|
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
|
| 1. | 
Alif laam miim.
Alif-Lâm-Mîm. [These letters are
one of the miracles of the Qur'ân and none but Allâh
(Alone) knows their meanings].
|
| 2. | 
Kitab (al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
This is the Book (the Qur'ân), whereof there is
no doubt, a guidance to those who are Al-Muttaqûn [the
pious and righteous persons who fear Allâh much (abstain
from all kinds of sins and evil deeds which He has forbidden)
and love Allâh much (perform all kinds of good deeds which
He has ordained)].
|
| 3. | 
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka
Who believe in the Ghaib and perform As-Salât (Iqâmat-as-Salât), and spend out of what we have provided for
them [i.e. give Zakât , spend
on themselves, their parents, their children, their wives, etc.,
and also give charity to the poor and also in Allâh's Cause
- Jihâd, etc.].
|
| 4. | 
Dan mereka yang beriman kepada Kitab (al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan
sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.
And who believe in (the Qur'ân and the Sunnah)
which has been sent down (revealed) to you (Muhammad
Peace be upon him ) and in [the Taurât (Torah) and the Injeel
(Gospel), etc.] which were sent down before you and they believe
with certainty in the Hereafter. (Resurrection, recompense of
their good and bad deeds, Paradise and Hell, etc.).
|
| 5. | 
Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Rabb-nya,dan merekalah orang-orang yang beruntung
They are on (true) guidance from their Lord, and they
are the successful.
|
| 6. | 
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri
peringatan, mereka tidak juga akan beriman
Verily, those who disbelieve, it is the same to them
whether you (O Muhammad Peace be upon him ) warn them or do not
warn them, they will not believe.
|
| 7. | 
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka
ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
Allâh has set a seal on their hearts and on their
hearings, (i.e. they are closed from accepting Allâh's Guidance),
and on their eyes there is a covering. Theirs will be a great
torment.
|
| 8. | 
Di antara manusia ada yang mengatakan:"Kami beriman kepada Allah dan Hari
Kemudian", padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman
And of mankind, there are some (hypocrites) who say:
"We believe in Allâh and the Last Day" while in
fact they believe not.
|
| 9. | 
Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang mereka tidak
sadar.
They (think to) deceive Allâh and those who believe,
while they only deceive themselves, and perceive (it) not!
|
| 10. | 
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang
pedih, disebabkan mereka berdusta
In their hearts is a disease (of doubt and hypocrisy)
and Allâh has increased their disease. A painful torment
is theirs because they used to tell lies.
|
| 11. | 
Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka
bumi". Mereka menjawab:"Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan
perbaikan"
And when it is said to them: "Make not mischief
on the earth," they say: "We are only peacemakers."
|
| 12. | 
Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar
Verily! They are the ones who make mischief, but they
perceive not.
|
| 13. | 
Apabila dikatakan kepada mereka:"Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah
beriman. Mereka menjawab:"Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang bodoh itu telah
beriman". Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu
And when it is said to them (hypocrites): "Believe
as the people (followers of Muhammad Peace be upon him , Al-Ansâr
and Al-Muhajirûn) have believed," they say:
"Shall we believe as the fools have believed?" Verily,
they are the fools, but they know not.
|
| 14. | 
Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan:"Kami telah
beriman". Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan:"Sesungguhnya kami sependirian dengan
kamu, kami hanyalah berolok-olok".
And when they meet those who believe, they say: "We
believe," but when they are alone with their Shayâtin
(devils - polytheists, hypocrites, etc.), they say: "Truly,
we are with you; verily, we were but mocking."
|
| 15. | 
Allah akan (membalas) olokan-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan
mereka.
Allâh mocks at them and gives them increase in
their wrong-doings to wander blindly.
|
| 16. | 
Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaannya dan tidaklah mereka mendapat petunjuk
These are they who have purchased error for guidance,
so their commerce was profitless. And they were not guided.
|
| 17. | 
Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi
sekelilingnya. Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam
kegelapan, mereka tidak dapat melihat
Their likeness is as the likeness of one who kindled
a fire; then, when it lighted all around him, Allâh took
away their light and left them in darkness. (So) they could not
see.
|
| 18. | 
Mereka tuli, bisu, dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang
benar)
They are deaf, dumb, and blind, so they return not
(to the Right Path).
|
| 19. | 
Atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap
gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena
(mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir
Or like a rainstorm from the sky, wherein is darkness,
thunder, and lightning. They thrust their fingers in their ears
to keep out the stunning thunderclap for fear of death. But Allâh
ever encompasses the disbelievers (i.e. Allâh will gather
them all together).
|
| 20. | 
Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari
mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka
berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan
mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu
The lightning almost snatches away their sight, whenever
it flashes for them, they walk therein, and when darkness covers
them, they stand still. And if Allâh willed, He could have
taken away their hearing and their sight. Certainly, Allâh
has power over all things.
|
| 21. | 
Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang
sebelummu, agar kamu bertaqwa.
O mankind! Worship your Lord (Allâh), Who created
you and those who were before you so that you may become Al-Muttaqûn
(the pious - see V.2:2).
|
| 22. | 
Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air
(hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki
untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui
Who has made the earth a resting place for you, and
the sky as a canopy, and sent down water (rain) from the sky and
brought forth therewith fruits as a provision for you. Then do
not set up rivals unto Allâh (in worship) while you know
(that He Alone has the right to be worshipped).
|
| 23. | 
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang al-Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat
(saja) yang semisal al-Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang
benar.
And if you (Arab pagans, Jews, and Christians) are
in doubt concerning that which We have sent down (i.e. the Qur'ân)
to Our slave (Muhammad Peace be upon him ), then produce a Sûrah
(chapter) of the like thereof and call your witnesses (supporters
and helpers) besides Allâh, if you are truthful.
|
| 24. | 
Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat
membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan
batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir.
But if you do it not, and you can never do it, then
fear the Fire (Hell) whose fuel is men and stones, prepared for
the disbelievers.
|
| 25. | 
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di
dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan:"Inilah yang pernah diberikan kepada kami
dahulu". Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di
dalamnya.
And give glad tidings to those who believe and do righteous
good deeds, that for them will be Gardens under which rivers flow
(Paradise). Every time they will be provided with a fruit therefrom,
they will say: "This is what we were provided with before,"
and they will be given things in resemblance (i.e. in the same
form but different in taste) and they shall have therein Azwâjun
Mutahharatun (purified mates or
wives), (having no menses, stools, urine, etc.) and they will
abide therein forever.
|
| 26. | 
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari
itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Rabb mereka,tetapi mereka yang kafir mengatakan:"Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk
perumpamaan?". Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah, dan dengan perumpamaan itu
(pula) banyak orang yang diberinya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang
fasik,
Verily, Allâh is not ashamed to set forth a parable
even of a mosquito or so much more when it is bigger (or less
when it is smaller) than it. And as for those who believe, they
know that it is the Truth from their Lord, but as for those who
disbelieve, they say: "What did Allâh intend by this
parable?" By it He misleads many, and many He guides thereby.
And He misleads thereby only those who are Al-Fâsiqûn
(the rebellious, disobedient to Allâh).
|
| 27. | 
(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu
teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka
bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.
Those who break Allâh's Covenant after ratifying
it, and sever what Allâh has ordered to be joined (as regards
Allâh's Religion of Islâmic Monotheism, and to practise
its legal laws on the earth and also as regards keeping good relations
with kith and kin ), and do mischief on earth,
it is they who are the losers.
|
| 28. | 
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan
kamu, kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu di kembalikan
How can you disbelieve in Allâh? Seeing that
you were dead and He gave you life. Then He will give you death,
then again will bring you to life (on the Day of Resurrection)
and then unto Him you will return.
|
| 29. | 
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak
(menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia Maha Mengetahui segala
sesuatu.
He it is Who created for you all that is on earth.
Then He Istawâ (rose over) towards the heaven and
made them seven heavens and He is the All-Knower of everything.
|
| 30. | 
Ingatlah ketika Rabb-mu berfirman kepada para Malaikat:"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka
bumi". Mereka berkata:"Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau". Rabbberfirman:"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui"
And (remember) when your Lord said to the angels: "Verily,
I am going to place (mankind) generations after generations on
earth." They said: "Will You place therein those who
will make mischief therein and shed blood, - while we glorify
You with praises and thanks (Exalted be You above all that they
associate with You as partners) and sanctify You." He (Allâh)
said: "I know that which you do not know."
|
| 31. | 
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman:"Sebutkanlah
kepada-Ku nama benda-benda itu jika memang kamu orang yang benar!
And He taught Adam all the names (of everything)
, then He showed them to the angels and said,
"Tell Me the names of these if you are truthful."
|
| 32. | 
Mereka menjawab:"Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada
kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
They (angels) said: "Glory be to You, we have
no knowledge except what you have taught us. Verily, it is You,
the All-Knower, the All-Wise."
|
| 33. | 
Allah berfirman:"Hai Adam, beritahukan kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya nama-nama benda
itu, Allah berfirman:"Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu
sembunyikan"
He said: "O Adam! Inform them of their names,"
and when he had informed them of their names, He said: "Did
I not tell you that I know the Ghaib (unseen) in the heavens
and the earth, and I know what you reveal and what you have been
concealing?"
|
| 34. | 
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat:"Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali
iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir
And (remember) when We said to the angels: "Prostrate
yourselves before Adam.". And they prostrated except Iblîs
(Satan), he refused and was proud and was one of the disbelievers
(disobedient to Allâh).
|
| 35. | 
Dan Kami berfirman:"Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu
sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang
zalim.
And We said: "O Adam! Dwell you and your wife
in the Paradise and eat both of you freely with pleasure and delight
of things therein as wherever you will, but come not near this
tree or you both will be of the Zâlimûn (wrong-doers)."
|
| 36. | 
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman:"Turunlah
kamu! Sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di
bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan"
Then the Shaitân (Satan) made them slip
therefrom (the Paradise), and got them out from that in which
they were. We said: "Get you down, all, with enmity between
yourselves. On earth will be a dwelling place for you and an enjoyment
for a time."
|
| 37. | 
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Rabb-nya, maka Allah menerima
taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang
Then Adam received from his Lord Words .
And his Lord pardoned him (accepted his repentance). Verily, He
is the One Who forgives (accepts repentance), the Most Merciful.
|
| 38. | 
Kami berfirman:"Turunlah kamu dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku
kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati"
We said: "Get down all of you from this place
(the Paradise), then whenever there comes to you Guidance from
Me, and whoever follows My Guidance, there shall be no fear on
them, nor shall they grieve.
|
| 39. | 
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni
neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. 2:39)
But those who disbelieve and belie Our Ayât
(proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.)
such are the dwellers of the Fire, they shall abide therein forever.
|
| 40. | 
Hai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu
kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut
(tunduk)
O Children of Israel! Remember My Favour which I bestowed
upon you, and fulfill (your obligations to) My Covenant (with
you) so that I fulfill (My Obligations to) your covenant (with
Me), and fear none but Me.
|
| 41. | 
Dan berimanlah kamu kepada apa ang telah Aku turunkan (al-Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu
(Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang
rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertaqwa
And believe in what I have sent down (this Qur'ân),
confirming that which is with you, [the Taurât (Torah) and
the Injeel (Gospel)], and be not the first to disbelieve therein,
and buy not with My Verses [the Taurât (Torah) and the Injeel (Gospel)]
a small price (i.e. getting a small gain by selling My Verses),
and fear Me and Me Alone. (Tafsir At-Tabarî, Vol.
I, Page 253).
|
| 42. | 
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak
itu, sedang kamu mengetahui
And mix not truth with falsehood, nor conceal the truth
[i.e. Muhammad Peace be upon him is Allâh's Messenger and
his qualities are written in your Scriptures, the Taurât
(Torah) and the Injeel (Gospel)] while you know (the truth)
.
|
| 43. | 
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang
ruku'.
And perform As-Salât (Iqâmat-as-Salât),
and give Zakât, and Irka' (i.e. bow down or
submit yourselves with obedience to Allâh) along with ArRaki'ûn.
|
| 44. | 
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri
(kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat) Maka tidakkah kamu berpikir
Enjoin you Al-Birr (piety and righteousness
and each and every act of obedience to Allâh) on the people
and you forget (to practise it) yourselves, while you recite the Scripture [the Taurât (Torah)]! Have
you then no sense?
|
| 45. | 
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh
berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
And seek help in patience and As-Salât
(the prayer) and truly it is extremely heavy and hard except for
Al-Khâshi'ûn [i.e. the true believers in Allâh
- those who obey Allâh with full submission, fear much from
His Punishment, and believe in His Promise (Paradise, etc.) and
in His Warnings (Hell, etc.)].
|
| 46. | 
(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya
(They are those) who are certain that they are going
to meet their Lord, and that unto Him they are going to return.
|
| 47. | 
Hai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan
(ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.
