Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 21861
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنِي مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُولُوا لِلْمُنَافِقِ سَيِّدَنَا فَإِنَّهُ إِنْ يَكُ سَيِّدَكُمْ فَقَدْ أَسْخَطْتُمْ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :أبي
Arti kata abî ( أبي ) | ayahku |
Jumlah pemakaian kata أَبِىٓ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata أَبِىٓ tersusun dari suku kata | ا-ب-و kata dasar ا-ب-و ini huruf hijaizah yang pertama yaitu ا yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. kata dasar ا-ب-و ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu و yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ا-ب-و ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ا-ب-و pada AlQuran | 116 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 116 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ا-ب-و ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ا-ب-و pada AlQuran | 54 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ا-ب-و Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata bapak, sang ayah, papa, sang bapa, leluhur, baginda, maharaja, pak, letupan, letusan, induk, ibu, indung, baba, majikan, babe, nakhoda, kepala, ayah Tidak ada kata kerja yang berkaitan kata dasar ini |
Kajian kata أَبِىٓ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 kata yang memiliki makna sangat : kata أَبِىٓ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja. 3 keterangan : kata أَبِىٓ ini digunakan untuk menerangkan obyek sebelumnya yaitu لِىٓ 4 diikuti kata ganti kepemilikan aku : kata أَبِىٓ ini memiliki kata ganti kepemilikan ku. adapun cirinya adalah adanya imbuan akhir berupa iy ( ي ) , yang menunjukkan kata ganti kepemilikan orang pertama tunggal (ku). Kata ganti iy ( ي ) ini berfungsi sebagai pemilik dari kata arabUnicodeOriginal (yang artinya ayahku). |