Hadits riyawat : bukhari dengan nomor hadits : 1576
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ ارْكَبْهَا فَقَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ فَقَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ قَالَ ارْكَبْهَا وَيْلَكَ فِي الثَّالِثَةِ أَوْ فِي الثَّانِيَةِ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :إنها
lewat sinilewat sini
lewat sinilewat sini
Arti kata innahâ ( إنها ) | bahwasanya ia |
Jumlah pemakaian kata إِنَّهَا | 14 kali. Rinciannya ada disini |
Kajian kata إِنَّهَا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata إِنَّهَا ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata إِنَّهَا ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 diikuti kata ganti sebagai obyek : kata إِنَّهَا ini memiliki ganti nya. kata ganti ini dicirikan dengan adanya imbuan ha ( هَا ) pada akhir katanya. Dimana imbuan ha ( هَا ) ini bertindak sebagai obyeknya. |