<<<==ayat berikutnya

Al-Qamar ayat ke 19

ayat sebelumnya ===>>


إِنَّآ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِى يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ

Kajian kata

نَحْسٍ pada surat Al-Qamar ayat ke 19

Bacaan dalam tulisan arab latin nachsin
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata نَحْسٍ na'as/sial
Jumlah pemakaian kata نَحْسٍ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata نَحْسٍ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ح س
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ح, dan huruf ketiga k3=س
Makna dari kata dasar ن ح س :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna nasib malang, orang yg membawa sial, barang yg membawa sial, sial, kesialan, kemalangan, kecelakaan, untung batu, kenaasan, malapetaka, mala, penyakit, sakit, kesakitan, bemper, gelas penuh, sesuatu yg luar biasa besarnya

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membawa nasib sial, membawa nasib malang

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ح س dalam AlQuran 3 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 3 kali
Pola dasar ن ح س dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata نَحْسٍ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata نَحْسٍ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata نَحْسٍ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata نَحْسٍ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. kata benda abstrak : kata نَحْسٍ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

5. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata نَحْسٍ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah in. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

6. objek yang diterangkan : kata نَحْسٍ ini merupakan objek yang diterangkan sedangkan مُّسْتَمِرٍّ merupakan keterangan atau kondisi dari objek tersebut. misalnya buku yang yang biru. kata buku merupakan objeknya sedangkan kata biru merupakan keterangan atau keadaannya dari objek yang diterangkan tersebut. oleh karena itu ditinjau dari tata bahasa kata نَحْسٍ posisinya miriip dengan kata buku.

Pemakaian kata dasar ن ح س pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلاَ تَنتَصِرَانِ Ar-Rahman 35

 

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ Al-Qamar 19

 

فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي أَيَّامٍ نَّحِسَاتٍ Fush-Shilat 16