Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 4187
أَخْبَرَنَا خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بُوذُوَيْهِ أَنَّ مَعْمَرًا ذَكَرَهُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ الْفَأْرَةِ تَقَعُ فِي السَّمْنِ فَقَالَ إِنْ كَانَ جَامِدًا فَأَلْقُوهَا وَمَا حَوْلَهَا وَإِنْ كَانَ مَائِعًا فَلَا تَقْرَبُوهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :حولها
lewat sinilewat sini
lewat sini
lewat sini
lewat sini
lewat sini
lewat sinilewat sini
Arti kata chawlahâ ( حولها ) | di sekitarnya |
Jumlah pemakaian kata حَوْلَهَا | 3 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata حَوْلَهَا tersusun dari suku kata | ح-و-ل kata dasar ح-و-ل ini huruf hijaizah yang kedua yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ح-و-ل ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ح-و-ل pada AlQuran | 25 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 24 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 1 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ح-و-ل pada AlQuran | 17 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ح-و-ل Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata giliran, putaran, belokan, peralihan, kerut, belit, belitan, gelung, lilitan, lilit, katrol, kerekan, kerek, pelenturan, kelok, pelengkungan, tikungan, lengkungan, lengkung, kurfa, liku, sifat berliku-liku, gulungan, gulung, peredaran, kedatangan, kehadiran, pemogoka , pangkuan, riba, lejang, rotasi, perputaran, pergiliran, pusaran, revolusi, perubahan, pusingan, perkisaran, balingan, kisaran, gerakan berputar, kebingungan, perjalanan keliling dgn mobil, perjalanan cepat, twist, pelintir, simpul, sepeda, seri, edaran, roda, kemudi, setir, jentera, gelinding, sosok, ikalan, ikal, pesosok, bundaran lalu lintas, kili-kili, engkol, orang sinting, slenger, orang yg aneh, kunci, kunci pas, kunci Inggris, pilinan, sentakan, hiasan, suara gemetar, suara geletar, pertunjukan, penampilan, pameran, pementasan, putaranchange, alteration, modification, shift, switch, amendment, transformation, transmutation, conversion, turn, shifting, mutation, revolution, corruption, break, revulsion, adaptation, lapse, variance, transposition, contortion, emendation, vicissitude, chop, transposal, change-over Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata merubah, membelok, mengganti, menggerakkan, membingungkan |
Kajian kata حَوْلَهَا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 obyek : kata حَوْلَهَا ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna 3 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata حَوْلَهَا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah. 4 diikuti kata ganti sebagai obyek : kata حَوْلَهَا ini memiliki ganti nya. kata ganti ini dicirikan dengan adanya imbuan ha ( هَا ) pada akhir katanya. Dimana imbuan ha ( هَا ) ini bertindak sebagai obyeknya. |