O Children of Israel! Remember My Favour which I bestowed
upon you and that I preferred you to the 'Alamîn (mankind
and jinns) (of your time period, in the past).
|
| 48. | 
Dan jagalah dirimu dari ('azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau
seikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa'at dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong
And fear a Day (of Judgement) when a person shall not
avail another, nor will intercession be accepted from him nor
will compensation be taken from him nor will they be helped.
|
| 49. | 
Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan
pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang
seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang
perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari
Rabb-mu.
And (remember) when We delivered you from Fir'aun's
(Pharaoh) people, who were afflicting you with a horrible torment,
killing your sons and sparing your women, and therein was a mighty
trial from your Lord.
|
| 50. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan
And (remember) when We separated the sea for you and
saved you and drowned Fir'aun's (Pharaoh) people while you were
looking (at them, when the sea-water covered them).
|
| 51. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh
malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahanmu) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang
zalim.
And (remember) when We appointed for Mûsa (Moses)
forty nights, and (in his absence) you took the calf (for worship),
and you were Zâlimûn (polytheists and wrong-doers,
etc.).
|
| 52. | 
Kemudian sesudah itu Kami ma'afkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur.
Then after that We forgave you so that you might be
grateful.
|
| 53. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang
salah, agar kau mendapat petunjuk.
And (remember) when We gave Mûsa (Moses) the
Scripture [the Taurât (Torah)] and the criterion (of right
and wrong) so that you may be guided aright.
|
| 54. | 
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya:"Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu
(sesembahanmu), maka bertaubatlah kepada Rabb yang menjadikan kamu dan bunuhlah
dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Rabb yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima
taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
And (remember) when Mûsa (Moses) said to his
people: "O my people! Verily, you have wronged yourselves
by worshipping the calf. So turn in repentance to your Creator
and kill yourselves (the innocent kill the wrongdoers among you),
that will be better for you with your Lord." Then He accepted
your repentance. Truly, He is the One Who accepts repentance,
the Most Merciful.
|
| 55. | 
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata:"Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan
terang", karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu
menyaksikannya.
And (remember) when you said: "O Mûsa (Moses)!
We shall never believe in you till we see Allâh plainly."
But you were seized with a thunderbolt (lightning) while you were
looking.
|
| 56. | 
Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.
Then We raised you up after your death, so that you
might be grateful.
|
| 57. | 
Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu "manna" dan
"salwa". Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan
kepadamu. Dan tidaklah mereka menganiaya Kami, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka
sendiri.
And We shaded you with clouds and sent down on you
Al-Manna and the quails, (saying):
"Eat of the good lawful things We have provided for you,"
(but they rebelled). And they did not wrong Us but they wronged
themselves.
|
| 58. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman:"Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul
Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak di mana yang kamu
sukai, dan masukilah pintu gerbangnya dengan bersujud, dan katakanlah:"Bebaskanlah kami dari
dosa", niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah
(pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik.
And (remember) when We said: "Enter this town
(Jerusalem) and eat bountifully therein with pleasure and delight
wherever you wish, and enter the gate in prostration (or bowing
with humility) and say: 'Forgive us,' and We shall forgive you
your sins and shall increase (reward) for the good-doers."
|
| 59. | 
Lalu orang-orang yang mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada
mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksaan dari
langit, karena mereka berbuat fasik.
But those who did wrong changed the word from that
which had been told to them for another, so We sent upon the wrong-doers
Rijzan (a punishment) from the heaven
because of their rebelling against Allâh's Obedience. (Tafsir At-Tabarî, Vol. I, Page 305).
|
| 60. | 
Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman:"Pukullah batu itu dengan
tongkatmu". Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku mengetahui tempat minumnya
(masing-masing). Makan dan minumlah rezki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan
And (remember) when Mûsa (Moses) asked for water
for his people, We said: "Strike the stone with your stick."
Then gushed forth therefrom twelve springs. Each (group of) people
knew its own place for water. "Eat and drink of that which
Allâh has provided and do not act corruptly, making mischief
on the earth."
|
| 61. | 
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata:"Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan
saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Rabb-mu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan
bumi, yaitu: sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang
merahnya". Musa berkata:"Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang baik Pergilah kamu ke suatu
kota, pastilah kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpakan kepada mereka nista dan
kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang
benar. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui
batas.
And (remember) when you said, "O Mûsa (Moses)!
We cannot endure one kind of food. So invoke your Lord for us
to bring forth for us of what the earth grows, its herbs, its
cucumbers, its Fûm (wheat or garlic), its lentils
and its onions." He said, "Would you exchange that which
is better for that which is lower? Go you down to any town and
you shall find what you want!" And they were covered with
humiliation and misery, and they drew on themselves the Wrath
of Allâh. That was because they used to disbelieve the Ayât
(proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.)
of Allâh and killed the Prophets wrongfully. That was because
they disobeyed and used to transgress the bounds (in their disobedience
to Allâh, i.e. commit crimes and sins).
|
| 62. | 
Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang
Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal
saleh, mereka akan menerima pahala dari Rabb mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka, dan tidak (pula) meereka bersedih hati
Verily! Those who believe and those who are Jews and
Christians, and Sabians, whoever believes
in Allâh and the Last Day and do righteous good deeds shall
have their reward with their Lord, on them shall be no fear, nor
shall they grieve .
|
| 63. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat gunung
(Thursina) di atasmu (seraya kami berfirman):"Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di
dalamnya, agar kamu bertaqwa".
And (O Children of Israel, remember) when We took your
covenant and We raised above you the Mount (saying): "Hold
fast to that which We have given you, and remember that which
is therein so that you may become Al-Muttaqûn (the
pious - see V.2:2).
|
| 64. | 
Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya
atasmu, niscaya kamu tergolong orang yang rugi.
Then after that you turned away. Had it not been for
the Grace and Mercy of Allâh upon you, indeed you would
have been among the losers.
|
| 65. | 
Dan sesungguhnya telah Kami ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari
Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka:"Jadilah kamu kera yang hina"
And indeed you knew those amongst you who transgressed
in the matter of the Sabbath (i.e. Saturday). We said to
them: "Be you monkeys, despised and rejected."
|
| 66. | 
Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu dan bagi mereka yang datang
kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.
So We made this punishment an example to their own
and to succeeding generations and a lesson to those who are Al-Muttaqûn
(the pious - see V.2:2).
|
| 67. | 
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya:"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi
betina". Mereka berkata:"Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?". Musa menjawab:"Aku berlindung kepada Allah sekiranya menjadi seorang dari orang-orang yang
jahil"
And (remember) when Mûsa (Moses) said to his
people: "Verily, Allâh commands you that you slaughter
a cow." They said, "Do you make fun of us?" He
said, "I take Allâh's Refuge from being among Al-Jâhilûn
(the ignorants or the foolish)."
|
| 68. | 
Mereka menjawab:"Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami, agar dia menerangkan kepada
kami, sapi betina apakah itu?". Musa menjawab:"sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi yang tidak tua dan tidak
muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan
kepadamu".
They said, "Call upon your Lord for us that He
may make plain to us what it is!" He said, "He says,
'Verily, it is a cow neither too old nor too young, but (it is)
between the two conditions', so do what you are commanded."
|
| 69. | 
Mereka berkata:"Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa
warnanya". Musa menjawab:"Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang
kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang
memandangnya".
They said, "Call upon your Lord for us to make
plain to us its colour." He said, "He says, 'It is a
yellow cow, bright in its colour, pleasing to the beholders.'
"
|
| 70. | 
Mereka berkata:"Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina
itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat
petunjuk".
They said, "Call upon your Lord for us to make
plain to us what it is. Verily to us all cows are alike, And surely,
if Allâh wills, we will be guided."
|
| 71. | 
Musa berkata:"Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi
tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya". Mereka berkata:"Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang
sebenarnya". Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu
He [Mûsa (Moses)] said, "He says, 'It is
a cow neither trained to till the soil nor water the fields, sound,
having no other colour except bright yellow.' " They said,
"Now you have brought the truth." So they slaughtered
it though they were near to not doing it.
|
| 72. | 
Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh-menuduh tentang
itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan
Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh-menuduh tentang
itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan.
And (remember) when you killed a man and fell into
dispute among yourselves as to the crime. But Allâh brought
forth that which you were hiding.
|
| 73. | 
Lalu Kami berfirman:"Pukullah mayat itu dengan sebagian anggota sapi betina
itu!". Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah
mati, dan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti
So We said: "Strike him (the dead man) with a
piece of it (the cow)." Thus Allâh brings the dead
to life and shows you His Ayât (proofs, evidences,
verses, lessons, signs, revelations, etc.) so that you may understand.
|
| 74. | 
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yangmeluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Then, after that, your hearts were hardened and became
as stones or even worse in hardness. And indeed, there are stones
out of which rivers gush forth, and indeed, there are of them
(stones) which split asunder so that water flows from them, and
indeed, there are of them (stones) which fall down for fear of
Allâh. And Allâh is not unaware of what you do.
|
| 75. | 
Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahya setelah mereka
memahaminya, sedang mereka mengetahui?
Do you (faithful believers) covet that they will believe
in your religion inspite of the fact that a party of them (Jewish
rabbis) used to hear the Word of Allâh [the Taurât
(Torah)], then they used to change it knowingly after they understood
it?
|
| 76. | 
Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata:"Kamipun telah
beriman", tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja, lalu mereka berkata:"Apakah kamu menceritakan kepada mereka apa yang telah diterangkan Allah
kepadamu, supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujjahmu di hadapan
Rabb-mu; tidakkah kamu mengerti?".
And when they (Jews) meet those who believe (Muslims),
they say, "We believe", but when they meet one another
in private, they say, "Shall you (Jews) tell them (Muslims)
what Allâh has revealed to you [Jews, about the description
and the qualities of Prophet Muhammad Peace be upon him , that
which are written in the Taurât (Torah)] ,
that they (Muslims) may argue with you (Jews) about it before
your Lord?" Have you (Jews) then no understanding?
|
| 77. | 
Tidaklah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka
nyatakan.
Know they (Jews) not that Allâh knows what they
conceal and what they reveal?
|
| 78. | 
Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al-Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya
menduga-duga".
And there are among them (Jews) unlettered people,
who know not the Book, but they trust upon false desires and they
but guess.
|
| 79. | 
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka
sendiri, lalu dikatakannya:"Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan
itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka
kerjakan.
Then woe to those who write the Book with their own
hands and then say, "This is from Allâh," to purchase
with it a little price! Woe to them for what their hands have
written and woe to them for that they earn thereby.
|
| 80. | 
Dan mereka berkata:"Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari
saja". Katakanlah:"Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri
janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu
ketahui".
And they (Jews) say, "The Fire (i.e. Hell-fire
on the Day of Resurrection) shall not touch us but for a few numbered
days." Say (O Muhammad Peace be upon him to them): "Have
you taken a covenant from Allâh, so that Allâh will
not break His Covenant? Or is it that you say of Allâh what
you know not?"
|
| 81. | 
(Bukan demikian), yang benar, barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh
dosanya, mereka itulah penghui neraka, mereka kekal di dalamnya.
Yes! Whosoever earns evil and his sin has surrounded
him, they are dwellers of the Fire (i.e. Hell); they will dwell
therein forever.
|
| 82. | 
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di
dalamnya.
And those who believe (in the Oneness of Allâh
swt- Islâmic Monotheism)
and do righteous good deeds, they are dwellers of Paradise, they
will dwell therein forever.
|
| 83. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu):"Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu
bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada
manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji
itu, kecuali sebagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.
And (remember) when We took a covenant from the Children
of Israel, (saying): Worship none but Allâh (Alone) and
be dutiful and good to parents, and to kindred, and to orphans
and Al-Masâkîn (the poor),
[Tafsir At-Tabarî, Vol. 10, Page 158 (Verse 9:60)]
and speak good to people [i.e. enjoin righteousness and forbid
evil, and say the truth about Muhammad Peace be upon him ], and
perform As-Salât (Iqâmat-as-Salât),
and give Zakât. Then you slid back, except a few
of you, while you are backsliders. (Tafsir Al-Qurtubî,
Vol. 2, Page 392).
|
| 84. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): Kamu tidak akan menumpahkan darahmu
(membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung
halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhi) sedang kamu
mempersaksikannya.
And (remember) when We took your covenant (saying):
Shed not the blood of your people, nor turn out your own people
from their dwellings. Then, (this) you ratified and (to this)
you bear witness.
|
| 85. | 
Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolongan daripada kamu dari kampung
halamannya, kamu bantu-membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan
permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus
mereka, padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada sebagian dari
Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu melainkan kenistaan dalam kehidupan
dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat
berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.
After this, it is you who kill one another and drive
out a party of you from their homes, assist (their enemies) against
them, in sin and transgression. And if they come to you as captives,
you ransom them, although their expulsion was forbidden to you.
