<<<==ayat berikutnya

Ath-Thalaaq ayat ke 6

ayat sebelumnya ===>>

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنتُم مِّن وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَآرُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا۟ عَلَيْهِنَّ وَإِن كُنَّ أُو۟لَٰتِ حَمْلٍ فَأَنفِقُوا۟ عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَـَٔاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ وَأْتَمِرُوا۟ بَيْنَكُم بِمَعْرُوفٍ وَإِن تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُۥٓ أُخْرَىٰ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

لِتُضَيِّقُوا۟ pada surat Ath-Thalaaq ayat ke 6

Bacaan dalam tulisan arab latin litudzayyiqû
Jenis kata kata kerja pasif bentuk sedang akan
Arti kata لِتُضَيِّقُوا۟ untuk disempitkan (oleh kalian[lk])
Jumlah pemakaian kata لِتُضَيِّقُوا۟ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata لِتُضَيِّقُوا۟ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ض ي ق
huruf pertama k1=ض , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ق
Makna dari kata dasar ض ي ق :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna rapi, erat, rapat, padat, singsat, kencang, sempit, kuat, tegang, regang, sulit, keras, jegang, sukar, cekak, mabuk, kikir, bakhil, kekar, penuh sesak, senak, ketang, serat, sesak padat, mampat, kuat-kuat, sesak, ciut, kecil, tipis, sedikit, terbatas, picik, terkurung, seksama, cupat, cupet, genting, kincup, kiat, yg menderita kejang, yg sukar dibaca, tepat, sempurna, teliti, streng, saksama, dekat, hampir, damping, akrab, tertutup, melekat, pengap, tersembunyi, ketel, bungkam, rahasia, lokek, rodong, tdk segar, panas sekali, kerap, tersendiri, terpisah, lekat-lekat, kepil, sanding, secara singkat

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyempit, memperkecil, menyipit, membatasi, memperketat, memperpicik, memperciut, dekat, rapat, erat, akrab, ketat, tertutup

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ض ي ق dalam AlQuran 13 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali, dipakai kata kerja sebanyak 8 kali

Kajian kata لِتُضَيِّقُوا۟ ditinjau dari aspek makna :

kata لِتُضَيِّقُوا۟ ini masuk dalam pola kata ke :2

adapun makna dari polakata kedua ini adalah

1. sangat,

2. menghabisi,

3. menyelesaikan secara tuntas terhadap suatu pekerjaan

4 menjadi kata kausatif (menyebabkan melakukan), contoh arti tahu berubah menjadi tahu. membawa berubah menjadi membebani

5 kata kerja instranmsitif berubah menjadi transitif contoh gembira menjadi mengembirakan

6 arti instensif, memecah menjadi memecahkan sampai berkeping-keping

Kajian kata : 1 لِتُضَيِّقُوا۟ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata لِتُضَيِّقُوا۟ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. imbuan : kata لِتُضَيِّقُوا۟ ini memiliki imbuan li ( لِ ). imbuan li ( لِ ) ini berarti untuk, bagi, kepada. imbuan ini selain dapat digunakan untuk kata kerja juga dapat digunakan untuk diterapkan pada kata benda. imbuan li ( لِ ) ini akan menyebabkan konsonan k3 untuk kata benda berakhiran kasrah

3. bentuk sedang / akan : kata لِتُضَيِّقُوا۟ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

4. kata kerja pasif : kata لِتُضَيِّقُوا۟ ini tergolong dalam bentuk kata kerja pasif, artinya subyeknya dilakukan pekerjaan

5. obyek pelaku : kata لِتُضَيِّقُوا۟ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan aktivitas yang sedang/akan berlangsung obyek pelakunya adalah orang kedua jamak laki-laki. atau dilakukan kepada orang kedua jamak laki-laki. adapun kata ini menggunakan akhiran ûna pada kosonan k3

Pemakaian kata dasar ض ي ق pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَضَاقَلِتُضَيِّقُوا۟ضَيْقٍضَيِّقًاضَاقَتْ
يَضِيقُوَيَضِيقُوَضَآئِقٌۢوَضَاقَتْ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

حَتَّىٰٓ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ ٱلْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنفُسُهُمْ
sehingga apabila (ia[pr]) merasa sempit (kk lampau) atas mereka bumi dengan apa/padahal (ia) meluas dan (ia) merasa sempit atas mereka diri-diri mereka[lk]
At-Taubah:118ضَاقَتْ
وَمَن يُرِدْ أَن يُضِلَّهُۥ يَجْعَلْ صَدْرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجًا
dan barang siapa dikehendakilah bahwa disesatkannya (ia[lk]) menjadikan dadanya kesempitan kesukaran/kesempitan
Al-An'aam:125ضَيِّقًا
وَإِذَآ أُلْقُوا۟ مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا
dan apabila (kalian) lemparkanlah dari padanya/didalamnya tempat/kedudukan kesempitan
Al-Furqon:13
وَلَا تَكُن فِى ضَيْقٍ مِّمَّا يَمْكُرُونَ
dan jangan kamu adalah pada / di kesempitan dari apa membuat tipu dayakan
An-Naml:70ضَيْقٍ
وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُ فِى ضَيْقٍ مِّمَّا يَمْكُرُونَ
dan jangan berduka cita atas mereka dan jangan adalah pada / di kesempitan dari apa membuat tipu dayakan
An-Nahl:127
وَلَا تُضَآرُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا۟ عَلَيْهِنَّ
dan jangan disusahkan mereka[pr] untuk disempitkan (oleh kalian[lk]) atas mereka[pr]
Ath-Thalaaq:6لِتُضَيِّقُوا۟
وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ
dan (ia) merasa sempit dengan mereka dada dan (mereka berdua) mengucapkan ini[tg.lk] hari samat sulit
Huud:77وَضَاقَ
وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالُوا۟ لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ
dan (ia) merasa sempit dengan mereka dada dan (mereka) berkata jangan takut dan jangan berduka cita
Al-Ankabuut:33
حَتَّىٰٓ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ ٱلْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنفُسُهُمْ
sehingga apabila (ia[pr]) merasa sempit (kk lampau) atas mereka bumi dengan apa/padahal (ia) meluas dan (ia) merasa sempit atas mereka diri-diri mereka[lk]
At-Taubah:118وَضَاقَتْ
وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ
dan (ia) merasa sempit atas kalian bumi dengan apa (ia) meluas
At-Taubah:25
وَضَآئِقٌۢ بِهِۦ صَدْرُكَ أَن يَقُولُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ كَنزٌ
dan kesempitan dengannya/karenanya dadamu bahwa mengatakan mengapa tidak diturunkan atasnya harta simpanan
Huud:12وَضَآئِقٌۢ
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَٰرُونَ
dan menjadi sangat sempit dadaku dan tidak akhirnya dapat menjalankan lisan maka (kamu[lk]) utuslah kepada Harun
Asy-Syu'araa':13وَيَضِيقُ
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ
dan sesungguhnya mengetahui bahwasanya kamu menjadi merasa sempit/sesak dadamu dengan apa/sebab mengatakan
Al-Hijr:97يَضِيقُ
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ
dan sesungguhnya mengetahui bahwasanya kamu menjadi merasa sempit/sesak dadamu dengan apa/sebab mengatakan
Al-Hijr:97