Ayat ini memberikan penegasan mengenai keadilan mutlak Allah dalam
memberikan balasan amal, menolak anggapan bahwa Dia akan berbuat
zalim sedikit pun, dan menjanjikan pahala berlipat ganda bagi amal
kebaikan.
I. Bagian Pertama:
Penegasan Keadilan Mutlak Allah
Kata
|
I'rāb (Kedudukan
Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
إِنَّ
(Inna)
|
Harf Taukid
(Huruf Penguat/Penegasan)
|
Menunjukkan kepastian.
|
اللَّهَ
(Allāha)
|
Ism Inna (Subjek
Inna)
|
Manṣūb
(berharakat fatḥah).
|
لَا
يَظْلِمُ (Lā yaẓlimu)
|
Lā Nāfiyah dan
Fi'l Muḍāri'
|
Marfū'
(berharakat ḍammah). Fā'il-nya ḍamīr
mustatir kembali ke Allah. Kalimat ini adalah Khabar
Inna pada posisi raf'.
|
مِثْقَالَ
(Miṯqāla)
|
Maf'ūl bih
(Objek)
|
Manṣūb
(berharakat fatḥah). Artinya: "seberat."
Muḍāf.
|
ذَرَّةٍ
(Ḏarratin)
|
Muḍāf Ilaih
(Sandaran Kata)
|
Majrūr
(berharakat kasrah). Artinya: "zarrah/biji sawi."
|