Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 3215
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنْ الدَّوَابِّ النَّمْلَةِ وَالنَّحْلِ وَالْهُدْهُدِ وَالصُّرَدِ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الدواب
Arti kata a(l)ddawâbbi ( الدواب ) | binatang melata |
Jumlah pemakaian kata ٱلدَّوَآبِّ | 2 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الدَّوَآبِّ tersusun dari suku kata | د-ب-ب Penggunaan kata dasar د-ب-ب ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata د-ب-ب pada AlQuran | 18 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 18 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar د-ب-ب ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar د-ب-ب pada AlQuran | 6 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar د-ب-ب Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata yg bergerak pelan-pelan, gerak yg pelan sekali, gaya renang bebas. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menanggung, tahan, memikul, betah, melahirkan, beranak, menghasilkan, tanggung, mengandung, merangkak, merayap, berjalaran, menggerayang, jalan dgn perlahan, merasa seperti ada yg merayap, jalan dgn pelan-pelan, maju dgn pelan-pelan, membuahkan, menyandang, berhubungan, menyinggung, menunjang, memperanakkan, menuju, membelok. |
Kajian kata الدَّوَآبِّ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata benda : kata الدَّوَآبِّ termasuk dalam jenis kata benda. adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang. 2 kata benda abstrak atau penamaan : kata الدَّوَآبِّ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata الدَّوَآبِّ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi. |