Then do you believe in a part of the Scripture and reject the
rest? Then what is the recompense of those who do so among you,
except disgrace in the life of this world, and on the Day of Resurrection
they shall be consigned to the most grievous torment. And Allâh
is not unaware of what you do.
|
| 86. | 
Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan
ditolong.
Those are they who have bought the life of this world
at the price of the Hereafter. Their torment shall not be lightened
nor shall they be helped.
|
| 87. | 
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya
(berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran
(mu'jizat) kepada 'Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul
Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu
menyombong; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu
bunuh.
And indeed, We gave Mûsa (Moses) the Book and
followed him up with a succession of Messengers. And We gave 'Iesa
(Jesus), the son of Maryam (Mary), clear signs and supported him
with Rûh-ul-Qudus [Jibrael (Gabriel) >>]. Is it that
whenever there came to you a Messenger with what you yourselves
desired not, you grew arrogant? Some, you disbelieved and some,
you killed.
|
| 88. | 
Dan mereka berkata:"Hati kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran
mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman.
And they say, "Our hearts are wrapped (i.e. do
not hear or understand Allâh's Word)." Nay, Allâh
has cursed them for their disbelief, so little is that which they
believe.
|
| 89. | 
Dan setelah datang kepada mereka al-Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada
mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang
kafir, mak setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar
kepadanya. Maka la'nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu
And when there came to them (the Jews), a Book (this
Qur'ân) from Allâh confirming what is with them [the
Taurât (Torah) and the Injeel (Gospel)], although aforetime
they had invoked Allâh (for coming of Muhammad Peace be
upon him ) in order to gain victory over those who disbelieved,
then when there came to them that which they had recognised, they
disbelieved in it. So let the Curse of Allâh be on the disbelievers.
|
| 90. | 
Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-nya di antar
hamba-hamba-Nya. Krena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat)
kemurkaan. Dan untuk orang-orang yang kafir siksaan yang menghinakan.
How bad is that for which they have sold their ownselves,
that they should disbelieve in that which Allâh has revealed
(the Qur'ân), grudging that Allâh should reveal of
His Grace unto whom He will of His slaves. So they have drawn
on themselves wrath upon wrath. And for the disbelievers, there
is disgracing torment.
|
| 91. | 
Dan apabila dikatakan kepada mereka:"Berimanlah kepada al-Qur'an yang diturunkan Allah". Mereka berkata:"Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada al-Qur'an yang diturunkan sesudahnya, sedang al-Qur'an itu (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah:"Mengapa dahulu kamu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman".
And when it is said to them (the Jews), "Believe
in what Allâh has sent down," they say, "We believe
in what was sent down to us." And they disbelieve in that
which came after it, while it is the truth confirming what is
with them. Say (O Muhammad Peace be upon him to them): "Why
then have you killed the Prophets of Allâh aforetime, if
you indeed have been believers?"
|
| 92. | 
Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mu'jizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya, dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim.
And indeed Mûsa (Moses) came to you with clear
proofs, yet you worshipped the calf after he left, and you were
Zâlimûn (polytheists and wrong-doers).
|
| 93. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman):"Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab:"Kami mendengarkan tapi tidak mena'ati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah:"Amat jahat perbuatan yang diperintahkan imanmu kepadamu jika kamu betul beriman (kepada Taurat)".
And (remember) when We took your covenant and We raised
above you the Mount (saying), "Hold firmly to what We have
given you and hear (Our Word). They said, "We have heard
and disobeyed." And their hearts absorbed (the worship of)
the calf because of their disbelief. Say: "Worst indeed is
that which your faith enjoins on you if you are believers."
|
| 94. | 
Katakanlah:"Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar.
Say to (them): "If the home of the Hereafter with
Allâh is indeed for you specially and not for others, of
mankind, then long for death if you are truthful."
|
| 95. | 
Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang aniaya.
But they will never long for it because of what their
hands have sent before them (i.e. what they have done). And Allâh
is All-Aware of the Zâlimûn (polytheists and
wrong-doers).
|
| 96. | 
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, seloba-loba manusia kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkan daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
And verily, you will find them (the Jews) the greediest
of mankind for life and (even greedier) than those who - ascribe
partners to Allâh (and do not believe in Resurrection -
Magians, pagans, and idolaters, etc.). Everyone of them wishes
that he could be given a life of a thousand years. But the grant
of such life will not save him even a little from (due) punishment.
And Allâh is All-Seer of what they do.
|
| 97. | 
Katakanlah:"Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkan (al-Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman".
Say (O Muhammad Peace be upon him ): "Whoever
is an enemy to Jibrael (Gabriel) (let him die in his fury),
for indeed he has brought it (this Qur'ân) down to your
heart by Allâh's Permission, confirming what came before
it [i.e. the Taurât (Torah) and the Injeel (Gospel)] and
guidance and glad tidings for the believers.
|
| 98. | 
Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang yang kafir.
"Whoever is an enemy to Allâh, His Angels,
His Messengers, Jibrael (Gabriel) and Mikael (Michael),
then verily, Allâh is an enemy to the disbelievers."
|
| 99. | 
Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik.
And indeed We have sent down to you manifest Ayât
(these Verses of the Qur'ân which inform in detail about
the news of the Jews and their secret intentions, etc.), and none
disbelieve in them but Fâsiqûn (those who rebel
against Allâh's Command).
|
| 100. | 
Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka mengangkat janji, segolongan mereka melemparkannya Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.
Is it not (the case) that every time they make a covenant,
some party among them throw it aside? Nay! the truth is most of
them believe not.
|
| 101. | 
Dan setelah datang kepada mereka seorang rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah).
And when there came to them a Messenger from Allâh
(i.e. Muhammad Peace be upon him ) confirming what was with them,
a party of those who were given the Scripture threw away the Book
of Allâh behind their backs as if they did not know!
|
| 102. | 
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan ijin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya sendiri dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
They followed what the Shayâtin (devils)
gave out (falsely of the magic) in the lifetime of Sulaimân
(Solomon). Sulaimân did not disbelieve, but the Shayâtin
(devils) disbelieved, teaching men magic and such things that
came down at Babylon to the two angels, Hârût and
Mârût, but neither of these two (angels) taught
anyone (such things) till they had said, "We are only for
trial, so disbelieve not (by learning this magic from us)."
And from these (angels) people learn that by which they cause
separation between man and his wife, but they could not thus harm
anyone except by Allâh's Leave. And they learn that which
harms them and profits them not. And indeed they knew that the
buyers of it (magic) would have no share in the Hereafter. And
how bad indeed was that for which they sold their ownselves, if
they but knew.
|
| 103. | 
Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertaqwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui.
And if they had believed, and guarded themselves from
evil and kept their duty to Allâh, far better would have
been the reward from their Lord, if they but knew!
|
| 104. | 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (Muhammad):"Raa'ina", tetapi katakanlah:"Unzhurna", dan "dengarlah". Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih.
O you who believe! Say not (to the Messenger Peace
be upon him ) Râ'ina but
say Unzurna (Do make us understand) and hear. And for the
disbelievers there is a painful torment. (See Verse 4:46)
|
| 105. | 
Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Rabb-mu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Neither those who disbelieve among the people of the
Scripture (Jews and Christians) nor Al-Mushrikûn (the
disbelievers in the Oneness of Allâh, idolaters, polytheists,
pagans, etc.) like that there should be sent down unto you any
good from your Lord. But Allâh chooses for His Mercy whom
He wills. And Allâh is the Owner of Great Bounty.
|
| 106. | 
Apa saja ayat yang kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Whatever a Verse (revelation) do We abrogate or cause
to be forgotten, We bring a better one or similar to it. Know
you not that Allâh is able to do all things?
|
| 107. | 
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.
Know you not that it is Allâh to Whom belongs
the dominion of the heavens and the earth? And besides Allâh
you have neither any Walî (protector or guardian)
nor any helper.
|
| 108. | 
Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada zaman dahulu. Dan barang siapa yang menukar iman dengan kekafiran, maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.
Or do you want to ask your Messenger (Muhammad Peace
be upon him ) as Mûsa (Moses) was asked before (i.e. show
us openly our Lord?) And he who changes Faith for disbelief, verily,
he has gone astray from the right way.
|
| 109. | 
Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguh-Nya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Many of the people of the Scripture (Jews and Christians)
wish that if they could turn you away as disbelievers after you
have believed, out of envy from their ownselves, even, after the
truth (that Muhammad Peace be upon him is Allâh's Messenger)
has become manifest unto them. But forgive and overlook, till
Allâh brings His Command. Verily, Allâh is Able to
do all things.
|
| 110. | 
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat
pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
And perform As-Salât (Iqâmat-as-Salât),
and give Zakât, and whatever of good (deeds that
Allâh loves) you send forth for yourselves before you, you
shall find it with Allâh. Certainly, Allâh is All-Seer
of what you do.
|
| 111. | 
Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata:"Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani". Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah:"Tunjukkan kebenaranmu jika kamu adalah orang-orang yang benar".
And they say, "None shall enter Paradise unless
he be a Jew or a Christian." These are their own desires.
Say (O Muhammad Peace be upon him ), "Produce your proof
if you are truthful."
|
| 112. | 
(Tidak demikian) dan bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Rabb-nya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Yes, but whoever submits his face (himself) to Allâh
(i.e. follows Allâh's Religion of Islâmic Monotheism)
and he is a Muhsin (good-doer i.e. performs good deeds
totally for Allâh's sake only without any show off or to
gain praise or fame, etc., and in accordance with the Sunnah
of Allâh's Messenger Muhammad Peace be upon him ) then
his reward is with his Lord (Allâh), on such shall be no
fear, nor shall they grieve. [See Tafsir Ibn Kathîr,
Vol.1, Page 154].
|
| 113. | 
Dan orang-orang Yahudi berkata:"Orang-orang Nasrani itu tidak punya suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata:"Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan", padahal mereka (sama-sama) membaca Al-Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengucapkan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.
The Jews said that the Christians follow nothing (i.e.
are not on the right religion); and the Christians said that the
Jews follow nothing (i.e. are not on the right religion); though
they both recite the Scripture. Like unto their word, said (the
pagans) who know not. Allâh will judge between them on the
Day of Resurrection about that wherein they have been differing.
|
| 114. | 
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.
And who is more unjust than those who forbid that
Allâh's Name be glorified and mentioned much (i.e. prayers
and invocations, etc.) in Allâh's Mosques and strive for
their ruin? It was not fitting that such should themselves enter
them (Allâh's Mosques) except in fear. For them there is
disgrace in this world, and they will have a great torment in
the Hereafter.
|
| 115. | 
Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
And to Allâh belong the east and the west, so
wherever you turn yourselves or your faces there is the Face of
Allâh (and He is High above, over His Throne). Surely! Allâh
is All-Sufficient for His creatures' needs, All-Knowing.
|
| 116. | 
Mereka (orang-orang kafir) berkata:"Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.
And they (Jews, Christians and pagans) say: Allâh
has begotten a son (children or offspring). Glory be to Him (Exalted be He above all that they associate with
Him). Nay, to Him belongs all that is in the heavens and on earth,
and all surrender with obedience (in worship) to Him.
|
| 117. | 
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya:"Jadilah". Lalu jadilah ia.
The Originator of the heavens and the earth. When
He decrees a matter, He only says to it : "Be!" - and
it is.
|
| 118. | 
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata:"Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami". Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin
And those who have no knowledge say: "Why does
not Allâh speak to us (face to face) or why does not a sign
come to us?" So said the people before them words of similar
import. Their hearts are alike, We have indeed made plain the
signs for people who believe with certainty.
|
| 119. | 
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka.
Verily, We have sent you (O Muhammad Peace be upon
him ) with the truth (Islâm), a bringer of glad tidings
(for those who believe in what you brought, that they will enter
Paradise) and a warner (for those who disbelieve in what you brought,
they will enter the Hell-fire). And you will
not be asked about the dwellers of the blazing Fire.
|
| 120. | 
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
Never will the Jews nor the Christians be pleased
with you (O Muhammad Peace be upon him ) till you follow their
religion. Say: "Verily, the Guidance of Allâh (i.e.
Islâmic Monotheism) that is the (only) Guidance. And if
you (O Muhammad Peace be upon him ) were to follow their (Jews
and Christians) desires after what you have received of Knowledge
(i.e. the Qur'ân), then you would have against Allâh
neither any Walî (protector or guardian) nor any
helper.
|
| 121. | 
Orang-orang yang telah kami beri Al-kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
Those (who embraced Islâm from Banî Israel)
to whom We gave the Book [the Taurât (Torah)] [or those
(Muhammad's Peace be upon him companions) to whom We have given
the Book (the Qur'ân)] recite it (i.e. obey its orders and
follow its teachings) as it should be recited (i.e. followed),
they are the ones that believe therein. And whoso disbelieves
in it (the Qur'ân), those are they who are the losers. (Tafsir
Al-Qurtubî. Vol. 2, Page 95).
|
| 122. | 
Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.
