Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 239

Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka salatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (salatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.

Irab Surat AlBaqarah ayat 239




1. Bagian Awal: Ketentuan Salat dalam Keadaan Khauf (Takut)

Kata

Jenis I'rab

Kedudukan / Keterangan

فَإِنْ (Fa in)

Harf

Fā' istī'nāf (permulaan). In harf syart (syarat), jāzimah (menjazmkan).

خِفْتُمْ (Khiftum)

Fi'il Mādhī

Fi'il mādhī pada posisi jazm (fi'il syarat), tum fā'il (subjek).

فَرِجَالًا (fa rijālan)

Harf + Ism

Fā' al-jāmi'ah (jawab syarat). Rijālan ḥāl (keadaan) manshūb dengan fathah. (Artinya: dalam keadaan berjalan kaki). Fi'il dan Fā'il yang berkaitan dengan rijālan dibuang (maḥdzūf), taqdīrnya: fa ṣallū rijālan (maka salatlah sambil berjalan kaki).

أَوْ رُكْبَانًا (au rukbānan)

Harf + Ism

Au harf 'athf (atau). Rukbānan di-'athf pada rijālan (sebagai ḥāl), manshūb. (Artinya: dalam keadaan berkendara).


2. Bagian Kedua: Perintah Salat dalam Keadaan Aman

Kata

Jenis I'rab

Kedudukan / Keterangan

فَإِذَآ (fa idzā)

Harf + Dzarf Syart

Fā' harf 'athfIdzā dzarf (kata keterangan waktu) mengandung makna syarat.

أَمِنتُمْ (amintum)

Fi'il Mādhī

Fi'il mādhī pada posisi jar (majrūr) sebagai mudhāf ilaih bagi idzāTum fā'il.

فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ (fadhkurū Allāha)

Harf + Fi'il Amr + Ism

Fā' al-jāmi'ah (jawab syarat). Udhkurū fi'il amrWāwu fā'ilAllāha maf'ūl bihmanshūbJumla ini adalah jawab syart bagi idzālā mahalla lahā min al-i'rāb.

كَمَا عَلَّمَكُم (kamā 'allamakum)

Harf + Ism + Fi'il

Kāf harf jarr (sebagai shifat bagi maf'ūl mutlaq yang tersembunyi).  mashdariyyah (kata mashdar). 'Allama fi'il mādhīKāf maf'ūl bih awwal (objek pertama). Al-mashdar al-mu'awwal (ka-ta'līmi-kum) dalam posisi jar oleh kāf. (Al-jār wa al-majrūr berkaitan dengan udzkurū).

مَّا لَمْ تَكُونُوا۟ تَعْلَمُونَ (mā lam takūnū ta'lamūna)

Ism + Harf + Fi'il + Fi'il

 ism mausūl (kata sambung) dalam posisi nashb sebagai maf'ūl bih tsānī (objek kedua) bagi 'allamaLam harf jazmTakūnū fi'il mudhāri' nāqish majzūm dengan hadzf an-nūnWāwu ism takūnū (subjek kāna). Ta'lamūna fi'il mudhāri' marfū'jumla ini khabar takūnū (predikat kāna), manshūb secara mahallJumla lam takūnū ta'lamūna adalah shilah al-mausūl bagi .


💡 Poin Utama I'rab Ayat 239

  1. Fi'il Jawab Syart yang Dibuang:

    • Fa Rijālan (فَرِجَالًا): Ini adalah bagian yang paling penting. Rijālan adalah Ḥāl (keadaan), dan ia adalah jawab syarat bagi In Khiftum. Namun, jawab syarat aslinya, yaitu kata kerja perintah salat, dibuang (maḥdzūf). Taḳdīr (perkiraan) lengkapnya adalah: "Maka jika kalian takut, (salatlah) dalam keadaan berjalan kaki (Rijālan) atau (salatlah) dalam keadaan berkendara (Rukbānan)."

  2. Idzā Amintum (فَإِذَآ أَمِنتُمْ): Ini adalah syarat kedua. Jawab syaratnya adalah Fadhkurū Allāha (Maka ingatlah Allah), yang merupakan perintah untuk kembali salat normal dan berzikir kepada Allah.

  3. Kamā 'Allamakum (كَمَا عَلَّمَكُم): Kāf di sini adalah harf tasybīh (huruf perumpamaan), yang diikuti oleh mā mashdariyyah. Maknanya: "Berzikirlah kepada Allah sebagaimana Ia telah mengajarkan kepada kalian..."

  4. Mā Lam Takūnū Ta'lamūn (مَّا لَمْ تَكُونُوا۟ تَعْلَمُونَ):  di sini adalah Maf'ūl bih Tsānī (objek kedua) bagi 'allamakum. Allah mengajarkan mereka sesuatu (yaitu hukum-hukum syariat dan cara salat dalam keadaan takut) yang sebelumnya lam takūnū ta'lamūn (mereka tidak ketahui).