<<<==ayat berikutnya

Al-Fath ayat ke 9

ayat sebelumnya ===>>


لِّتُؤْمِنُوا۟ بِالـلَّـهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Kajian kata

وَأَصِيلًا pada surat Al-Fath ayat ke 9

Bacaan dalam tulisan arab latin wa-ashîlân
Arti kata وَأَصِيلًا dan petang
Jumlah pemakaian kata وَأَصِيلًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata وَأَصِيلًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ا ص ل
huruf pertama k1=ا , huruf kedua k2=ص, dan huruf ketiga k3=ل
Makna dari kata dasar ا ص ل :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna akar, pokok, petang, asli, orisinil, utama, unggul

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ا ص ل dalam AlQuran 10 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali
Pola dasar ا ص ل dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata وَأَصِيلًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَأَصِيلًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

3. kata yang memiliki makna sangat : kata وَأَصِيلًا ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

4. kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3

Pemakaian kata dasar ا ص ل pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلالُهُم بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ Arraad 15
يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ An-Nuur 36

 

فَهِيَ تُمْلَى عَلَيْهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا Al-Furqon 5
وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا Al-Ahzab 42
لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا Al-Fath 9
وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا Al-Insaan 25

 

وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ Al-A'raaf 205

 

مَا قَطَعْتُم مِّن لِّينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا Al-Hasyr 5

 

كَشَجَرةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاء Ibrahim 24

 

إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ Ash-Shaafaat 64