O Children of Israel! Remember My Favour which I bestowed
upon you and that I preferred you to the 'Alamîn (mankind
and jinns) (of your time-period, in the past).
|
| 123. | 
Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfa'at sesuatu syafa'at kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.
And fear the Day (of Judgement) when no person shall
avail another, nor shall compensation be accepted from him, nor
shall intercession be of use to him, nor shall they be helped.
|
| 124. | 
Dan (Ingatlah), ketika Ibrahim diuji Rabb-nya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman:"Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata:"(Dan saya mohon juga) dari keturunanku. Allah berfirman:"Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim".
And (remember) when the Lord of Ibrâhim (Abraham)
[i.e., Allâh] tried him with (certain) Commands, which he
fulfilled. He (Allâh) said (to him), "Verily, I am
going to make you a leader (Prophet) of mankind." [Ibrâhim
(Abraham)] said, "And of my offspring (to make leaders)."
(Allâh) said, "My Covenant (Prophethood, etc.) includes
not Zâlimûn (polytheists and wrong-doers)."
|
| 125. | 
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail:"Bersihkanlah rumah-ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku', dan yang sujud.
And (remember) when We made the House (the Ka'bah
at Makkah) a place of resort for mankind and a place of safety.
And take you (people) the Maqâm (place) of Ibrâhim
(Abraham) [or the stone on which Ibrâhim (Abraham) >> stood while he
was building the Ka'bah] as a place of prayer (for some of your
prayers, e.g. two Rak'at after the Tawâf of
the Ka'bah at Makkah), and We commanded Ibrâhim (Abraham)
and Ismâ'il (Ishmael) that they should purify My House (the
Ka'bah at Makkah) for those who are circumambulating it,
or staying (I'tikâf), or bowing or prostrating themselves
(there, in prayer).
|
| 126. | 
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdo'a:"Ya Rabb-ku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman:"Dan kepada orang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".
And (remember) when Ibrâhim (Abraham) said,
"My Lord, make this city (Makkah) a place of security and
provide its people with fruits, such of them as believe in Allâh
and the Last Day." He (Allâh) answered: "As for
him who disbelieves, I shall leave him in contentment for a while,
then I shall compel him to the torment of the Fire, and worst
indeed is that destination!"
|
| 127. | 
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah beserta Ismail (seraya berdo'a):"Ya Rabb kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
And (remember) when Ibrâhim (Abraham) and (his
son) Ismâ'il (Ishmael) were raising the foundations of the
House (the Ka'bah at Makkah), (saying), "Our Lord!
Accept (this service) from us. Verily! You are the All-Hearer,
the All-Knower."
|
| 128. | 
Ya Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak-cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
"Our Lord! And make us submissive unto You and
of our offspring a nation submissive unto You, and show us our
Manâsik (all the ceremonies
of pilgrimage - Hajj and 'Umrah, etc.), and accept
our repentance. Truly, You are the One Who accepts repentance,
the Most Merciful.
|
| 129. | 
Ya Rabb kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab (al-Qur'an) dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
"Our Lord! Send amongst them a Messenger of their
own (and indeed Allâh answered their invocation by sending
Muhammad Peace be upon him ), who shall recite unto them Your
Verses and instruct them in the Book (this Qur'ân) and Al-Hikmah
(full knowledge of the Islâmic laws and jurisprudence
or wisdom or Prophethood, etc.), and sanctify them. Verily! You
are the All-Mighty, the All-Wise."
|
| 130. | 
Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang yang saleh.
And who turns away from the religion of Ibrâhim
(Abraham) (i.e. Islâmic Monotheism) except him who befools
himself? Truly, We chose him in this world and verily, in the
Hereafter he will be among the righteous.
|
| 131. | 
Ketika Rabb-nya berfirman kepadanya:"Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab:"Aku tunduk patuh kepada Rabbsemesta alam".
When his Lord said to him, "Submit (i.e. be a
Muslim)!" He said, "I have submitted myself (as a Muslim)
to the Lord of the 'Alamîn (mankind, jinns and all
that exists)."
|
| 132. | 
Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'kub. (Ibrahim berkata):"Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".
And this (submission to Allâh, Islâm)
was enjoined by Ibrâhim (Abraham) upon his sons and by Ya'qûb
(Jacob), (saying), "O my sons! Allâh has chosen for
you the (true) religion, then die not except in the Faith of Islâm
(as Muslims - Islâmic Monotheism)."
|
| 133. | 
Adakah kamu hadir ketika Ya'kub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya:"Apa yang kamu sembah sepeninggalku". Mereka menjawab:"Kami akan menyembah Rabb-mu dan Rabb nenek moyangmu, Ibrahim, Isma'il, dan Ishaq, (yaitu) Rabb Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk kepada-Nya".
Or were you witnesses when death approached Ya'qûb
(Jacob)? When he said unto his sons, "What will you worship
after me?" They said, "We shall worship your Ilâh
(God - Allâh), the Ilâh (God)
of your fathers, Ibrâhim (Abraham), Ismâ'il (Ishmael),
Ishâque (Isaac), One Ilâh (God), and to Him
we submit (in Islâm)."
|
| 134. | 
Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan.
That was a nation who has passed away. They shall
receive the reward of what they earned and you of what you earn.
And you will not be asked of what they used to do.
|
| 135. | 
Dan mereka berkata:"Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". katakanlah:"Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".
And they say, "Be Jews or Christians, then you
will be guided." Say (to them, O Muhammad Peace be upon him
), "Nay, (We follow) only the religion of Ibrâhim (Abraham),
Hanifa [Islâmic Monotheism, i.e. to worship none
but Allâh (Alone)], and he was not of Al-Mushrikûn
(those who worshipped others along with Allâh - see V.2:105)."
|
| 136. | 
Katakanlah (hai orang-orang mu'min):"Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'kub dan anak cucunya, dan apa yang telah diberikan kepada Musa dan 'Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Rabb-nya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".
Say (O Muslims), "We believe in Allâh and
that which has been sent down to us and that which has been sent
down to Ibrâhim (Abraham), Ismâ'il (Ishmael), Ishâque
(Isaac), Ya'qûb (Jacob), and to Al-Asbât [the
twelve sons of Ya'qûb (Jacob)], and that which has been
given to Mûsa (Moses) and 'Iesa (Jesus), and that which
has been given to the Prophets from their Lord. We make no distinction
between any of them, and to Him we have submitted (in Islâm)."
|
| 137. | 
Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
So if they believe in the like of that which you believe,
then they are rightly guided, but if they turn away, then they
are only in opposition. So Allâh will suffice you against
them. And He is the All-Hearer, the All-Knower.
|
| 138. |
Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nyalah kami menyembah.
[Our Sibghah (religion) is] the Sibghah
(Religion) of Allâh (Islâm) and which Sibghah
(religion) can be better than Allâh's? And we are His
worshippers. [Tafsir Ibn Kathîr.]
|
| 139. | 
Katakanlah:"Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Rabb Kami dan Rabb Kamu;bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya mengikhlaskan hati,
Say (O Muhammad Peace be upon him to the Jews and
Christians), "Dispute you with us about Allâh while
He is our Lord and your Lord? And we are to be rewarded for our
deeds and you for your deeds. And we are
sincere to Him in worship and obedience (i.e. we worship Him Alone
and none else, and we obey His Orders)."
|
| 140. | 
ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'kub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani Katakanlah:"Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya". Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Or say you that Ibrâhim (Abraham), Ismâ'il
(Ishmael), Ishâque (Isaac), Ya'qûb (Jacob) and Al-Asbât
[the twelve sons of Ya'qûb (Jacob)] were Jews or Christians?
Say, "Do you know better or does Allâh (knows better
that they all were Muslims)? And who is more unjust than he who
conceals the testimony [i.e. to believe in Prophet Muhammad Peace
be upon him when he comes, written in their Books. (See Verse
7:157)] he has from Allâh? And Allâh is not unaware
of what you do."
|
| 141. | 
Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan.
That was a nation who has passed away. They shall
receive the reward of what they earned, and you of what you earn.
And you will not be asked of what they used to do.
|
| 142. | 
Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata :"Apakah yang memalingkan mereka (ummat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?". Katakanlah :"Kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus".
The fools (pagans, hypocrites, and Jews) among the
people will say, "What has turned them (Muslims) from their
Qiblah [prayer direction (towards Jerusalem)] to which
they were used to face in prayer." Say, (O Muhammad SAW) "To Allâh belong both,
east and the west. He guides whom He wills to a Straight Way."
|
| 143. | 
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi beberapa orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
Thus We have made you [true Muslims - real believers
of Islâmic Monotheism, true followers of Prophet Muhammad
SAW and his Sunnah (legal ways)],
a Wasat (just) (and the best) nation, that you be witnesses
over mankind and the Messenger (Muhammad SAW) be a witness over you. And We
made the Qiblah (prayer direction towards Jerusalem) which
you used to face, only to test those who followed the Messenger
(Muhammad SAW)
from those who would turn on their heels (i.e. disobey the Messenger).
Indeed it was great (heavy) except for those whom Allâh
guided. And Allâh would never make your faith (prayers)
to be lost (i.e. your prayers offered towards Jerusalem). Truly,
Allâh is full of kindness, the Most Merciful towards mankind.
|
| 144. | 
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al-Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Rabb-nya; dan Allah sekali-kali tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
Verily! We have seen the turning of your (Muhammad's
SAW) face towards the heaven. Surely,
We shall turn you to a Qiblah (prayer direction) that shall
please you, so turn your face in the direction of Al-Masjid-
al-Harâm (at Makkah). And wheresoever you people are,
turn your faces (in prayer) in that direction. Certainly, the
people who were given the Scriptures (i.e. Jews and the Christians)
know well that, that (your turning towards the direction of the
Ka'bah at Makkah in prayers) is the truth from their Lord.
And Allâh is not unaware of what they do.
|
| 145. | 
Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al-Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebagian dari mereka pun tidak mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim.
And even if you were to bring to the people of the
Scripture (Jews and Christians) all the Ayât (proofs,
evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.), they would
not follow your Qiblah (prayer direction), nor are you
going to follow their Qiblah (prayer direction). And they
will not follow each other's Qiblah (prayer direction).
Verily, if you follow their desires after that which you have
received of knowledge (from Allâh), then indeed you will
be one of the Zâlimûn (polytheists, wrong-doers,
etc.).
|
| 146. | 
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
Those to whom We gave the Scripture (Jews and Christians)
recognise him (Muhammad SAW
or the Ka'bah at Makkah) as they recongise their sons.
But verily, a party of them conceal the truth while they know
it - [i.e. the qualities of Muhammad SAW which are written in the Taurât
(Torah) and the Injeel (Gospel)].
|
| 147. | 
Kebenaran itu adalah dari Rabb-mu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.
(This is) the truth from your Lord. So be you not
one of those who doubt.
|
| 148. | 
Dan bagi tiap-tiap ummat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Seungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
For every nation there is a direction to which they
face (in their prayers). So hasten towards all that is good. Wheresoever
you may be, Allâh will bring you together (on the Day of
Resurrection). Truly, Allâh is Able to do all things.
|
| 149. | 
Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram; Sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang haq dari Rabb-mu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah atas apa yang kamu kerjakan.
And from wheresoever you start forth (for prayers),
turn your face in the direction of Al-Masjid-al-Harâm
(at Makkah), that is indeed the truth from your Lord. And
Allâh is not unaware of what you do.
|
| 150. | 
Dan dari mana saja kamu berangkat, maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak hujjah manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.
And from wheresoever you start forth (for prayers),
turn your face in the direction of Al-Masjid-al-Harâm
(at Makkah), and wheresoever you are, turn your faces towards,
it (when you pray) so that men may have no argument against you
except those of them that are wrong-doers, so fear them not, but
fear Me! - And so that I may complete My Blessings on you and
that you may be guided.
|
| 151. | 
Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.
Similarly (to complete My Blessings on you) We have
sent among you a Messenger (Muhammad SAW) of your own, reciting to you
Our Verses (the Qur'ân) and sanctifying you, and teaching
you the Book (the Qur'ân) and the Hikmah (i.e. Sunnah,
Islâmic laws and Fiqh - jurisprudence), and teaching
you that which you used not to know.
|
| 152. | 
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Therefore remember Me (by praying, glorifying, etc.).
I will remember you, and be grateful to Me (for My countless Favours
on you) and never be ungrateful to Me.
|
| 153. | 
Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
O you who believe! Seek help in patience and As-Salât
(the prayer). Truly! Allâh is with As-Sâbirin (the
patient ones, etc.).
|
| 154. | 
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.
And say not of those who are killed in the Way of
Allâh, "They are dead." Nay, they are living,
but you perceive (it) not.
|
| 155. | 
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadam, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,
And certainly, We shall test you with something of
fear, hunger, loss of wealth, lives and fruits, but give glad
tidings to As-Sâbirin (the patient ones, etc.).
|
| 156. | 
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:"Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun".
