Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 531
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ نَزَلَ بِعَائِشَةَ ضَيْفٌ فَأَمَرَتْ لَهُ بِمِلْحَفَةٍ لَهَا صَفْرَاءَ فَاحْتَلَمَ فِيهَا فَاسْتَحْيَا أَنْ يُرْسِلَ بِهَا وَفِيهَا أَثَرُ الِاحْتِلَامِ فَغَمَسَهَا فِي الْمَاءِ ثُمَّ أَرْسَلَ بِهَا فَقَالَتْ عَائِشَةُ لِمَ أَفْسَدَ عَلَيْنَا ثَوْبَنَا إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيهِ أَنْ يَفْرُكَهُ بِإِصْبَعِهِ رُبَّمَا فَرَكْتُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِإِصْبَعِي
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :صفراء
Arti kata shafrâu ( صفراء ) | kuning |
Jumlah pemakaian kata صَفْرَآءُ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata صَفْرَآءُ tersusun dari suku kata | ص-ف-ر Penggunaan kata dasar ص-ف-ر ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ص-ف-ر pada AlQuran | 5 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 5 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ص-ف-ر ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ص-ف-ر pada AlQuran | 3 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ص-ف-ر Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata warna kuning, kuning telur, cat kuning, orang berkulit kuning, kosong, nihil, orang yg tak berarti, tidak apa-apa, tak berguna, sandi, seorang yg tak berarti, kuning, berwarna kuning, kemuning, berkulit kuning, pengecut, peluit, siulan, debus, bunyi peluit, siul, puput, seruitan, tiupan, lengking, detdot, bunyi klakson, bunyi terompet, desis, bunyi suitan, desar, dekus, suara kurang puas, pukulan, tamparan, tumbukan, serangan, gebrakan, kemalangan, kesengsaraan, angin ribut, perkembangan, palu, angin topan, bayu, desah, lelucon, bunyi menciut-ciut, omongan, pipa, pembuluh, suling, bis, pipa cangkelong, uncui, udutan, buluh-buluh, empedu Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata memecahkan, menghitung, menguning, menjadi kuning, bersiul, bersuit, membunyikan peliut, menyuit, mendesing, membunyikan klakson, berteriak, mendesis, berdesir, membersut, mendesir, berdesau, mencemoohkan, mengejek, meniup, berembus, terengah-engah, bertiup, berhembus, menghembus, melayang, terbang, mengeluarkan, berkembang, mengangin, berpuput, membusa, membunyikan, mengingusi, membuang uang, berbunyi menciut-ciut, menulis omongan, menyalurkan, menyerukan, menyalurkan dgn pipa, meneriaki, mengejekkan |
Kajian kata صَفْرَآءُ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 kata benda abstrak atau penamaan : kata صَفْرَآءُ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (kuningnya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata صَفْرَآءُ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi. |