Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 15551

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي غَرَزَةَ قَالَ أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي السُّوقِ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ السُّوقَ يُخَالِطُهَا اللَّغْوُ وَحَلِفٌ فَشُوبُوهَا بِصَدَقَةٍ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :اللغو

Arti kata allaghwi ( اللغو )perkara yang sia-sia
Jumlah pemakaian kata ٱللَّغْوِ1 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata اللَّغْوِ tersusun dari suku kata ل-غ-و

kata dasar ل-غ-و ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar ل-غ-و ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ل-غ-و pada AlQuran
11 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 10 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 1 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ل-غ-و pada AlQuran7 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ل-غ-و

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata kegugupan, kicauan, omong kosong, nonsen, khayalan, sinar bulan, khayal, obrolan, percakapan ramah tamah, kecebong, chat, chatter, chitchat, small talk, gab, babble, tale, talk, gup, prattle, scandal, gukabar angin, buah mulut, gunjing, ocehan, belu-belai, kongko, cengkerama, retak, celah, letusan, dentuman, percobaan, bobos, rekah, bunyi tajam, suara nyaring, keparauan, sesuatu yg sangat baik, suara laki-laki dewasa, cakap angin, kecek, kecek-kecek, kesenangan bicara

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
berkicau, bercicit, beromong, beromong kosong, terkekek-kekek, terkikik-kikik, terkikih-kikih, mengobrol, bergunjing, mengoceh, menceloteh, merepet, menggigil, mengomong kosong, mericau, gemeletak, gemertak, mengobrolkan, bermulut, bercakap-cakap, omong-omong, retak, meretak, memecahkan, pecah, membuka, meretakkan, meletik, menguasai, membuktikan, menggilakan, menjadi tdk berdaya, menodai nama baik, berlagak
Kajian kata اللَّغْوِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 kata benda abstrak atau penamaan : kata اللَّغْوِ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (perkara yang sia-sianya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata اللَّغْوِ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi.

3 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata اللَّغْوِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Disclaimer / penafian