Hadits riyawat : bukhari dengan nomor hadits : 5951
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ أَتَيْتُ خَبَّابًا وَهُوَ يَبْنِي حَائِطًا لَهُ فَقَالَ إِنَّ أَصْحَابَنَا الَّذِينَ مَضَوْا لَمْ تَنْقُصْهُمْ الدُّنْيَا شَيْئًا وَإِنَّا أَصَبْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ شَيْئًا لَا نَجِدُ لَهُ مَوْضِعًا إِلَّا التُّرَابَ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :وإنا
Arti kata wainna ( وإنا ) | sesungguhnya kami |
Jumlah pemakaian kata وَإِنَّآ | 5 kali. Rinciannya ada disini |
Kajian kata وَإِنَّآ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata وَإِنَّآ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata وَإِنَّآ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber sesungguhnya kami , beserta, atau dapat pula ber sesungguhnya kami demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber sesungguhnya kami . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber sesungguhnya kami demi. |