<<<==ayat berikutnya | Al-Isra ayat ke 49 | ayat sebelumnya ===>> |
وَقَالُوٓا۟ أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًا وَرُفَٰتًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًا جَدِيدًا |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | عِظَٰمًا pada surat 17.Al-Isra ayat ke 49 Juz ke : 15 Halaman : 286 Baris ke : 15 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | 'idhâman |
Arti kata xidhâman ( عظاما ) | tulang belulang |
Jumlah pemakaian kata عِظَٰمًا | 4 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata عِظَٰمًا tersusun dari suku kata | ع-ظ-م Penggunaan kata dasar ع-ظ-م ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ع-ظ-م pada AlQuran | 128 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 125 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 3 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ظ-م pada AlQuran | 18 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ع-ظ-م Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata duri, puncak, hiasan menara di gedung-gedung, kejayaan, kemenangan, nilai, harga, kadar, arti, kimat, keagungan, keindahan, kecemerlangan, kebanggaan, cahaya kemuliaan, semarak, jumlah besar, bagian terbesar, ukuran besar, balung, kemuliaan, keangkuhan, kesombongan, tingginya yg tinggi sekali, dolar, rmemuliakan, meninggikan derajat, mempermulia, mengangkat menjadi bangsawan, sesuatu yg terbuat dr tulang. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mempelajari, membanggakan, memperbesar, menghiasi dgn menara, menghargai, menilai, mengumpulkan, kelihatan seolah-olah penting, kelihatan seolah-olah besar, menambah, menambahkan, memuji, memuji-muji, menobatkan, menakhtakan, menempatkan di atas takhta, memperlipat, memperlipatkan, memperlipatgandakan, membesar-besarkan, berlebihan, melebih-lebihkan, memuliakan, mengagungkan, memuja, menjunjungtinggikan, memuja-muja, berlebih-lebihan, merasa bangga, menulangi, mencuri, menjadi perkasa. |
Kajian kata عِظَٰمًا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 obyek : kata عِظَٰمًا ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna 3 jamak tidak teratur : kata عِظَٰمًا ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya. 4 kata benda atau menerangkan kata sifat : kata عِظَٰمًا ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat. 5 kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3 |