<<<==ayat berikutnya

Ali-Imran ayat ke 107

ayat sebelumnya ===>>

وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱبْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِى رَحْمَةِ الـلَّـهِ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱبْيَضَّتْ pada surat Ali-Imran ayat ke 107

Bacaan dalam tulisan arab latin ibyadhdhat
Jenis kata kata kerja aktif bentuk lampau
Arti kata ٱبْيَضَّتْ (ia) menjadi putih (berseri)
Jumlah pemakaian kata ٱبْيَضَّتْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱبْيَضَّتْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب ي ض
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ض
Makna dari kata dasar ب ي ض :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pemutih, obat kelantang, obat pengelantang

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna melumas dgn telur, pemutih, obat kelantang, obat pengelantang, memutihkan, mengelantang, memutih, membuat putih, memucat, menjadi pucat, membuat pucat

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب ي ض dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata ٱبْيَضَّتْ ditinjau dari aspek makna :

kata ٱبْيَضَّتْ ini masuk dalam pola kata ke :4

adapun makna dari pola kata keempat ini adalah :

1. mencipta,

2.memasuki

3. mewujudkan

format : alif-k1k2ak3a

Kajian kata ٱبْيَضَّتْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata ٱبْيَضَّتْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata ٱبْيَضَّتْ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja aktif : kata ٱبْيَضَّتْ ini tergolong kata kerja aktif, artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata kerja ٱبْيَضَّتْ ini subyek pelakunya adalah seorang perempuan.

Pemakaian kata dasar ب ي ض pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَابْيَضَّتْ عَيْنَاهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظِيمٌ Yusuf 84

 

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ Ali-Imran 106

 

وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ Ali-Imran 107

 

وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ Faathir 27

 

وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاء لِلنَّاظِرِينَ Al-A'raaf 108
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاء لِلنَّاظِرِينَ Asy-Syu'araa' 33

 

وَاضْمُمْ يَدَكَ إِلَى جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ Thaahaa 22
تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ An-Naml 12
اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاء مِنْ غَيْرِ سُوءٍ Al-Qashash 32
بَيْضَاء لَذَّةٍ لِّلشَّارِبِين Ash-Shaafaat 46

 

كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ Ash-Shaafaat 49

 

الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ Al-Baqarah 187