<<<==ayat berikutnya

Al-Hasyr ayat ke 3

ayat sebelumnya ===>>

وَلَوْلَآ أَن كَتَبَ الـلَّـهُ عَلَيْهِمُ ٱلْجَلَآءَ لَعَذَّبَهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا وَلَهُمْ فِى ٱلْاَخِرَةِ عَذَابُ ٱلنَّارِ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْجَلَآءَ pada surat Al-Hasyr ayat ke 3

Bacaan dalam tulisan arab latin aljalâ-a
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلْجَلَآءَ pengusiran-pengusiran
Jumlah pemakaian kata ٱلْجَلَآءَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْجَلَآءَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ج ل ا
huruf pertama k1=ج , huruf kedua k2=ل, dan huruf ketiga k3=ا
Makna dari kata dasar ج ل ا :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna nyata, jelas, terang, wujud, ejawantah, cuci, pencucian, cucian, mandi, sibak air, semir, poles, kilap, obat penggosok upaman, pelituran, budi bahasa, kilat, kilau, semarak, simpati, keriuhan, keributan, penggosokan, bahan penggosok, semak belukar, semak, belukar, sikat, pemain pengganti, kesulitan, kesukaran, halangan, rintangan, ejekan kasar, panci, wajan, penggorengan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mengungkapkan, mengungkap, menyatakan, memperlihatkan, menyingkapkan, membeberkan, menyingkap, menampakkan, memberitahukan, membukakan, membeber, menunjukkan, mengumumkan, membuktikan, mendaftarkan, menaruh, menaruhkan, mencuci, membasuh, memandikan, mendulang, dicuci, mengincah, dpt dicuci, menghanyuntukan, membawa hanyut, mengeluarkan, berlaga, melimbang, memoles, menggosok, menyemir, mengupam, mengkilapkan, mengasah, menyempurnakan, memperbaiki, menggosok mengkilap, bersinar, bercahaya, menyorot, berseri-seri, mengkilap, mengkilat, memancar, berseri, menggilap, mengkilatkan, berkilat, bergemerlapan, menyenter, menggosokkan, menyorotkan, bergemilang, berkaca-kaca, berapi-api, memeriksa, menjelajah, mengampelas, membersihkan, memberi obat pencahar, mencari ke segala tempat, lari dgn cepat, menggesek, membarut, melupakan, membuang, menghapuskan, bergesek, menggeser, mengusap, menyapu, memijat, bergosok, menggeserkan, bergeser, melucuti, mempergosokkan, memijat-mijat, melanda, memecahkan, menguraikan, mengungsi, mengungsikan, menyingkir, mengosongkan, menyingkirkan, diungsikan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ج ل ا dalam AlQuran 5 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 1 kali, dipakai kata kerja sebanyak 4 kali

Kajian kata ٱلْجَلَآءَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْجَلَآءَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلْجَلَآءَ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْجَلَآءَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْجَلَآءَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلْجَلَآءَ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

6. huruf mansub : kata أَن ini jika diikuti oleh kata kerja, maka kata kerja yang mengikuti kata أَن ini memiliki konsonan_3 berupa fatchah (a) jika subyeknya tunggal, adapun jika subyeknya jamak dengan ûna maka na dihilangkan sehingga tinggal û saja .

7. subyek kata kerja verbal : kata اللَّهُ ini merupakan subyek yang posisinya berada setelah katakerjanya yaitu kata كَتَبَ . subyek ini dapat tunggal atau jamak, sedangkan katakerjanya selalu dalam bentuk tunggal

8. kata kerja verbal : kata كَتَبَ ini merupakan bentuk kata kerja yang posisi berada mendahuli subyeknya اللَّهُ . dalam bahasa arab kata kerja yang posisi mendahului subyeknya seperti ini selalu memiliki bentuk tunggal, apakah subyeknya tunggal atau jamak.

Pemakaian kata dasar ج ل ا pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

لاَ يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلاَّ هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ Al-A'raaf 187

 

فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ موسَى صَعِقًا Al-A'raaf 143
وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى Al-Lail 2

 

وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا Ash-Shams 3

 

وَلَوْلاَ أَن كَتَبَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْجَلَاء Al-Hasyr 3