Who, when afflicted with calamity, say: "Truly!
To Allâh we belong and truly, to Him we shall return."
|
| 157. | 
Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
They are those on whom are the Salawât (i.e.
blessings, etc.) (i.e. who are blessed and will be forgiven) from
their Lord, and (they are those who) receive His Mercy, and it
is they who are the guided-ones.
|
| 158. | 
Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi'ar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber'umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i di antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
Verily! As-Safâ and Al-Marwah (two mountains
in Makkah) are of the Symbols of Allâh. So it is not a sin
on him who perform Hajj or 'Umrah (pilgrimage) of
the House (the Ka'bah at Makkah) to perform the going (Tawâf)
between them (As-Safâ and Al-Marwah).
And whoever does good voluntarily, then verily, Allâh is
All-Recogniser, All-Knower.
|
| 159. | 
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela'nati,
Verily, those who conceal the clear proofs, evidences
and the guidance, which We have sent down, after We have made
it clear for the people in the Book, they are the ones cursed
by Allâh and cursed by the cursers.
|
| 160. | 
Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Except those who repent and do righteous deeds, and
openly declare (the truth which they concealed). These, I will
accept their repentance. And I am the One Who accepts repentance,
the Most Merciful.
|
| 161. | 
Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapati la'nat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya.
Verily, those who disbelieve, and die while they
are disbelievers, it is they on whom is the Curse of Allâh
and of the angels and of mankind, combined.
|
| 162. | 
Mereka kekal di dalam la'nat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
They will abide therein (under the curse in Hell),
their punishment will neither be lightened, nor will they be reprieved.
|
| 163. | 
Dan Ilah kamu adalah Ilah Yang Maha Esa; Tidak ada Ilah melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
And your Ilâh (God) is One Ilâh
(God - Allâh), Lâ ilâha illa Huwa (there
is none who has the right to be worshipped but He), the Most Beneficent,
the Most Merciful.
|
| 164. | 
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Verily! In the creation of the heavens and the earth,
and in the alternation of night and day, and the ships which sail
through the sea with that which is of use to mankind, and the
water (rain) which Allâh sends down from the sky and makes
the earth alive therewith after its death, and the moving (living)
creatures of all kinds that He has scattered therein, and in the
veering of winds and clouds which are held between the sky and
the earth, are indeed Ayât (proofs, evidences, signs,
etc.) for people of understanding.
|
| 165. | 
Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapan orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada Hari Kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksa-Nya (niscaya mereka menyesal).
And of mankind are some who take (for worship) others
besides Allâh as rivals (to Allâh).
They love them as they love Allâh. But those who believe,
love Allâh more (than anything else). If only, those who
do wrong could see, when they will see the torment, that all power
belongs to Allâh and that Allâh is Severe in punishment.
|
| 166. | 
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan di antara mereka terputus sama sekali.
When those who were followed, disown (declare themselves
innocent of) those who followed (them), and they see the torment,
then all their relations will be cut off from them.
|
| 167. | 
Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti:"Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami". Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka.
And those who followed will say: "If only we
had one more chance to return (to the worldly life), we would
disown (declare ourselves as innocent from) them as they have
disowned (declared themselves as innocent from) us." Thus
Allâh will show them their deeds as regrets for them. And
they will never get out of the Fire .
|
| 168. | 
Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan; karena sesungguhnya syaithan adalah musuh yang nyata bagimu.
O mankind! Eat of that which is lawful and good on
the earth, and follow not the footsteps of Shaitân
(Satan). Verily, he is to you an open enemy.
|
| 169. | 
Sesungguhnya syaithan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada Allah apa yang tidak kamu ketahui
[Shaitân (Satan)] commands you only
what is evil and Fahshâ (sinful), and that you should
say against Allâh what you know not.
|
| 170. | 
Dan apabila dikatakan kepada mereka:"Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah". Mereka menjawab:"(Tidak) tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk".
When it is said to them: "Follow what Allâh
has sent down." They say: "Nay! We shall follow what
we found our fathers following." (Would they do that!) Even
though their fathers did not understand anything nor were they
guided?
|
| 171. | 
Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti.
And the example of those who disbelieve, is as that
of him who shouts to the (flock of sheep) that hears nothing but
calls and cries. (They are) deaf, dumb and blind. So they do not
understand.
|
| 172. | 
Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada Allah kamu menyembah.
O you who believe (in the Oneness of Allâh
- Islâmic Monotheism)! Eat of the lawful things that We
have provided you with, and be grateful to
Allâh, if it is indeed He Whom you worship.
|
| 173. | 
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
He has forbidden you only the Maytatah (dead
animals), and blood, and the flesh of swine, and that which is
slaughtered as a scrifice for others than Allâh (or has
been slaughtered for idols, etc., on which Allâh's Name
has not been mentioned while slaughtering). But if one is forced
by necessity without wilful disobedience nor transgressing due
limits, then there is no sin on him. Truly, Allâh is Oft-Forgiving,
Most Merciful.
|
| 174. | 
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa-apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada Hari Kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.
Verily, those who conceal what Allâh has sent
down of the Book, and purchase a small gain therewith (of worldly
things), they eat into their bellies nothing but fire. Allâh
will not speak to them on the Day of Resurrection, nor purify
them, and theirs will be a painful torment.
|
| 175. | 
Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjukdan siksa dengan ampunan. Maka alangkah beraninya mereka menentang api neraka!
Those are they who have purchased error at the price
of Guidance, and torment at the price of Forgiveness. So how bold
they are (for evil deeds which will push them) to the Fire.
|
| 176. | 
Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al-Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al-Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran).
That is because Allâh has sent down the Book
(the Qur'ân) in truth. And verily, those who disputed as
regards the Book are far away in opposition.
|
| 177. | 
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.
It is not Al-Birr (piety, righteousness, and
each and every act of obedience to Allâh, etc.) that you
turn your faces towards east and (or) west (in prayers); but Al-Birr
is (the quality of) the one who believes in Allâh, the
Last Day, the Angels, the Book, the Prophets
and gives his wealth, in spite of love for it, to the kinsfolk,
to the orphans, and to Al-Masâkin (the poor), and
to the wayfarer, and to those who ask, and to set slaves free,
performs As-Salât (Iqâmat-as-Salât),
and gives the Zakât, and who fulfill their covenant
when they make it, and who are As-Sâbirin (the patient
ones, etc.) in extreme poverty and ailment (disease) and at the
time of fighting (during the battles). Such are the people of
the truth and they are AlMuttaqûn (pious -
see V.2:2).
|
| 178. | 
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) mambayar (diat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Rabb kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampui batas sesudah itu maka baginya siksa yang sangat pedih.
O you who believe! Al-Qisâs (the Law
of Equality in punishment) is prescribed for you in case of murder:
the free for the free, the slave for the slave, and the female
for the female. But if the killer is forgiven by the brother (or
the relatives, etc.) of the killed against blood money, then adhering
to it with fairness and payment of the blood money, to the heir
should be made in fairness. This is an alleviation and a mercy
from your Lord. So after this whoever transgresses the limits
(i.e. kills the killer after taking the blood money), he shall
have a painful torment.
|
| 179. | 
Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertaqwa.
And there is (a saving of) life for you in Al-Qisâs
(the Law of Equality in punishment), O men of understanding, that
you may become Al-Muttaqûn (the pious - see V.2:2).
|
| 180. | 
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang diantara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertaqwa.
It is prescribed for you, when death approaches any
of you, if he leaves wealth, that he make a bequest to parents
and next of kin, according to reasonable manners. (This is) a
duty upon Al-Muttaqûn (the pious - see V.2:2).
|
| 181. | 
Maka barangsiapa yang mengubah wasiat itu, setelah ia mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya adalah bagi orang-orang yang mengubahnya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Then whoever changes the bequest after hearing it,
the sin shall be on those who make the change. Truly, Allâh
is All-Hearer, All-Knower.
|
| 182. | 
(Akan tetapi) barangsiapa khawatir terhadap orang yang berwasiat itu, berlaku berat sebelah atau berbuat dosa, lalu ia mendamaikan antara mereka, maka tidaklah ada dosanya baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
But he who fears from a testator some unjust act
or wrong-doing, and thereupon he makes peace between the parties
concerned, there shall be no sin on him. Certainly, Allâh
is Oft-Forgiving, Most Merciful.
|
| 183. | 
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.
O you who believe! Observing As-Saum (the
fasting) is prescribed for you as it was prescribed
for those before you, that you may become Al-Muttaqûn
(the pious - see V.2:2).
|
| 184. | 
(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
[Observing Saum (fasts)] for a fixed number
of days, but if any of you is ill or on a journey, the same number
(should be made up) from other days. And as for those who can
fast with difficulty, (e.g. an old man, etc.), they have (a choice
either to fast or) to feed a Miskîn (poor person)
(for every day). But whoever does good of his own accord, it is
better for him. And that you fast, it is better for you if only
you know.
|
| 185. | 
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan
itu maka berpuasalah, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
The month of Ramadân in which was revealed
the Qur'ân, a guidance for mankind and clear proofs for
the guidance and the criterion (between right and wrong). So whoever
of you sights (the crescent on the first night of) the month (of
Ramadân i.e. is present at his home), he must observe Saum
(fasts) that month, and whoever is ill or on a journey, the same
number [of days which one did not observe Saum (fasts)
must be made up] from other days. Allâh intends for you
ease, and He does not want to make things difficult for you. (He
wants that you) must complete the same number (of days), and that
you must magnify Allâh [i.e. to say Takbîr (Allâhu-Akbar;
Allâh is the Most Great) on seeing the crescent of the
months of Ramadân and Shawwâl] for having guided you
so that you may be grateful to Him.
|
| 186. | 
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran
And when My slaves ask you (O Muhammad SAW) concerning Me, then (answer them),
I am indeed near (to them by My Knowledge). I respond to the invocations
of the supplicant when he calls on Me (without any mediator or
intercessor). So let them obey Me and believe in Me, so that they
may be led aright.
|
| 187. | 
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu, mereka itu adalah pakaian, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasannya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam,(tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangang Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertaqwa.
It is made lawful for you to have sexual relations
with your wives on the night of As-Saum (the fasts). They
are Lîbas [i.e. body cover, or screen, or Sakan,
(i.e. you enjoy the pleasure of living with her - as in Verse
7:189) Tafsir At-Tabarî], for you and you are the
same for them. Allâh knows that you used to deceive yourselves,
so He turned to you (accepted your repentance) and forgave you.
So now have sexual relations with them and seek that which Allâh
has ordained for you (offspring), and eat and drink until the
white thread (light) of dawn appears to you distinct from the
black thread (darkness of night), then complete your Saum
(fast) till the nightfall. And do not have sexual relations with
them (your wives) while you are in I'tikâf (i.e.
confining oneself in a mosque for prayers and invocations leaving
the worldly activities) in the mosques. These are the limits (set)
by Allâh, so approach them not. Thus does Allâh make
clear His Ayât (proofs, evidences, lessons, signs,
revelations, verses, laws, legal and illegal things, Allâh's
set limits, orders, etc.) to mankind that they may become Al-Muttaqûn
(the pious - see V.2:2).
|
| 188. | 
Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.
And eat up not one another's property unjustly (in
any illegal way e.g. stealing, robbing, deceiving, etc.), nor
give bribery to the rulers (judges before presenting your cases)
that you may knowingly eat up a part of the property of others
sinfully.
|
| 189. | 
Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah :"Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; Dan bukanlah kebaktian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebaktian itu ialah kebaktian orang yang bertaqwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
They ask you (O Muhammad SAW) about the new moons. Say: These
are signs to mark fixed periods of time for mankind and for the
pilgrimage. It is not Al-Birr (piety, righteousness, etc.)
that you enter the houses from the back but Al-Birr (is
the quality of the one) who fears Allâh. So enter houses
through their proper doors, and fear Allâh that you may
be successful.
|
| 190. | 
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
And fight in the Way of Allâh
those who fight you, but transgress not the limits. Truly, Allâh
likes not the transgressors. [This Verse is the first one that
was revealed in connection with Jihâd, but it was
supplemented by another (V.9:36)].
|
| 191. | 
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekkah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
And kill them wherever you find them, and turn them
out from where they have turned you out. And Al-Fitnah is worse than killing. And fight not with them at Al-Masjid-al-Harâm
(the sanctuary at Makkah), unless they
(first) fight you there. But if they attack you, then kill them.
Such is the recompense of the disbelievers.
|
| 192. | 
Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
But if they cease, then Allâh is Oft-Forgiving,
Most Merciful.
|
| 193. | 
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) agama itu hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.
And fight them until there is no more Fitnah (disbelief
and worshipping of others along with Allâh) and (all and
every kind of) worship is for Allâh (Alone).
