<<<==ayat berikutnya

Ali-Imran ayat ke 187

ayat sebelumnya ===>>

وَإِذْ أَخَذَ الـلَّـهُ مِيثَٰقَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ لَتُبَيِّنُنَّهُۥ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُۥ فَنَبَذُوهُ وَرَآءَ ظُهُورِهِمْ وَٱشْتَرَوْا۟ بِهِۦ ثَمَنًا قَلِيلًا فَبِئْسَ مَا يَشْتَرُونَ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

muaiqlysudais
afasyabdulbasit

Kajian kata فَنَبَذُوهُ pada surat Ali-Imran ayat ke 187
Bacaan dalam tulisan arab latin fanabadzûhu
Arti kata fanabadzûhu ( فنبذوه )lalu (mereka) melemparkannya
Jenis kata kata kerja aktif bentuk lampau
Jumlah pemakaian kata فنبذوه1
Kata فَنَبَذُوهُ tersusun dari suku kata ن-ب-ذ
pola pertamaadapun untuk pola kata pertama seperti ini memiliki makna:
.melakukan yaitu me –, me – kan, atau me – i.

bentuk ini merupakan bentuk dari kata dasar yang dipakai dalam bahasa arab. serta yang dijadikan rujukan dalam penyusunan urutan kata yang dipakai pada kamus bahasa arab.

Jumlah pemakaian pola kata ن-ب-ذ12
Makna dari kata dasar ن-ب-ذ Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tampikan, tolakan, penampikan, keingkaran, hak menolak, penyangkalan, bantahan, sangkalan, peniadaan, penanggalan, hal tdk mengakui, pembuangan, deklinasi, jadwal, pemecatan, pembubaran, pembebasan, penyingkiran, pengeluaran, tantangan, keberatan, ajakan, teguran, negatif, klise, gambar negatif, kata ingkar, pencegahan, penangkisan, penghindaran, tangkisan, pengusiran, celaan, kutuk, kutukan, pemukulan mundur, pelarangan, larangan, resesi, pengunduran, ceruk, keturunan, penyerahan, tolak, kerah yg terlipat ke bawah, penolakan , penembakan, pembakaran, bahan bakar, pelepasan, keluarnya, pembongkaran, pemberhentian, kotoran, pemindahan, penghilangan, pembersihan, pemusnahan, penangguhan, penskorsan, penggantungan, pengskorsan, penyangga, sepatu bot, lars, sepatu tinggi, bagian bagasi, untung, pemecatan , pengungsian, pengosongan, pengelakan, dalih
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menampik, mengusir, membuang, mengeluarkan, memecat, melepaskan, mengundurkan, menolak, membongkar. menghilangkan, memusnahkan
Kajian kata فَنَبَذُوهُ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 imbuan : kata فَنَبَذُوهُ ini memiliki imbuan fa ( فَ ), imbuan fa ( فَ ) ini memberikan makna maka atau lalu.

2 kata kerja bentuk lampau : kata فَنَبَذُوهُ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3 kata kerja aktif : kata فَنَبَذُوهُ ini tergolong kata kerja aktif, artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4 subyek pelaku : kata kerja فَنَبَذُوهُ ini subyek pelakunya adalah mereka para laki-laki yang jumlahnya lebih dari dua orang.

5 diikuti kata ganti kepemilikan dia laki-laki : kata فَنَبَذُوهُ ini memiliki kata ganti kepemilikan nya(dia laki-laki tunggal). kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hu ( هُ ) pada akhir katanya

فَٱنتَبَذَتْفَنَبَذْنَٰهُمْفَنَبَذْنَٰهُفَنَبَذْتُهَافَنَبَذُوهُ
نَّبَذَهُۥنَبَذَلَيُنۢبَذَنَّلَنُبِذَفَٱنۢبِذْ
ٱنتَبَذَتْ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَلَا تَكْتُمُونَهُۥ فَنَبَذُوهُ وَرَآءَ ظُهُورِهِمْ
dan jangan menyembunyikannya lalu (mereka) melemparkannya di belakang punggung mereka
Ali-Imran:187فَنَبَذُوهُ
فَنَبَذْتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتْ لِى نَفْسِى
lalu melemparkannya dan demikianlah (ia) telah benar-benar menggoda bagiku/kepadaku diri
Thaahaa:96فَنَبَذْتُهَا
فَنَبَذْنَٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌ
lalu melemparkan dia tanah kosong/tandus dan/sedang dia sakit
Ash-Shaafaat:145فَنَبَذْنَٰهُ
فَأَخَذْنَٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنَٰهُمْ فِى ٱلْيَمِّ
maka (kami) ambil/siksa dia dan para bala tentaranya lalu melemparkan mereka pada, di, dalam laut
Al-Qashash:40فَنَبَذْنَٰهُمْ
فَأَخَذْنَٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنَٰهُمْ فِى ٱلْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌ
maka (kami) ambil/siksa dia dan para bala tentaranya lalu melemparkan mereka pada, di, dalam laut dan dia (ia[lk]) yang sangat tercela
Adz-Dzaariyaat:40
فَحَمَلَتْهُ فَٱنتَبَذَتْ بِهِۦ مَكَانًا قَصِيًّا
maka ia mengandungnya lalu ia meninggalkan/menjauhkan dengannya tempat/kedudukan yang jauh
Maryam:22فَٱنتَبَذَتْ
فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ
maka lemparkan/kembalikan kepada mereka atas/terhadap yang sama jujur
Al-Anfaal:58فَٱنۢبِذْ
لَنُبِذَ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ
tentu telah dilemparkan tanah tandus/kosong dan ia (ia[lk]) yang dicela
Al-Qalam:49لَنُبِذَ
كَلَّا لَيُنۢبَذَنَّ فِى ٱلْحُطَمَةِ
sekali-kali tidak sungguh akan dilemparkan pada, di, dalam Hutamah
Al-Humazah:4لَيُنۢبَذَنَّ
نَبَذَ فَرِيقٌ مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ كِتَٰبَ الـلَّـهِ
(ia) melemparkan segolongan dari orang-orang yang (mereka[lk]) diberi kitab kitab/catatan Allah
Al-Baqarah:101نَبَذَ
نَّبَذَهُۥ فَرِيقٌ مِّنْهُم
melemparkannya segolongan dari mereka
Al-Baqarah:100نَّبَذَهُۥ
إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا
ketika (ia) kemudian melemparkan dari keluarganya tempat/kedudukan sebelah timur
Maryam:16ٱنتَبَذَتْ
إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا
ketika (ia) kemudian melemparkan dari keluarganya tempat/kedudukan sebelah timur
Maryam:16