dasar س ح ق :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna krus, keranjingan, kegemaran, hal melumatkan, air buah, kesesakan, orang-orang yg berjejalan, pukulan yg membungkamkan, labu, gambas, bubur, krus sayuran, labu Siam, sari buah murni, tabrakan, sukses besar, kehancuran, keruntuhan, remuknya, bunyi tabrakan, bunyi tubrukan, tubrukan, hancurnya, keremukan, pukulan keras, es jeruk, sampai hancur luluh, tepat, kegentingan, gersik, kernyau

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menghancurkan, meremukkan, berjejal, menggilas, menindas, melindas, melindih, memencet, merambas, menggumalkan, mengumalkan, menundukkan, memadamkan, mendiamkan, merusakkan, melumatkan, menindih, memeras, menghentikan, bersesak-sesak, mendobrak, memecahkan, hancur luluh, remuk, jatuh hancur, jatuh terbanting, merusak, memberantas, mengganyang, mengalahkan, menyeterika, menabrak, menubruk, membantingkan, membatalkan, menekan, menahan, menyembunyikan, membenamkan, memberangus, membredel, memperdiarkan, bergumam, menggumam, memperdiamkan, membanjiri, meliputi, membingungkan, melimpahkan, memberati, melandakan, meletakkan, menurunkan, mencatat, mencatatkan, menyungkurkan, memperturunkan, menggiling, memipis, menumbuk, membubuk, mengasah, menghafal, menggertakkan, mengisarkan, memutar, memutarkan, menghafalkan, menggosok-gosokkan, menginjak-injakkan, mengerkah, memijak dgn keras

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ح ق dalam AlQuran 19 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 19 kali

Kajian kata : 4 وَإِسْحَٰقَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَإِسْحَٰقَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

3. nama nabi : kata وَإِسْحَٰقَ ini digunakan sebagai pemberian nama untuk salah seorang rasul utusan allah swt yang disebutkan dalam alquran.ada 25 rasul yang disebutkan dalam alquran

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata وَإِسْحَٰقَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata وَإِسْحَٰقَ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar س ح ق pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَإِسْحَٰقَفَسُحْقًاسَحِيقٍبِإِسْحَٰقَإِسْحَٰقَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّا
(kami) memberikan kepadanya ishak dan yaqub dan tiap-tiap (kami) jadikan seorang nabi
Maryam:49إِسْحَٰقَ
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ نَافِلَةً وَكُلًّا جَعَلْنَا صَٰلِحِينَ
dan (kami) memberikan kepadanya ishak dan yaqub (ia[pr]) yang menjalankan salat sunnat dan tiap-tiap (kami) jadikan orang-orang yang saleh
Al-Anbiyaa':72
وَمِن وَرَآءِ إِسْحَٰقَ يَعْقُوبَ
dan dari belakang/sesudah ishak Yaqub
Huud:71
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ كُلًّا هَدَيْنَا وَنُوحًا
dan (kami) memberikan kepadanya ishak dan yaqub setiap (kami) memberikan petunjuk dan Nuh
Al-An'aam:84
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ
dan (kami) memberikan kepadanya ishak dan yaqub dan (kami) menjadikan (kalian) bertasbih keturunannya kenabian
Al-Ankabuut:27
وَبَٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَٰقَ
dan (kami) melimpahkan keberkatan atasnya dan atas ishak
Ash-Shaafaat:113
وَبَشَّرْنَٰهُ بِإِسْحَٰقَ نَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
dan Kami beri kabar gembira dia dengan ishaq benar-benar nabi dari/termasuk orang-orang yang soleh
Ash-Shaafaat:112بِإِسْحَٰقَ
وَٱمْرَأَتُهُۥ قَآئِمَةٌ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْنَٰهَا بِإِسْحَٰقَ
dan isterinya wanita yang menegakkan lalu (ia) tertawa/tersenyum maka Kami sampaikan kabar gembira kepadanya dengan ishaq
Huud:71
فَتَخْطَفُهُ ٱلطَّيْرُ أَوْ تَهْوِى بِهِ ٱلرِّيحُ فِى مَكَانٍ سَحِيقٍ
maka/lalu (kamu[lk]) menyambarnya burung-burung (mereka) mengetahui menginginkan dengannya/kepadanya angin (kalian) bertasbih tempat jauh
Al-Hajj:31سَحِيقٍ
فَٱعْتَرَفُوا۟ بِذَنۢبِهِمْ فَسُحْقًا لِّأَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ
maka mereka mengakui dengan dosa-dosa mereka maka kebinasaan untuk kaum/golongan nyala api/neraka
Al-Mulk:11فَسُحْقًا
وَٱذْكُرْ عِبَٰدَنَآ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ أُو۟لِى ٱلْأَيْدِى وَٱلْأَبْصَٰرِ
dan ingatlah hamba-hamba kami Ibrahim dan ishaq dan yaqub kaum tangan / kekuatan dan pandangan/ilmu
Shaad:45وَإِسْحَٰقَ
ٱلْحَمْدُ لِـلَّـهِ ٱلَّذِى وَهَبَ لِى عَلَى ٱلْكِبَرِ إِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ
segala puji Allah yang (ia) memberikan kepadaku atas/terhadap masa tuaku Ismail dan ishaq
Ibrahim:39
وَٱتَّبَعْتُ مِلَّةَ ءَابَآءِىٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ
dan aku mengikuti agama ayah-ayah Ibrahim dan ishaq dan yaqub
Yusuf:38
كَمَآ أَتَمَّهَا عَلَىٰٓ أَبَوَيْكَ مِن قَبْلُ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَٰقَ
sebagaimana (dia) menyempurnakannya lah atasku/terhadapku kedua ibu-bapakmu dari sebelum Ibrahim dan ishaq
Yusuf:6
وَٱلنَّبِيِّۦنَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ
dan nabi-nabi dari sesudahnya/kemudiannya dan (kami) wahyukan kepada Ibrahim dan Ismail dan ishaq
An-Nisa:163
وَمَآ أُنزِلَ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَٱلْأَسْبَاطِ
dan apa diturunkan atasku/terhadapku Ibrahim dan Ismail dan ishaq dan yaqub dan anak-anaknya
Ali-Imran:84
أَمْ تَقُولُونَ إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَٱلْأَسْبَاطَ
ataukah mengatakan sesungguhnya Ibrahim dan Ismail dan ishaq dan yaqub dan anak-cucunya
Al-Baqarah:140
وَمَآ أُنزِلَ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَٱلْأَسْبَاطِ
dan apa diturunkan kepada Ibrahim dan Ismail dan ishaq dan yaqub dan anak-cucunya
Al-Baqarah:136
وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ
dan Ismail dan ishaq
Al-Baqarah:133
وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ
dan Ismail dan ishaq
Al-Baqarah:133