<<<==ayat berikutnya

An-Nisa ayat ke 6

ayat sebelumnya ===>>

وَٱبْتَلُوا۟ ٱلْيَتَٰمَىٰ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغُوا۟ ٱلنِّكَاحَ فَإِنْ ءَانَسْتُم مِّنْهُمْ رُشْدًا فَٱدْفَعُوٓا۟ إِلَيْهِمْ أَمْوَٰلَهُمْ وَلَا تَأْكُلُوهَآ إِسْرَافًا وَبِدَارًا أَن يَكْبَرُوا۟ وَمَن كَانَ غَنِيًّا فَلْيَسْتَعْفِفْ وَمَن كَانَ فَقِيرًا فَلْيَأْكُلْ بِٱلْمَعْرُوفِ فَإِذَا دَفَعْتُمْ إِلَيْهِمْ أَمْوَٰلَهُمْ فَأَشْهِدُوا۟ عَلَيْهِمْ وَكَفَىٰ بِالـلَّـهِ حَسِيبًا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

فَقِيرًا pada surat An-Nisa ayat ke 6

Bacaan dalam tulisan arab latin faqîran
Arti kata فَقِيرًا sangat fakir/miskin
Jumlah pemakaian kata فَقِيرًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata فَقِيرًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ف ق ر
huruf pertama k1=ف , huruf kedua k2=ق, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ف ق ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kemelaratan, kepapaan, kefakiran, kekurangan, mutu kurang baik, kesehatan yg kurang baik, ketiadaan, ketidakcukupan, kehancuran, kejatuhan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kekurangan, kurang, tak punya, berkekurangan, memiskinkan, memelaratkan, menjadikan miskin, menghilangkan mutu, menghilangkan sifat baik, merusak, menghancurkan, memusnahkan, menjatuhkan, mengganggu, membobolkan, menggagalkan, memburukkan, membusukkan, membangkruntukan, dikelilingi, mengepun

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ف ق ر dalam AlQuran 14 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 14 kali
Pola dasar ف ق ر dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata فَقِيرًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata فَقِيرًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. kata yang memiliki makna sangat : kata فَقِيرًا ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

3. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata فَقِيرًا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah an. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar ف ق ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

لِلْفُقَرَآءِفُقَرَآءَفَقِيرٌفَقِيرًافَاقِرَةٌ
ٱلْفُقَرَآءُٱلْفُقَرَآءَٱلْفَقْرَٱلْفَقِيرَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ
ia mengira bahwa dibuat/ditimpakan dengannya/kepadanya (ia[lk]) yang membinasakan
Al-Qiyaamah:25فَاقِرَةٌ
وَمَن كَانَ فَقِيرًا فَلْيَأْكُلْ بِٱلْمَعْرُوفِ
dan barang siapa dan (ia) adalah sangat fakir/miskin maka boleh (ia) memakan dengan baik/sepatutnya
An-Nisa:6فَقِيرًا
إِن يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا
jika adalah sangat kaya (mereka) mengetahui sangat fakir/miskin
An-Nisa:135
إِنَّ الـلَّـهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَآءُ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا۟
sesungguhnya Allah sangat memerlukan dan (kami) orang-orang kaya (kami) akan menulis apa berkata
Ali-Imran:181فَقِيرٌ
فَقَالَ رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلْتَ إِلَىَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
lalu (ia) mengatakan tuhanku sesungguhnya aku terhadap apa (kamu[lk]) menurunkan kepadaku dari kebajikan/kebaikan sangat memerlukan
Al-Qashash:24
إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ الـلَّـهُ مِن فَضْلِهِۦ
jika mereka fakir menyebabkan mengkayakan mereka Allah dari karunianya
An-Nuur:32فُقَرَآءَ
لِلْفُقَرَآءِ ٱلْمُهَٰجِرِينَ ٱلَّذِينَ أُخْرِجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِمْ
bagi orang-orang fakir orang-orang yang berhijrah orang-orang yang (mereka) diusir dari rumah/kampung halaman mereka
Al-Hasyr:8لِلْفُقَرَآءِ
لِلْفُقَرَآءِ ٱلَّذِينَ أُحْصِرُوا۟ فِى سَبِيلِ الـلَّـهِ
bagi orang-orang fakir orang-orang yang dikepung (kalian) bertasbih jalan Allah
Al-Baqarah:273
إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلْفُقَرَآءِ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْعَٰمِلِينَ عَلَيْهَا وَٱلْمُؤَلَّفَةِ
sesungguhnya hanyalah sedekah bagi orang-orang fakir dan orang-orang miskin dan Xamil/pengurus diatasnya dan para muallaf
At-Taubah:60
فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْبَآئِسَ ٱلْفَقِيرَ
maka (mereka) makan dari padanya dan (mereka) berikanlah makan orang-orang yang sengsara orang-orang yang sangat fakir
Al-Hajj:28ٱلْفَقِيرَ
ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ
syaitan menasehati kalian kemiskinan dan menyuruh kalian[lk] dengan berbuat kejahatan
Al-Baqarah:268ٱلْفَقْرَ
وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا ٱلْفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ
jika dinampakkannya dan diberikannya orang-orang fakir maka itu kebaikan bagimu
Al-Baqarah:271ٱلْفُقَرَآءَ