Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 3259
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَأْكُلُوا بِالشِّمَالِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِالشِّمَالِ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الشيطان
Arti kata a(l)sysyaythânu ( الشيطان ) | syaitan |
Jumlah pemakaian kata ٱلشَّيْطَٰنُ | 34 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الشَّيْطَٰنُ tersusun dari suku kata | ش-ي-ط-ن kata dasar ش-ي-ط-ن ini huruf hijaizah yang kedua yaitu ي yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ش-ي-ط-ن ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ش-ي-ط-ن pada AlQuran | 88 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 88 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ش-ي-ط-ن ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ش-ي-ط-ن pada AlQuran | 13 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ش-ي-ط-ن Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata iblis, syaitan, orang malang, ijajil, orang yg penuh tipu dayanya, jin Tidak ada kata kerja yang berkaitan kata dasar ini |
Kajian kata الشَّيْطَٰنُ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata الشَّيْطَٰنُ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata الشَّيْطَٰنُ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 4 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الشَّيْطَٰنُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah. 5 Subyek didahului katakerja : kata الشَّيْطَٰنُ sebagai subyek mendahului katakerja yaitu فَأَزَلَّهُمَا |