Hadits riyawat : tirmidzi dengan nomor hadits : 1893
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا الْمُنْكَدِرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ وَإِنَّ مِنْ الْمَعْرُوفِ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ وَأَنْ تُفْرِغَ مِنْ دَلْوِكَ فِي إِنَاءِ أَخِيكَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :وأن
Arti kata wa-anna ( وأن ) | bahwasannya |
Jumlah pemakaian kata وَأَنَّ | 43 kali. Rinciannya ada disini |
Kajian kata وَأَنَّ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata وَأَنَّ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata وَأَنَّ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber bahwasannya , beserta, atau dapat pula ber bahwasannya demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber bahwasannya . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber bahwasannya demi. |