Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 20173
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي حَبِيبٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ عُمَرُ عَلِيٌّ أَقْضَانَا وَأُبَيٌّ أَقْرَؤُنَا وَإِنَّا لَنَدَعُ مِنْ قَوْلِ أُبَيٍّ وَأُبَيٌّ يَقُولُ أَخَذْتُ مِنْ فَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَا أَدَعُهُ وَاللَّهُ يَقُولُ { مَا نَنْسَخْ مِنْ آيَةٍ أَوْ نُنْسِهَا }
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :ننسها
Arti kata nunsihâ ( ننسها ) | dijadikannya lupa |
Jumlah pemakaian kata نُنسِهَا | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata نُنسِهَا tersusun dari suku kata | ن-س-ي kata dasar ن-س-ي ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu ي yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ن-س-ي ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ن-س-ي pada AlQuran | 45 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 3 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 42 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ن-س-ي pada AlQuran | 33 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ن-س-ي Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata lupa, kelupaan, lali, kelupa-lupaan, gagal, kalah, rusak, membiarkan, urung, lupa, tersesat, tewas, kesasar, tersasar, terlupa, tdk sadar, berkarat, karatan, kaku, usang, marah Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata melupakan, mengabaikan, kelupaan, lali, kelupa-lupaan, mengubur, menguburkan, memendam, menanam, mengebumikan, memaafkan, pangling, memandang ke bawah, memandang dr atas, mengesampingkan, menyimpan, mendep, memboros, tewas, kehilangan, menggosok, menggesek, membarut, membuang, menghapuskan, menghilangkan dr pikiran , menganggap sepi, menyampingkan, memungkiri, tdk perduli, lalai, melalaikan, meninggalkan, membiarkan, mengebelakangkan, mengenyampingkan, tdk menghiraukan, tdk memperhatikan, tdk mengacuhkan, tdk mempedulikan, menghilangkan, batal, melangkaui, tdk mengindahkan, menghentikan, memperhitungkan, menyembunyikan, lulus, melewati, lewat, berlalu, menyampaikan, menukarkan, hilang, mempergunakan identitas, meremehkan, menggampangkan, mempergampang, melampaui, meninggal, mendiamkan, melintasi, membelah, menganggap kecil, memperkecil, memperhina, memperhinakan, mencium, mendengus, menghirup, berdengus, menduga, menolak, menindas, memijak, memijakkan, berjalan dgn langkah berat, memperkosa, mengabaikan , menyingkirkan, membatalkan, melelahkan, menyisihkan, menguntukkan, menangguhkan, menyusun di atas rak, memasang di atas rak, melemarieskan, menepikan, menepiskan, menabung, menabungkan, berbelok, membongkar, bertengkar, berkelahi, merombengkan, mencampakkan, mencampak, memisahkan, mengasingkan, menjauhkan |
Kajian kata نُنسِهَا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata kerja : kata نُنسِهَا merupakan bentuk kata kerja. dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya. selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya 2 gender laki-perempuan : kata نُنسِهَا ini digunakan untuk laki-laki atau perempuan. 3 kata persetaraan : kata نُنسِهَا ini digunakan untuk memberikan keterangan, kata yang ada pada sebelum kata ini merupakan kata yang diterangkan sedangkan frasa atau kalimat yang muncul setelah kata persetaraan ini ( نُنسِهَا )merupakan uraiannya. 4 pola pertama : adapun untuk pola kata pertama ( فَعَلَ ) seperti ini memiliki makna: .melakukan yaitu me –, me – kan, atau me – i. 5 bentuk sedang / akan : kata نُنسِهَا merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi. 6 kata kerja pasif : kata نُنسِهَا ini tergolong dalam bentuk kata kerja pasif, artinya subyeknya dilakukan pekerjaan 7 diikuti kata ganti sebagai obyek : kata نُنسِهَا ini memiliki ganti nya. kata ganti ini dicirikan dengan adanya imbuan ha ( هَا ) pada akhir katanya. Dimana imbuan ha ( هَا ) ini bertindak sebagai obyeknya. |