Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 237
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ هُرْمُزَ الْأَعْرَجَ يَقُولُ حَدَّثَنِي نَاعِمٌ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ سُئِلَتْ أَتَغْتَسِلُ الْمَرْأَةُ مَعَ الرَّجُلِ قَالَتْ نَعَمْ إِذَا كَانَتْ كَيِّسَةً رَأَيْتُنِي وَرَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَغْتَسِلُ مِنْ مِرْكَنٍ وَاحِدٍ نُفِيضُ عَلَى أَيْدِينَا حَتَّى نُنْقِيَهُمَا ثُمَّ نُفِيضَ عَلَيْهَا الْمَاءَ قَالَ الْأَعْرَجُ لَا تَذْكُرُ فَرْجًا وَلَا تَبَالَهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :حتى
Arti kata chattâ ( حتى ) | sehingga |
Jumlah pemakaian kata حَتَّىٰ | 95 kali. Rinciannya ada disini |
Makna dari penggunaan kata harf حَتَّىٰ | |
Kajian kata حَتَّىٰ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata حَتَّىٰ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata حَتَّىٰ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. |