Hadits riyawat : AbuDaud dengan nomor hadits : 1986
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ عَنْ الْحَسَنِ فِي رَجُلٍ كَانَ بِمِصْرٍ مِنْ الْأَمْصَارِ فَصَامَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَشَهِدَ رَجُلَانِ أَنَّهُمَا رَأَيَا الْهِلَالَ لَيْلَةَ الْأَحَدِ فَقَالَ لَا يَقْضِي ذَلِكَ الْيَوْمَ الرَّجُلُ وَلَا أَهْلُ مِصْرِهِ إِلَّا أَنْ يَعْلَمُوا أَنَّ أَهْلَ مِصْرٍ مِنْ أَمْصَارِ الْمُسْلِمِينَ قَدْ صَامُوا يَوْمَ الْأَحَدِ فَيَقْضُونَهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :المسلمين
Arti kata almuslimîna ( المسلمين ) | orang-orang yang berserah diri / patuh |
Jumlah pemakaian kata ٱلْمُسْلِمِينَ | 11 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الْمُسْلِمِينَ tersusun dari suku kata | س-ل-م Penggunaan kata dasar س-ل-م ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata س-ل-م pada AlQuran | 140 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 112 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 28 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar س-ل-م pada AlQuran | 64 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar س-ل-م Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata salam, skala, neraca, timbangan, sisik, derajat, kerak air, jenjang Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menimbang, membersihkan sisik, menyisiki, mendaki, mengelupas, menyampaikan, menyerahkan, memberi, membawakan, mengantarkan, menghasilkan, memberi hasil, membebaskan, melepaskan, menyelamatkan, mengucapkan, memperlepas, memperlepaskan, mengakui, mengenali, mengenal, sadar, menghargai, menerima, insaf, memperakui, mengizinkan, mengabulkan, menghadiahi, membenarkan, mengaruniakan, menuruti |
Kajian kata الْمُسْلِمِينَ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata الْمُسْلِمِينَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 obyek : kata الْمُسْلِمِينَ ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna 4 kata benda jamak laki-laki : kata الْمُسْلِمِينَ ini merupakan kata benda untuk jamak laki-laki |