<<<==ayat berikutnya

Al-Mulk ayat ke 5

ayat sebelumnya ===>>

وَلَقَدْ زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَجَعَلْنَٰهَا رُجُومًا لِّلشَّيَٰطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ ٱلسَّعِيرِ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

ٱلسَّعِيرِ pada surat Al-Mulk ayat ke 5

Bacaan dalam tulisan arab latin alssa'îri
Arti kata ٱلسَّعِيرِ nyala api/neraka
Jumlah pemakaian kata ٱلسَّعِيرِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 9 kali
Kata ٱلسَّعِيرِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ع ر
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ع, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar س ع ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna penyakit gila, harganya, kimat, hadiah, biaya, ongkos, bea, biaya sidang, korban, nilai, arti, kadar, laju, suku, angka, kecepatan, kurs, harta, harta benda, tuduhan, isi, beban, pajak, cukai, pungutan, tunjangan, uang saku, kelonggaran, upah, uang jajan, satuan, nama, golongan agama, pengukur, sosok, tokoh, gambar, figur

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membakar, menyala, membara, menghanguskan, bernyala, memboroskan, mencetuskan, memecat, melepaskan, menyalakan, merangsang, membedil, matang, terbakar, kena api, menjadi panas dan menyala, terangsang, mengobarkan, menggelorakan, meradang, membarakan, memanggang, terpanggang, menggoreng tanpa minyak, memperapikan, merendang, menanyai dgn keras, memeriksa dgn terus-menerus, mengubah warna karena panas, menyakiti hati, kena kebakaran, mengeringkan, mengkritik, merugikan, makan, menyantap, merusak, cas, mencekik, menghancurkan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ع ر dalam AlQuran 21 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 20 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata : 1 ٱلسَّعِيرِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلسَّعِيرِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلسَّعِيرِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلسَّعِيرِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata yang memiliki makna sangat : kata ٱلسَّعِيرِ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

5. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلسَّعِيرِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Pemakaian kata dasar س ع ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

ٱلسَّعِيرِوَسُعُرٍوَسَعِيرًاسُعِّرَتْسَعِيرًا
ٱلسَّعِيرِ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِى بُطُونِهِمْ نَارًا وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
sesungguhnya/hanyalah makan pada / di meninggalkan mereka api dan masuk api yang menyala-nyala
An-Nisa:10سَعِيرًا
فَإِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَٰفِرِينَ سَعِيرًا
maka sesungguhnya (kami) jaminan / sangkaan bagi orang-orang kafir api yang menyala-nyala
Al-Fath:13
وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا
dan akan masuk api yang menyala-nyala
Al-Inshiqaaq:12
إِنَّ الـلَّـهَ لَعَنَ ٱلْكَٰفِرِينَ وَأَعَدَّ لَهُمْ سَعِيرًا
sesungguhnya Allah (ia) mengutuk orang-orang yang membangkang / kafir dan telah sediakan bagi mereka api yang menyala-nyala
Al-Ahzab:64
بَلْ كَذَّبُوا۟ بِٱلسَّاعَةِ وَأَعْتَدْنَا لِمَن كَذَّبَ بِٱلسَّاعَةِ سَعِيرًا
bahkan/tetapi (mereka) mendustakan dengan kiamat dan (kami) menyediakan bagi orang (ia) telah sungguh-sungguh mendustakan dengan kiamat api yang menyala-nyala
Al-Furqon:11
كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَٰهُمْ سَعِيرًا
setiap (ia[pr]) padam (kami) tambahkan kepada mereka api yang menyala-nyala
Al-Isra:97
وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًا
dan cukuplah neraka jahanam api yang menyala-nyala
An-Nisa:55
وَإِذَا ٱلْجَحِيمُ سُعِّرَتْ
dan apabila neraka jahim dibakar
At-Takwiir:12سُعِّرَتْ
إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَٰفِرِينَ سَلَٰسِلَا۟ وَأَغْلَٰلًا وَسَعِيرًا
sesungguhnya (kami) (kami) telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai-rantai dan belenggu-belenggu dan neraka yang menyala-nyala
Al-Insaan:4وَسَعِيرًا
إِنَّ ٱلْمُجْرِمِينَ فِى ضَلَٰلٍ وَسُعُرٍ
sesungguhnya orang-orang yang berdosa pada / di tambahan kesesatan dan siksaan-siksaan
Al-Qamar:47وَسُعُرٍ
إِنَّآ إِذًا لَّفِى ضَلَٰلٍ وَسُعُرٍ
sesungguhnya (kami) apabila benar-benar dalam tambahan kesesatan dan siksaan-siksaan
Al-Qamar:24
لَوْ كَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ يَدْعُوهُمْ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ
walaupun dan (ia) adalah syaitan (mereka) menyeru (mereka) kepada azab nyala api/neraka
Luqman:21ٱلسَّعِيرِ
إِنَّمَا يَدْعُوا۟ حِزْبَهُۥ لِيَكُونُوا۟ مِنْ أَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ
sesungguhnya hanyalah menyeru golongannya supaya (mereka[lk]) adalah dari kaum/golongan nyala api/neraka
Faathir:6ٱلسَّعِيرِ
وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ ٱلسَّعِيرِ
dan (kami) menyediakan bagi mereka siksa nyala api/neraka
Al-Mulk:5
مَا كُنَّا فِىٓ أَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ
tidaklah (mereka) adalah pada / di kaum/golongan nyala api/neraka
Al-Mulk:10
فَٱعْتَرَفُوا۟ بِذَنۢبِهِمْ فَسُحْقًا لِّأَصْحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ
maka mereka mengakui dengan dosa-dosa mereka maka kebinasaan untuk kaum/golongan nyala api/neraka
Al-Mulk:11
وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ
dan barang siapa (ia) berpalinglah/menyimpang diantara mereka dari urusan kami dirasakan kepadanya dari azab nyala api/neraka
Saba':12
وَيَهْدِيهِ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ
dan memimpinnya kepada azab nyala api/neraka
Al-Hajj:4
فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ
segolongan pada / di surga dan segolongan pada / di nyala api/neraka
Asy-Syuura:7
فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ
segolongan pada / di surga dan segolongan pada / di nyala api/neraka
Asy-Syuura:7