<<<==ayat berikutnya

An-Nisa ayat ke 17

ayat sebelumnya ===>>

إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى الـلَّـهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ الـلَّـهُ عَلَيْهِمْ وَكَانَ الـلَّـهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

بِجَهَٰلَةٍ pada surat An-Nisa ayat ke 17

Bacaan dalam tulisan arab latin bijahâlatin
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata بِجَهَٰلَةٍ dengan kejahilan/kebodohan
Jumlah pemakaian kata بِجَهَٰلَةٍ dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata بِجَهَٰلَةٍ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ج ه ل
huruf pertama k1=ج , huruf kedua k2=ه, dan huruf ketiga k3=ل
Makna dari kata dasar ج ه ل :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kebodohan, kejahilan, kedunguan, ketidaksadaran, ketidaktahuan, ketololan, kegoblokan, kegilaan, kebebalan, kekonyolan, kepandiran, perbuatan bodoh, perbuatan kurang bijaksana, orang-orang bodoh, mati suri, ketumpulan, kelambanan, kesederhanaan, kemudahan, kesahajaan, ketulusan, ketulusan hati, hal berair, tenaga, perasaan malu, perasaan tersipu-sipu, ketebalan, tebalnya, kekentalan, kepekatan, lapis tebal, cara, muslihat, kiat, tipu, permainan, kebodohan, kesintingan, kedunguan, ketidaksadaran

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna lulus, berlalu, meluluskan, lalu, melewati, lewat, menyampaikan, memberikan, berakhir, melalui, melintas, hilang, mengabaikan, pas, disahkan, diterima, menyuguhkan, bertukar, berubah, melampau, mengulurkan, menang, menikmati, tdk mempedulikan, dipandang sbg

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ج ه ل dalam AlQuran 24 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 19 kali, dipakai kata kerja sebanyak 5 kali

Kajian kata : 0 بِجَهَٰلَةٍ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بِجَهَٰلَةٍ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender perempuan : kata بِجَهَٰلَةٍ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan.

3. kata dengan jumlah tunggal : kata بِجَهَٰلَةٍ ini merupakan jenis kata berjenis tunggal untuk perempuan

4. imbuan : kata بِجَهَٰلَةٍ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata بِجَهَٰلَةٍ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ج ه ل pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

