Ayat
ini merupakan kelanjutan logis dari perbandingan antara dua golongan
pada ayat 162 (pengikut ridha Allah vs. pengikut murka-Nya). Ayat
ini menegaskan bahwa kedua golongan tersebut memiliki tingkatan
derajat yang berbeda-beda di sisi Allah.
I'rab
Surah Ali 'Imran Ayat 163
|
Kata
|
Jenis
Kata
|
I'rab (Kedudukan)
|
Penjelasan
|
|
هُمْ
|
Dhamir
Munfashil
|
Mabni
'Ala As-Sukun fi mahalli Rafa'
|
Mubtada' (Kembali
kepada dua golongan yang disebutkan pada ayat 162).
|
|
دَرَجَاتٌ
|
Isim (Jamak)
|
Marfu' (Kedudukan Rafa')
|
Khabar bagi هُمْ.
|
|
عِنْدَ
|
Isim (Dzarf)
|
Manshub (Kedudukan Nashab). Mudhaf.
|
Dzarfu
Makān. Muta'alliq dengan دَرَجَاتٌ (atau Sifat yang
dibuang: darajātun
kā'inatun 'inda Allāh).
|
|
اللَّهِ
|
Isim
Jalalah
|
Majrur
|
Mudhaf
Ilaih bagi عِنْدَ.
|
|
وَاللَّهُ
|
Huruf
Isti'nāf + Isim Jalalah
|
اللَّهُ adalah Mubtada'.
|
Memulai
kalimat penutup (penegasan kekuasaan Allah).
|
|
بَصِيرٌ
|
Isim (Ṣifat
Mubālaghah)
|
Marfu' (Kedudukan Rafa')
|
Khabar bagi اللَّهُ.
|
|
بِ
|
Haraf
Jarr
|
Haraf
Jarr (Tentang/Terhadap).
|
|
|
مَا
|
Isim
Maushul/Mashdarīyah
|
Mabni
'Ala As-Sukun fi mahalli Jarr
|
Isim
Majrur oleh بِ.
|
|
يَعْمَلُونَ
|
Fi'il
Mudhāri' + Dhamir
|
Fi'il dan Fā'il (وا).
|
Shilah
Al-Maushul bagi مَا.
|
|
بِمَا
يَعْمَلُونَ
|
Syibhul
Jumlah
|
Muta'alliq dengan بَصِيرٌ.
|
|
📝
Catatan
Penting Mengenai I'rab:
Darajātun
(دَرَجَاتٌ): Meskipun Mubtada' (هُمْ)
adalah jamak mudzakkar (laki-laki), Khabar-nya
(دَرَجَاتٌ)
berbentuk jamak mu'annats (perempuan).
Ini umum dalam bahasa Arab, karena دَرَجَاتٌ adalah
jamak dari benda mati/konsep, atau karena yang dimaksud adalah
mereka terbagi dalam tingkatan-tingkatan (yang bisa
berupa mu'annats).
Penegasan
Al-Baṣīr (بَصِيرٌ): Ayat
ditutup dengan penegasan sifat Allah yang Maha Melihat (بَصِيرٌ)
terhadap segala amal perbuatan (بِمَا
يَعْمَلُونَ),
yang menguatkan alasan mengapa terdapat perbedaan derajat yang
begitu jelas antara kedua golongan tersebut.