But if they cease, let there be no transgression except against
Az-Zâlimûn (the polytheists, and wrong-doers,
etc.)
|
| 194. | 
Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertaqwalah kepada Allah dan ketauhilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.
The sacred month is for the sacred month, and for
the prohibited things, there is the Law of Equality (Qisâs).
Then whoever transgresses the prohibition against you, you transgress
likewise against him. And fear Allâh, and know that Allâh
is with Al-Muttaqûn (the pious - see V.2:2) .
|
| 195. | 
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
And spend in the Cause of Allâh (i.e. Jihâd
of all kinds, etc.) and do not throw yourselves into destruction
(by not spending your wealth in the Cause of Allâh), and
do good. Truly, Allâh loves Al-Muhsinûn (the good-doers).
|
| 196. | 
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan 'umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai ke tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan 'Umrah sebelum Haji (di dalam bulan Haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuhhari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekkah). Dan bertaqwalah kepada Allah dan ketauhilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya.
And perform properly (i.e. all the ceremonies according
to the ways of Prophet Muhammad SAW),
the Hajj and 'Umrah (i.e. the pilgrimage to Makkah)
for Allâh. But if you are prevented (from completing them),
sacrifice a Hady (animal, i.e. a sheep, a cow, or a camel,
etc.) such as you can afford, and do not shave your heads until
the Hady reaches the place of sacrifice. And whosoever
of you is ill or has an ailment in his scalp (necessitating shaving),
he must pay a Fidyah (ransom) of either observing Saum
(fasts) (three days) or giving Sadaqah (charity - feeding
six poor persons) or offering sacrifice (one sheep). Then if you
are in safety and whosoever performs the 'Umrah in the
months of Hajj, before (performing) the Hajj, (i.e.
Hajj-at-Tamattu' and Al-Qirân), he must slaughter
a Hady such as he can afford, but if he cannot afford it,
he should observe Saum (fasts) three days during the Hajj
and seven days after his return (to his home), making ten
days in all. This is for him whose family is not present at Al-Masjid-al-Harâm
(i.e. non-resident of Makkah). And fear Allâh much and
know that Allâh is Severe in punishment.
|
| 197. | 
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan Haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.
The Hajj (pilgrimage) is (in) the well-known
(lunar year) months (i.e. the 10th month, the 11th month and the
first ten days of the 12th month of the Islâmic calendar,
i.e. two months and ten days). So whosoever intends to perform
Hajj therein by assuming Ihrâm),
then he should not have sexual relations (with his wife), nor
commit sin, nor dispute unjustly during the Hajj. And whatever
good you do, (be sure) Allâh knows it. And take a provision
(with you) for the journey, but the best provision is At-Taqwa
(piety, righteousness, etc.). So fear Me, O men of understanding!
|
| 198. | 
Tidak ada dosa bagimu mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Rabbmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berzikirlah kepada Allah di Masy'aril haram. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allahsebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang -orang yang sesat.
There is no sin on you if you seek the Bounty of
your Lord (during pilgrimage by trading, etc.). Then when you
leave 'Arafât, remember Allâh
(by glorifying His Praises, i.e. prayers and invocations, etc.)
at the Mash'ar-il-Harâm. And
remember Him (by invoking Allâh for all good, etc.) as He
has guided you, and verily, you were, before, of those who were
astray.
|
| 199. | 
Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak ('Arafat) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Then depart from the place whence all the people
depart and ask Allâh for His Forgiveness. Truly, Allâh
is Oft-Forgiving, Most-Merciful.
|
| 200. | 
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah,
sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang mendo'a:"Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.
So when you have accomplished your Manasik [(i.e.
Ihrâm, Tawâf of the Ka'bah and As-Safâ
and Al-Marwah), stay at 'Arafât, Muzdalifah
and Mina, Ramy of Jamarât, (stoning of the
specified pillars in Mina) slaughtering of Hady (animal,
etc.)]. Remember Allâh as you remember your forefathers
or with a far more remembrance. But of mankind there are some
who say: "Our Lord! Give us (Your Bounties) in this world!"
and for such there will be no portion in the Hereafter.
|
| 201. | 
Dan di antara mereka ada orang yang berdo'a:"Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".
And of them there are some who say: "Our Lord!
Give us in this world that which is good and in the Hereafter
that which is good, and save us from the torment of the Fire!"
|
| 202. | 
Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian dari apa yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
For them there will be alloted a share for what they
have earned. And Allâh is Swift at reckoning.
|
| 203. | 
Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barang siapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barang siapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya bagi orang yang bertaqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah dan ketauhilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya.
And remember Allâh during the appointed Days.
But whosoever hastens to leave in two days, there is no sin on
him and whosoever stays on, there is no sin on him, if his aim
is to do good and obey Allâh (fear Him), and know that you
will surely be gathered unto Him.
|
| 204. | 
Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras.
And of mankind there is he whose speech may please
you (O Muhammad SAW),
in this worldly life, and he calls Allâh to witness as to
that which is in his heart, yet he is the most quarrelsome of
the opponents.
|
| 205. | 
Dan apabila ia berpaling (dari mukamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.
And when he turns away (from you "O Muhammad
SAW "), his effort in the land
is to make mischief therein and to destroy the crops and the cattle,
and Allâh likes not mischief.
|
| 206. | 
Dan apabila dikatakan kepadanya:"Bertaqwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.
And when it is said to him, "Fear Allâh",
he is led by arrogance to (more) crime. So enough for him is Hell,
and worst indeed is that place to rest!
|
| 207. | 
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.
And of mankind is he who would sell himself, seeking
the Pleasure of Allâh. And Allâh is full of Kindness
to (His) slaves.
|
| 208. | 
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu.
O you who believe! Enter perfectly in Islâm
(by obeying all the rules and regulations of the Islâmic
religion) and follow not the footsteps of Shaitân
(Satan). Verily! He is to you a plain enemy.
|
| 209. | 
Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepada kamu bukti-bukti kebenaran maka ketahuilah, bahwa bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Then if you slide back after the clear signs (Prophet
Muhammad SAW
and this Qur'ân, and Islâm) have come to you, then
know that Allâh is All-Mighty, All-Wise.
|
| 210. | 
Tiada yang mereka nanti-nantikan (pada hari Kiamat) melainkan datangnya (siksa) Allah dalam naungan awan dan malaikat, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.
Do they then wait for anything other than that Allâh
should come to them in the shadows of the clouds and the angels?
(Then) the case would be already judged. And to Allâh return
all matters (for decision).
|
| 211. |
Tanyakanlah kepada bani Israil:"Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran) yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barang siapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.
Ask the Children of Israel how many clear Ayât
(proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.)
We gave them. And whoever changes Allâh's Favour after it
had come to him, [e.g. renounces the Religion of Allâh (Islâm)
and accepts Kufr (disbelief),] then surely, Allâh
is Severe in punishment.
|
| 212. | 
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia dari pada mereka di hari Kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Beautified is the life of this world for those who
disbelieve, and they mock at those who believe. But those who
obey Allâh's Orders and keep away from what He has forbidden,
will be above them on the Day of Resurrection. And Allâh
gives (of His Bounty, Blessings, Favours, Honours, etc. on the
Day of Resurrection) to whom He wills without limit.
|
| 213. | 
Manusia itu adalah ummat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.
Mankind were one community and Allâh sent Prophets
with glad tidings and warnings, and with them He sent the Scripture
in truth to judge between people in matters wherein they differed.
And only those to whom (the Scripture) was given differed concerning
it after clear proofs had come unto them through hatred, one to
another. Then Allâh by His Leave guided those who believed
to the truth of that wherein they differed. And Allâh guides
whom He wills to a Straight Path.
|
| 214. | 
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:"Bilakah datangnya pertolongan Allah". Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
Or think you that you will enter Paradise without
such (trials) as came to those who passed away before you? They
were afflicted with severe poverty and ailments and were so shaken
that even the Messenger and those who believed along with him
said, "When (will come) the Help of Allâh?" Yes!
Certainly, the Help of Allâh is near!
|
| 215. | 
Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah:"Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
They ask you (O Muhammad SAW) what they should spend. Say:
Whatever you spend of good must be for parents and kindred and
orphans and AlMasâkin (the poor) and the wayfarers,
and whatever you do of good deeds, truly, Allâh knows it
well.
|
| 216. | 
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Jihâd (holy
fighting in Allâh's Cause) is ordained for you (Muslims)
though you dislike it, and it may be that you dislike a thing
which is good for you and that you like a thing which is bad for
you. Allâh knows but you do not know.
|
| 217. | 
Mereka bertanya tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah:"Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) dari pada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
They ask you concerning fighting in the Sacred Months
(i.e. 1st, 7th, 11th and 12th months of the Islâmic calendar).
Say, "Fighting therein is a great (transgression)
but a greater (transgression) with Allâh is to prevent mankind
from following the Way of Allâh, to disbelieve in Him, to
prevent access to Al-Masjid-al-Harâm (at Makkah),
and to drive out its inhabitants, and Al-Fitnah is worse than killing. And they will never cease fighting
you until they turn you back from your religion (Islâmic
Monotheism) if they can. And whosoever of you turns back from
his religion and dies as a disbeliever, then his deeds will be
lost in this life and in the Hereafter, and they will be the dwellers
of the Fire. They will abide therein forever."
|
| 218. | 
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Verily, those who have believed, and those who have
emigrated (for Allâh's Religion) and have striven hard in
the Way of Allâh, all these hope for Allâh's Mercy.
And Allâh is Oft-Forgiving, Most-Merciful.
|
| 219. | 
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah:"Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah:"Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepadamu supaya kamu berfikir,
They ask you (O Muhammad SAW) concerning alcoholic drink and
gambling. Say: "In them is a great sin,
and (some) benefit for men, but the sin of them is greater than
their benefit." And they ask you what they ought to spend.
Say: "That which is beyond your needs." Thus Allâh
makes clear to you His Laws in order that you may give thought."
|
| 220. | 
tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah:"Mengurus urusan merreka secara patut adalah baik, dan jika kamu menggauli mereka, maka mereka adalah saudaramu, dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.In (to) this worldly life and in the Hereafter. And
they ask you concerning orphans. Say: "The best thing is
to work honestly in their property, and if you mix your affairs
with theirs, then they are your brothers. And Allâh knows
him who means mischief (e.g. to swallow their property) from him
who means good (e.g. to save their property). And if Allâh
had wished, He could have put you into difficulties. Truly, Allâh
is All-Mighty, All-Wise." |
| 221. | 
Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mu'min lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamumenikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu'min) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu'min lebih baik dari orang-orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintahnya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
And do not marry Al-Mushrikât (idolatresses,
etc.) till they believe (worship Allâh Alone). And indeed
a slave woman who believes is better than a (free) Mushrikah
(idolatress, etc.), even though she pleases you. And give
not (your daughters) in marriage to Al-Mushrikûn till they believe (in Allâh Alone) and verily, a believing
slave is better than a (free) Mushrik (idolater, etc.),
even though he pleases you. Those (Al-Mushrikûn)
invite you to the Fire, but Allâh invites (you) to Paradise
and Forgiveness by His Leave, and makes His Ayât (proofs,
evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.) clear to
mankind that they may remember.
|
| 222. | 
Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah:"Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintakan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
They ask you concerning menstruation. Say: that is
an Adha (a harmful thing for a husband to have a sexual
intercourse with his wife while she is having her menses), therefore
keep away from women during menses and go not unto them till they
have purified (from menses and have taken a bath). And when they
have purified themselves, then go in unto them as Allâh
has ordained for you (go in unto them in any manner as long as
it is in their vagina). Truly, Allâh loves those who turn
unto Him in repentance and loves those who purify themselves (by
taking a bath and cleaning and washing thoroughly their private
parts, bodies, for their prayers, etc.).
|
| 223. | 
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah
bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.
Your wives are a tilth for you, so go to your tilth
(have sexual relations with your wives in any manner as long as
it is in the vagina and not in the anus), when or how you will,
and send (good deeds, or ask Allâh to bestow upon you pious
offspring) before you for your ownselves. And fear Allâh,
and know that you are to meet Him (in the Hereafter), and give
good tidings to the believers (O Muhammad SAW).
|
| 224. | 
Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertaqwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengerahui.
And make not Allâh's (Name) an excuse in your
oaths against your doing good and acting piously, and making peace
among mankind. And Allâh is All-Hearer, All-Knower (i.e.
do not swear much and if you have sworn against doing something
good then give an expiation for the oath and do good).
|
| 225. | 
Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
Allâh will not call you to account for that
which is unintentional in your oaths, but He will call you to
account for that which your hearts have earned. And Allâh
is Oft-Forgiving, Most-Forbearing.
|
| 226. | 
Kepada orang-orang yang meng-ilaa' isterinya diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada isterinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Those who take an oath not to
have sexual relation with their wives must wait four months, then
if they return (change their idea in this period), verily, Allâh
is Oft-Forgiving, Most Merciful.
|
| 227. | 
Dan jika mereka ber'azam (bertetap hati untuk) talak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendenar lagi Maha Mengetahui.