يَجْهَلُونَجَٰهِلُونَجَهُولًاتَجْهَلُونَبِجَهَٰلَةٍ
ٱلْجَٰهِلِيَّةِٱلْجَٰهِلِينَٱلْجَٰهِلُونَٱلْجَاهِلُ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَتَبَيَّنُوٓا۟ أَن تُصِيبُوا۟ قَوْمًۢا بِجَهَٰلَةٍ
maka teliti oleh agar ditimpakan kaum dengan kejahilan/kebodohan
Al-Hujuraat:6بِجَهَٰلَةٍ
ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا۟ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ
kemudian sesungguhnya tuhanmu bagi orang-orang yang (mereka) mengerjakan kejahatan dengan kejahilan/kebodohan
An-Nahl:119
أَنَّهُۥ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوٓءًۢا بِجَهَٰلَةٍ
bahwasanya barang siapa (ia) membuat diantara kamu keburukan dengan kejahilan/kebodohan
Al-An'aam:54
إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى الـلَّـهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ
sesungguhnya hanyalah taubat (kb abstrak/kt sifat) atas/terhadap Allah bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan dengan kejahilan/kebodohan
An-Nisa:17
وَلَٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَ
akan tetapi aku memandang kalian[lk] kaum yang bodoh
Al-Ahqaaf:23تَجْهَلُونَ
كَمَا لَهُمْ ءَالِهَةٌ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ
sebagaimana bagi mereka tuhan-tuhan mengatakan sesungguhnya kamu kaum yang bodoh
Al-A'raaf:138
إِنَّهُم مُّلَٰقُوا۟ رَبِّهِمْ وَلَٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَ
sesungguhnya mereka orang-orang yang menemuinya tuhan mereka akan tetapi aku memandang kalian[lk] kaum yang bodoh
Huud:29
بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ
bahkan kalian[lk] kaum yang bodoh
An-Naml:55
وَحَمَلَهَا ٱلْإِنسَٰنُ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
dan memikulnya manusia sesungguhnya dia dan (ia) adalah amat zalim amat bodoh
Al-Ahzab:72جَهُولًا
بِيُوسُفَ وَأَخِيهِ إِذْ أَنتُمْ جَٰهِلُونَ
terhadap yusuf dan saudaranya ketika kalian[lk] orang-orang yang telah tidak mangetahui
Yusuf:89جَٰهِلُونَ
إِلَّآ أَن يَشَآءَ الـلَّـهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ
kecuali jika menghendaki Allah akan tetapi (kami) kebanyakan mereka (mereka) membodohi/tidak mengetahui
Al-An'aam:111يَجْهَلُونَ
يَحْسَبُهُمُ ٱلْجَاهِلُ أَغْنِيَآءَ مِنَ ٱلتَّعَفُّفِ
menyangka mereka (ia[lk]) yang bodoh orang-orang kaya dari kehormatan
Al-Baqarah:273ٱلْجَاهِلُ
وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَٰمًا
dan apabila (ia) mengajak omong-omong mereka orang-orang yang bodoh berkata keselamatan
Al-Furqon:63ٱلْجَٰهِلُونَ
قُلْ أَفَغَيْرَ الـلَّـهِ تَأْمُرُوٓنِّىٓ أَعْبُدُ أَيُّهَا ٱلْجَٰهِلُونَ
katakanlah maka apakah selain Allah menyuruh aku sembah manakah orang-orang yang bodoh
Az-Zumar:64
سَلَٰمٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِى ٱلْجَٰهِلِينَ
tambahan penghormatan/sejahtera atas kalian tidak menginginkan orang-orang yang jahil
Al-Qashash:55ٱلْجَٰهِلِينَ
وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّى كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُن مِّنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
dan jika tidak memalingkan dariku tipu daya mereka[pr] cenderung kepada mereka[pr] dan (aku) menjadi dari/termasuk orang-orang yang jahil
Yusuf:33
إِنِّىٓ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
sesungguhnya Aku memberi nasehat kepadamu bahwa adalah dari/termasuk orang-orang yang jahil
Huud:46
خُذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَٰهِلِينَ
ambillah/berilah lebih dari keperluan dan suruhlah dengan mengerjakan kebaikan dan (kamu) memalinglah dari orang-orang yang jahil
Al-A'raaf:199
لَجَمَعَهُمْ عَلَى ٱلْهُدَىٰ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
tentu (ia) menghimpun mereka atas/terhadap yang menunjukkan maka jangan adalah dari/termasuk orang-orang yang jahil
Al-An'aam:35
أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
bahwa aku adalah dari orang-orang yang jahil
Al-Baqarah:67
وَقَرْنَ فِى بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ ٱلْأُولَىٰ
dan hendaklah (perempuan) (kalian) bertasbih rumah kalian dan jangan (mereka[pr]) menjadi menghiasi (ia) menjadi menghiasi orang-orang jahiliyah pertama/dahulu
Al-Ahzab:33ٱلْجَٰهِلِيَّةِ
أَفَحُكْمَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ يَبْغُونَ
apakah hukum orang-orang jahiliyah mengharapkan
Al-Maidah:50
ٱلْجَٰهِلِيَّةِ يَقُولُونَ هَل لَّنَا مِنَ ٱلْأَمْرِ مِن شَىْءٍ
orang-orang jahiliyah mengatakan apakah bagi kami dari urusan ini dari sesuatu
Ali-Imran:154
إِذْ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ
tatkala (mereka berdua) menjadikan orang-orang yang (mereka) mengingkari (kalian) bertasbih hati mereka kesombongan kesombongan orang-orang jahiliyah
Al-Fath:26
إِذْ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ
tatkala (mereka berdua) menjadikan orang-orang yang (mereka) mengingkari (kalian) bertasbih hati mereka kesombongan kesombongan orang-orang jahiliyah
Al-Fath:26