<<<==ayat berikutnya

Al-Mulk ayat ke 19

ayat sebelumnya ===>>


أَوَ لَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَٰٓفَّٰتٍ وَيَقْبِضْنَ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا ٱلرَّحْمَٰنُ إِنَّهُۥ بِكُلِّ شَىْءٍۭ بَصِيرٌ

Kajian kata

ٱلطَّيْرِ pada surat Al-Mulk ayat ke 19

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)ththayri
Arti kata ٱلطَّيْرِ burung-burung
Jumlah pemakaian kata ٱلطَّيْرِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 6 kali
Kata ٱلطَّيْرِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ط ي ر
huruf pertama k1=ط , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ط ي ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna unggas, burung

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ط ي ر dalam AlQuran 29 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 25 kali, dipakai kata kerja sebanyak 4 kali

Kajian kata ٱلطَّيْرِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلطَّيْرِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلطَّيْرِ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلطَّيْرِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلطَّيْرِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Pemakaian kata dasar ط ي ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ Al-An'aam 38

 

وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُواْ بِمُوسَى وَمَن مَّعَهُ Al-A'raaf 131

 

وَالْأَرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُ An-Nuur 41

 

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ An-Naml 17

 

وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِينَ Al-Anbiyaa' 79
يَاجِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ Saba' 10
وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً كُلٌّ لَّهُ أَوَّابٌ Shaad 19

 

قَالَ طَائِرُكُمْ عِندَ اللَّهِ An-Naml 47
قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ أَئِن ذُكِّرْتُم بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ YaaSiin 19

 

أَلاَ إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِندَ اللّهِ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ Al-A'raaf 131

 

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ Al-An'aam 38

 

وَكُلَّ إِنسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَآئِرَهُ فِي عُنُقِهِ Al-Isra 13

 

وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ Al-Waqii'a 21

 

كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللّهِ Ali-Imran 49
فَتَنفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِي وَتُبْرِىءُ الأَكْمَهَ وَالأَبْرَصَ بِإِذْنِي Al-Maidah 110
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ Al-Fiil 3

 

قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ YaaSiin 18

 

يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا Al-Insaan 7

 

قَالُوا اطَّيَّرْنَا بِكَ وَبِمَن مَّعَكَ An-Naml 47

 

تَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْهُ نَبِّئْنَا بِتَأْوِيلِهِ Yusuf 36
وَأَمَّا الآخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ الطَّيْرُ مِن رَّأْسِهِ Yusuf 41
فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ Al-Hajj 31

 

قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِ Al-Baqarah 260
كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللّهِ Ali-Imran 49
وَإِذْ تَخْلُقُ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ بِإِذْنِي Al-Maidah 110
أَلَمْ يَرَوْاْ إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاء An-Nahl 79
وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ الطَّيْرِ An-Naml 16
أَوَ لَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ Al-Mulk 19

 

وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لاَ أَرَى الْهُدْهُدَ An-Naml 20