And if they decide upon divorce, then Allâh
is All-Hearer, All-Knower.
|
| 228. | 
Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujuknya dalam masa menanti itu jika mereka (para suami) itu menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai saru tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
And divorced women shall wait (as regards their marriage)
for three menstrual periods, and it is not lawful for them to
conceal what Allâh has created in their wombs, if they believe
in Allâh and the Last Day. And their husbands have the better
right to take them back in that period, if they wish for reconciliation.
And they (women) have rights (over their husbands as regards living
expenses, etc.) similar (to those of their husbands) over them
(as regards obedience and respect, etc.) to what is reasonable,
but men have a degree (of responsibility) over them. And Allâh
is All-Mighty, All-Wise.
|
| 229. | 
Talak (yang dapat dirujuk) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya kahwatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami-isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri utuk menbus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.
The divorce is twice, after that, either you retain
her on reasonable terms or release her with kindness. And it is
not lawful for you (men) to take back (from your wives) any of
your Mahr (bridal money given by the husband to his wife
at the time of marriage) which you have given them, except when
both parties fear that they would be unable to keep the limits
ordained by Allâh (e.g. to deal with each other on a fair
basis). Then if you fear that they would not be able to keep the
limits ordained by Allâh, then there is no sin on either
of them if she gives back (the Mahr or a part of it) for
her Al-Khul' (divorce). These are the
limits ordained by Allâh, so do not transgress them. And
whoever transgresses the limits ordained by Allâh, then
such are the Zâlimûn (wrong-doers, etc.).
|
| 230. | 
Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikanya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah,
diterangngkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.
And if he has divorced her (the third time), then
she is not lawful unto him thereafter until she has married another
husband. Then, if the other husband divorces her, it is no sin
on both of them that they reunite, provided they feel that they
can keep the limits ordained by Allâh. These are the limits
of Allâh, which He makes plain for the people who have knowledge.
|
| 231. | 
Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir idahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma'ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma'ruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu yaitu Al-Kitab dan Al-Hikmah. Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertaqwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasannya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
And when you have divorced women and they have fulfilled
the term of their prescribed period, either take them back on
reasonable basis or set them free on reasonable basis. But do
not take them back to hurt them, and whoever does that, then he
has wronged himself. And treat not the Verses (Laws) of Allâh
as a jest, but remember Allâh's Favours on you (i.e. Islâm),
and that which He has sent down to you of the Book (i.e. the Qur'ân)
and Al-Hikmah (the Prophet's Sunnah - legal ways
- Islâmic jurisprudence, etc.) whereby He instructs you.
And fear Allâh, and know that Allâh is All-Aware of
everything.
|
| 232. | 
Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat
kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma'ruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih
baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
And when you have divorced women and they have fulfilled
the term of their prescribed period, do not prevent them from
marrying their (former) husbands, if they mutually agree on reasonable
basis. This (instruction) is an admonition for him among you who
believes in Allâh and the Last Day. That is more virtuous
and purer for you. Allâh knows and you know not.
|
| 233. | 
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan pernyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang inu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan kkeduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu bila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
The mothers shall give suck to their children for
two whole years, (that is) for those (parents) who desire to complete
the term of suckling, but the father of the child shall bear the
cost of the mother's food and clothing on a reasonable basis.
No person shall have a burden laid on him greater than he can
bear. No mother shall be treated unfairly on account of her child,
nor father on account of his child. And on the (father's) heir
is incumbent the like of that (which was incumbent on the father).
If they both decide on weaning, by mutual consent, and after due
consultation, there is no sin on them. And if you decide on a
foster suckling-mother for your children, there is no sin on you,
provided you pay (the mother) what you agreed (to give her) on
reasonable basis. And fear Allâh and know that Allâh
is All-Seer of what you do.
|
| 234. | 
Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis masa 'iddahnya, maka tiada dosa bagimu(para wali) memberiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.
And those of you who die and leave wives behind them,
they (the wives) shall wait (as regards their marriage) for four
months and ten days, then when they have fulfilled their term,
there is no sin on you if they (the wives) dispose of themselves
in a just and honourable manner (i.e. they can marry). And Allâh
is Well-Acquainted with what you do.
|
| 235. | 
Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dena mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma'ruf. Dan janganlah kamu ber'azam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis 'iddahnya. Dan ketahuilah bahwasannya Allah mengetahi apa yang ada dalam harimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
And there is no sin on you if you make a hint of
betrothal or conceal it in yourself, Allâh knows that you
will remember them, but do not make a promise of contract with
them in secret except that you speak an honourable saying according
to the Islâmic law (e.g. you can say to her, "If one
finds a wife like you, he will be happy"). And do not consummate
the marriage until the term prescribed is fulfilled. And know
that Allâh knows what is in your minds, so fear Him. And
know that Allâh is Oft-Forgiving, Most Forbearing.
|
| 236. | 
Tidak ada kewajiban membayar (mahar) atas kamu, jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka dan sebelum kamu menentukan maharnya. Dan hendaklah kamu berikan suatu mut'ah (pemberian) kepada mereka. Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian menurut yang patut. Yang demikian itu merupakan ketentuan bagi orang-orang yang berbuat kebajikan.
There is no sin on you, if you divorce women while
yet you have not touched (had sexual relation with) them, nor
appointed unto them their Mahr (bridal money given by the
husband to his wife at the time of marriage). But bestow on them
( a suitable gif>t), the rich according to his means, and the poor
according to his means, a gif>t of reasonable amount is a duty
on the doers of good.
|
| 237. | 
Jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu, kecuali jika isteri-isterimu itu mema'afkan atau dima'afkan oleh orang yang memegang ikatan nikah, dan pema'afan kamu itu lebih dekat kepada taqwa. Dan jangajlah kau melupakan keutamaan di antara kamu. Sesungguhnya Allah Melihat segala apa yang kamu kerjakan.
And if you divorce them before you have touched (had
a sexual relation with) them, and you have appointed unto them
the Mahr (bridal money given by the husbands to his wife
at the time of marriage), then pay half of that (Mahr),
unless they (the women) agree to forego it, or he (the husband),
in whose hands is the marriage tie, agrees to forego and give
her full appointed Mahr. And to forego and give (her the
full Mahr) is nearer to At-Taqwa (piety, right-eousness,
etc.). And do not forget liberality between yourselves. Truly,
Allâh is All-Seer of what you do.
|
| 238. | 
Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'.
Guard strictly (five obligatory) AsSalawât
(the prayers) especially the middle Salât (i.e.
the best prayer 'Asr). And stand
before Allâh with obedience [and do not speak to others
during the Salât (prayers)].
|
| 239. | 
Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kau ketahui.
And if you fear (an enemy), perfrom Salât
(pray) on foot or riding. And when you are
in safety, offer the Salât (prayer) in the manner
He has taught you, which you knew not (before).
|
| 240. | 
Dan orang-orang yang akan meninggal dunia diantaramu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi
barkah hingga setahun lamanya dengan tidak disuruh pindah (dari rumahnya). Akan tetapi jika mereka pindah (sendiri), maka tidak ada dosa bagimu (wali atau waris dari yang meninggal) membiarkan mereka berbuat ma'ruf terhadap diri mereka. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
And those of you who die and leave behind wives should
bequeath for their wives a year's maintenance and residence without
turning them out, but if they (wives) leave, there is no sin on
you for that which they do of themselves, provided it is honourable
(e.g. lawful marriage). And Allâh is All-Mighty, All-Wise.
[The order of this Verse has been cancelled (abrogated) by Verse
4:12].
|
| 241. | 
Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut'ah menurut yang ma'ruf, sebagai suatu kewajiban bagi orang yang taqwa.
And for divorced women, maintenance (should be provided)
on reasonable (scale). This is a duty on Al-Muttaqûn
(the pious - see V.2:2).
|
| 242. | 
Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya (hukum-hukum-Nya) supaya kamu memahaminya.
Thus Allâh makes clear His Ayât (Laws)
to you, in order that you may understand.
|
| 243. | 
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka:"Marilah kamu", kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
Did you (O Muhammad SAW)
not think of those who went forth from their homes in thousands,
fearing death? Allâh said to them, "Die". And
then He restored them to life. Truly, Allâh is full of Bounty
to mankind, but most men thank not.
|
| 244. | 
Dan berperanglah kamu sekalian di jalan Allah, dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
And fight in the Way of Allâh and know that
Allâh is All-Hearer, All-Knower.
|
| 245. | 
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rizki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Who is he that will lend to Allâh a goodly
loan so that He may multiply it to him many times? And it is Allâh
that decreases or increases (your provisions), and unto Him you
shall return.
|
| 246. | 
Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemukan Bani Israil sesudah Nabi Musa ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka:"Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah". Nabi mereka menjawab:"Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang". Mereka menjawab:"Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami". Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zalim.
Have you not thought about the group of the Children
of Israel after (the time of) Musâ (Moses)? When they said
to a Prophet of theirs, "Appoint for us a king and we will
fight in Allâh's Way." He said, "Would you then
refrain from fighting, if fighting was prescribed for you?"
They said, "Why should we not fight in Allâh's Way
while we have been driven out of our homes and our children (families
have been taken as captives)?" But when fighting was ordered
for them, they turned away, all except a few of them. And Allâh
is All-Aware of the Zâlimûn (polytheists and
wrong-doers).
|
| 247. | 
Nabi mereka mengatakan kepada mereka:"Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab:"Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak" Nabi (mereka) berkata:"Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.
And their Prophet (Samuel >>) said to them,
"Indeed Allâh has appointed Talût (Saul)
as a king over you." They said, "How can he be a king
over us when we are better fitted than him for the kingdom, and
he has not been given enough wealth." He said: "Verily,
Allâh has chosen him above you and has increased him abundantly
in knowledge and stature. And Allâh grants His Kingdom to
whom He wills. And Allâh is All-Sufficient for His creatures'
needs, All-Knower."
|
| 248. | 
Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka:"Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketengan dari Rabbmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa oleh malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman.
And their Prophet (Samuel >>) said to them:
Verily! The sign of His Kingdom is that there shall come to you
At-Tâbût (a wooden box), wherein is Sakinah (peace and reassurance) from your Lord and a remnant of that
which Musâ (Moses) and Hârûn (Aaron) left behind,
carried by the angels. Verily, in this is a sign for you if you
are indeed believers.
|
| 249. | 
Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata:"Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku". Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyebrangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata:"Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata:"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar".
Then when Talût (Saul) set out with
the army, he said: "Verily! Allâh will try you by a
river. So whoever drinks thereof, he is not of me, and whoever
tastes it not, he is of me, except him who takes (thereof) in
the hollow of his hand." Yet, they drank thereof, all, except
a few of them. So when he had crossed it (the river), he and those
who believed with him, they said: "We have no power this
day against Jalût (Goliath) and his hosts." But those
who knew with certainty that they were to meet their Lord, said:
"How often a small group overcame a mighty host by Allâh's
Leave?" And Allâh is with As-Sâbirin (the
patient ones, etc.).
|
| 250. | 
Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, merekapun berdo'a:"Ya Rabb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir".
And when they advanced to meet Jalût (Goliath)
and his forces, they invoked: "Our Lord! Pour forth on us
patience and make us victorious over the disbelieving people."
|
| 251. | 
Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebagaian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.
So they routed them by Allâh's Leave and Dawûd
(David) killed Jalût (Goliath), and Allâh gave him
[Dawûd (David)] the kingdom [after the death of Talût
(Saul) and Samuel] and AlHikmah (Prophethood),
and taught him of that which He willed. And if Allâh did
not check one set of people by means of another, the earth would
indeed be full of mischief. But Allâh is full of Bounty
to the 'Alamîn (mankind, jinns and all that exists).
|
| 252. | 
Itu adalah ayat-ayat Allah. Kami bacakan kepadamu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus.
These are the Verses of Allâh, We recite them
to you (O Muhammad SAW)
in truth, and surely, you are one of the Messengers (of Allâh).
|
| 253. | 
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagaian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada 'Isa putera Maryam beberapa mu'jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
Those Messengers! We preferred some to others; to
some of them Allâh spoke (directly); others He raised to
degrees (of honour); and to 'Iesa (Jesus), the son of Maryam (Mary),
We gave clear proofs and evidences, and supported him with Rûh-ul-Qudus
[Jibrael (Gabriel)]. If Allâh had willed, succeeding
generations would not have fought against each other, after clear
Verses of Allâh had come to them, but they differed - some
of them believed and others disbelieved. If Allâh had willed,
they would not have fought against one another, but Allâh
does what He likes.
|
| 254. | 
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.
O you who believe! Spend of that with which We have
provided for you, before a Day comes when there will be no bargaining,
nor friendship, nor intercession. And it is the disbelievers who
are the Zâlimûn (wrong-doers, etc.).
|
| 255. | 
Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Allâh! Lâ ilâha illa Huwa
(none has the right to be worshipped but He), the Ever Living,
the One Who sustains and protects all that exists. Neither slumber,
nor sleep overtake Him. To Him belongs whatever is in the heavens
and whatever is on earth. Who is he that can intercede with Him
except with His Permission? He knows what happens to them (His
creatures) in this world, and what will happen to them in the
Hereafter . And they will never compass anything of His Knowledge
except that which He wills. His Kursî extends over the heavens and the earth, and He feels no fatigue
in guarding and preserving them. And He is the Most High, the
Most Great. [This Verse 2:255 is called Ayat-ul-Kursî.]
|
| 256. | 
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sesunguhnya ia tela berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
There is no compulsion in religion. Verily, the Right
Path has become distinct from the wrong path. Whoever disbelieves
in Tâghût and believes
in Allâh, then he has grasped the most trustworthy handhold
that will never break. And Allâh is All-Hearer, All-Knower.
|
| 257. | 
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni nereka; mereka kekal di dalamnya.
Allâh is the Walî (Protector or
Guardian) of those who believe. He brings them out from darkness
into light. But as for those who disbelieve, their Auliyâ
(supporters and helpers) are Tâghût [false
deities and false leaders, etc.], they bring them out from light
into darkness. Those are the dwellers of the Fire, and they will
abide therein forever.
|
| 258. | 
Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Rabbnya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan:"Rabbku ialah yang menghidupkan dan mematikan". Orang itu berkata:"Saya dapat menghidupkan dan mematikan". Ibrahim berkata:"Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu heran terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
Have you not looked at him who disputed with Ibrâhim
(Abraham) about his Lord (Allâh), because Allâh had
given him the kingdom? When Ibrâhim (Abraham) said (to him):
"My Lord (Allâh) is He Who gives life and causes death."
He said, "I give life and cause death." Ibrâhim
(Abraham) said, "Verily! Allâh causes the sun to rise
from the east; then cause it you to rise from the west."
So the disbeliever was utterly defeated. And Allâh guides
not the people, who are Zâlimûn (wrong-doers,
etc.).
|
| 259. | 
Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang-orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata:"Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah roboh" Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya:"Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?". Ia menjawab:"Saya telah tinggal di sini sehari atau setengah hari". Allah berfirman:"Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi berobah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, bagaimana kami menyusunnya kembali, kemudian Kami mentupnya kembali dengan daging". Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) diapun berkata:"Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".
Or like the one who passed by a town and it had tumbled
over its roofs. He said: "Oh! How will Allâh ever bring
it to life after its death?" So Allâh caused him to
die for a hundred years, then raised him up (again). He said:
"How long did you remain (dead)?" He (the man) said:
"(Perhaps) I remained (dead) a day or part of a day".
He said: "Nay, you have remained (dead) for a hundred years,
look at your food and your drink, they show no change; and look
at your donkey! And thus We have made of you a sign for the people.
Look at the bones, how We bring them together and clothe them
with flesh". When this was clearly shown to him, he said,
"I know (now) that Allâh is Able to do all things."
|
| 260. | 
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata:"Ya Rabbku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang yang mati," Allah berfirman:"Apakah kamu belum percaya" Ibrahim menjawab:"Saya telah percaya, akan tetapi agar bertambah tetap hati saya". Allah berfirman:"(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu jinakkanlah burung-burung itu kepadamu, kemudian letakkanlah tiap-tiap seekor daripadanya atas tiap-tiap bukit. Sesudah itu panggillah dia, niscaya dia akan datang kepada kamu dengan segera". Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
And (remember) when Ibrâhim (Abraham) said,
"My Lord! Show me how You give life to the dead." He
(Allâh) said: "Do you not believe?" He [Ibrâhim
(Abraham)] said: "Yes (I believe), but to be stronger in
Faith." He said: "Take four birds, then cause them to
incline towards you (then slaughter them, cut them into pieces),
and then put a portion of them on every hill, and call them, they
will come to you in haste. And know that Allâh is All-Mighty,
All-Wise."
|
| 261. | 
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
The likeness of those who spend their wealth in the
Way of Allâh, is as the likeness of a grain (of corn); it
grows seven ears, and each ear has a hundred grains. Allâh
gives manifold increase to whom He pleases. And Allâh is
All-Sufficient for His creatures' needs, All-Knower.
|
| 262. | 
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Rabb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Those who spend their wealth in the Cause of Allâh,
and do not follow up their gifts with reminders of their generosity
or with injury, their reward is with their Lord. On them shall
be no fear, nor shall they grieve.
|
| 263. | 
Perkataan yang baik dan pemberian ma'af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.
Kind words and forgiving of faults are better than
Sadaqah (charity) followed by injury. And Allâh is
Rich (Free of all wants) and He is Most-Forbearing.
|
| 264. | 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu denga menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepaa manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir itu.
O you who believe! Do not render in vain your Sadaqah
(charity) by reminders of your generosity or by injury, like him
who spends his wealth to be seen of men, and he does not believe
in Allâh, nor in the Last Day. His likeness is the likeness
of a smooth rock on which is a little dust; on it falls heavy
rain which leaves it bare. They are not able to do anything with
what they have earned. And Allâh does not guide the disbelieving
people.
|
| 265. | 
Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.
And the likeness of those who spend their wealth
seeking Allâh's Pleasure while they in their ownselves are
sure and certain that Allâh will reward them (for their
spending in His Cause), is the likeness of a garden on a height;
heavy rain falls on it and it doubles its yield of harvest. And
if it does not receive heavy rain, light rain suffices it. And
Allâh is All-Seer of (knows well) what you do.
|
| 266. | 
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah, Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.
Would any of you wish to have a garden with date-palms
and vines, with rivers flowing underneath, and all kinds of fruits
for him therein, while he is striken with old age, and his children
are weak (not able to look after themselves), then it is struck
with a fiery whirlwind, so that it is burnt? Thus does Allâh
make clear His Ayât (proofs, evidences, verses) to
you that you may give thought.
|
| 267. | 
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
O you who believe! Spend of the good things which
you have (legally) earned, and of that which We have produced
from the earth for you, and do not aim at that which is bad to
spend from it, (though) you would not accept it save if you close
your eyes and tolerate therein. And know that Allâh is Rich
(Free of all wants), and Worthy of all praise.
|
| 268. | 
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Shaitân (Satan) threatens you with poverty
and orders you to commit Fahshâ (evil deeds, illegal
sexual intercourse, sins etc.); whereas Allâh promises you
Forgiveness from Himself and Bounty, and Allâh is All-Sufficient
for His creatures' needs, All-Knower.
|
| 269. | 
Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal.
He grants Hikmah to
whom He pleases, and he, to whom Hikmah is granted, is
indeed granted abundant good. But none remember (will receive
admonition) except men of understanding.
|
| 270. | 
Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolongpun baginya.
And whatever you spend for spendings (e.g., in Sadaqah
- charity, etc. for Allâh's Cause) or whatever vow you
make, be sure Allâh knows it all. And for the Zâlimûn
(wrong-doers, etc.) there are no helpers.
|
| 271. | 
Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
If you disclose your Sadaqât (alms-giving),
it is well, but if you conceal it, and give it to the poor, that
is better for you. (Allâh) will forgive you some of your
sins. And Allâh is Well-Acquainted with what you do.
|
| 272. | 
Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siap yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya.
Not upon you (Muhammad SAW)
is their guidance, but Allâh guides whom He wills. And whatever
you spend in good, it is for yourselves, when you spend not except
seeking Allâh's Countenance. And whatever you spend in good,
it will be repaid to you in full, and you shall not be wronged.
|
| 273. | 
(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.
(Charity is) for Fuqarâ (the poor),
who in Allâh's Cause are restricted (from travel), and cannot
move about in the land (for trade or work). The one who knows
them not, thinks that they are rich because of their modesty.
You may know them by their mark, they do not beg of people at
all. And whatever you spend in good, surely
Allâh knows it well.
|
| 274. | 
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati
Those who spend their wealth (in Allâh's Cause)
by night and day, in secret and in public, they shall have their
reward with their Lord. On them shall be no fear, nor shall they
grieve.
|
| 275. | 
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Those who eat Ribâ
(usury) will not stand (on the Day of Resurrection) except like
the standing of a person beaten by Shaitân (Satan)
leading him to insanity. That is because they say: "Trading
is only like Ribâ (usury)," whereas Allâh
has permitted trading and forbidden Ribâ (usury).
So whosoever receives an admonition from his Lord and stops eating
Ribâ (usury) shall not be punished for the past;
his case is for Allâh (to judge); but whoever returns [to
Ribâ (usury)], such are the dwellers of the Fire
- they will abide therein.
|
| 276. | 
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa
Allâh will destroy Ribâ (usury)
and will give increase for Sadaqât (deeds of charity,
alms, etc.) And Allâh likes not the disbelievers, sinners.
|
| 277. | 
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Truly those who believe, and do deeds of righteousness,
and perform As-Salât (Iqâmat-as-Salât),
and give Zakât, they will have their reward with
their Lord. On them shall be no fear, nor shall they grieve.
|
| 278. | 
Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
O you who believe! Be afraid of Allâh and give
up what remains (due to you) from Ribâ (usury) (from
now onward), if you are (really) believers.
|
| 279. | 
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
And if you do not do it, then take a notice of war
from Allâh and His Messenger but if
you repent, you shall have your capital sums. Deal not unjustly
(by asking more than your capital sums), and you shall not be
dealt with unjustly (by receiving less than your capital sums).
|
| 280. | 
Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
And if the debtor is in a hard time (has no money),
then grant him time till it is easy for him to repay, but if you
remit it by way of charity, that is better for you if you did
but know.
|
| 281. | 
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya.
And be afraid of the Day when you shall be brought
back to Allâh. Then every person shall be paid what he earned,
and they shall not be dealt with unjustly.
|
| 282. | 

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Rabbnya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit-menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertaqwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
O you who believe! When you contract a debt for a
fixed period, write it down. Let a scribe write it down in justice
between you. Let not the scribe refuse to write as Allâh
has taught him, so let him write. Let him (the debtor) who incurs
the liability dictate, and he must fear Allâh, his Lord,
and diminish not anything of what he owes. But if the debtor is
of poor understanding, or weak, or is unable himself to dictate,
then let his guardian dictate in justice. And get two witnesses
out of your own men. And if there are not two men (available),
then a man and two women, such as you agree for witnesses, so
that if one of them (two women) errs, the other can remind her.
And the witnesses should not refuse when they are called on (for
evidence). You should not become weary to write it (your contract),
whether it be small or big, for its fixed term, that is more just
with Allâh; more solid as evidence, and more convenient
to prevent doubts among yourselves, save when it is a present
trade which you carry out on the spot among yourselves, then there
is no sin on you if you do not write it down. But take witnesses
whenever you make a commercial contract. Let neither scribe nor
witness suffer any harm, but if you do (such harm), it would be
wickedness in you. So be afraid of Allâh; and Allâh
teaches you. And Allâh is the All-Knower of each and everything.
|
| 283. | 
Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperolah seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Rabbnya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
And if you are on a journey and cannot find a scribe,
then let there be a pledge taken (mortgaging);
then if one of you entrust the other, let the one who is entrusted
discharge his trust (faithfully), and let him be afraid of Allâh,
his Lord. And conceal not the evidence for he, who hides it, surely
his heart is sinful. And Allâh is All-Knower of what you
do.
|
| 284. | 
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
To Allâh belongs all that is in the heavens
and all that is on the earth, and whether you disclose what is
in your ownselves or conceal it, Allâh will call you to
account for it. Then He forgives whom He wills and punishes whom
He wills. And Allâh is Able to do all things.
|
| 285. | 
Rasul telah beriman kepada al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan):"Kami tidak membeda-bedakan antara seserangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan:"Kami dengar dan kami ta'at". (Mereka berdoa):"Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (QS. 2:285)
. The Messenger (Muhammad SAW) believes in what has been sent
down to him from his Lord, and (so do) the believers. Each one
believes in Allâh, His Angels, His Books, and His Messengers.
They say, "We make no distinction between one another of
His Messengers" - and they say, "We hear, and we obey.
(We seek) Your Forgiveness, our Lord, and to You is the return
(of all)."
|
| 286. | 
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa):"Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Allâh burdens not a person beyond his scope.
He gets reward for that (good) which he has earned, and he is
punished for that (evil) which he has earned. "Our Lord!
Punish us not if we forget or fall into error, our Lord! Lay not
on us a burden like that which You did lay on those before us
(Jews and Christians); our Lord! Put not on us a burden greater
than we have strength to bear. Pardon us and grant us Forgiveness.
Have mercy on us. You are our Maulâ (Patron, Suppor-ter
and Protector, etc.) and give us victory over the disbelieving
people."
|