<<<==ayat berikutnya

Muhammad ayat ke 16

ayat sebelumnya ===>>

وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ حَتَّىٰٓ إِذَا خَرَجُوا۟ مِنْ عِندِكَ قَالُوا۟ لِلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ مَاذَا قَالَ ءَانِفًا أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ الـلَّـهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُمْ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

أَهْوَآءَهُمْ pada surat Muhammad ayat ke 16

Bacaan dalam tulisan arab latin ahwâ-ahum
Arti kata أَهْوَآءَهُمْ hawa nafsu mereka
Jumlah pemakaian kata أَهْوَآءَهُمْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 12 kali
Kata أَهْوَآءَهُمْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ه و ي
huruf pertama k1=ه , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ه و ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kegemaran, semangat, nafsu, keinginan besar, berahi, keberahian, kemarahan, kegemasan, cinta berahi, renjana, tingkah, ragam, lela, kecenderungan, kesukaan, inklinasi, keinginan, kehendak, lereng, lerengan, fantasi, khayalan, khayal, lamunan, angan-angan, sentimen, perasaan, kepekaan perasaan, pendirian, tingkah laku yg aneh, canda, keajaiban, orang sinting, bertingkah, aneh, ganjil, tdk normal, cinta, kasih, sayang, percintaan, cinta kasih, kasih sayang, kecintaan, kekasih, kesayangan, asmara, pacar, kosong, nol, kekasihan, kegandrungan, ketresnoan, udara, suasana, angin, hawa, melodi, lagu, berhawa

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna pusing, berhasrat, mengkhayalkan, membayangkan, cinta, mencintai, mengasihi, sayang, menyayangi, suka, menyukai, gemar, menaruh cinta, menaruh kasih, menyiarkan, membiarkan angin masuk, mengangini, menganginkan, memperanginkan, memperdengarkan, membawa berjalan-jalan, mengipasi, menghembus, mengapi, mengusir dgn kipas, memperbesar, mengisi dgn gas, mengisi dgn udara, mengisi dgn angin

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ه و ي dalam AlQuran 38 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 32 kali, dipakai kata kerja sebanyak 6 kali

Kajian kata : 3 أَهْوَآءَهُمْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata أَهْوَآءَهُمْ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata أَهْوَآءَهُمْ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. keterangan benda : kata أَهْوَآءَهُمْ ini digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak atau kata benda yang nampak.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata أَهْوَآءَهُمْ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata أَهْوَآءَهُمْ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

6. diikuti kata ganti kepemilikian mereka jamak : kata أَهْوَآءَهُمْ ini memiliki kata ganti kepemilikan mereka. adapun kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hum ( هُم ) pada akhir katanya

7. majrur : kata قُلُوبِهِمْ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata قُلُوبِهِمْ ini diawali dengan kata عَلَى .

8. predikat dari objek : kata وَاتَّبَعُوا merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek أَهْوَاءهُمْ

9. objek : kata أَهْوَاءهُمْ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata وَاتَّبَعُوا

Pemakaian kata dasar ه و ي pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

أَهْوَىٰأَهْوَآءَهُمْأَهْوَآءَهُمأَهْوَآءَكُمْأَهْوَآءَ
تَهْوِىٓتَهْوِىتَهْوَىٰٓتَهْوَىبِأَهْوَآئِهِم
ٱسْتَهْوَتْهُهَوَىٰهُهَوَىٰهَوَآءٌهَاوِيَةٌ
ٱلْهَوَىٰٓٱلْهَوَىٰ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَٱتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَ ٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
maka ikutilah ia dan jangan mengikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui
Al-Jaatsiyah:18أَهْوَآءَ
وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا وَٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْاَخِرَةِ
dan jangan mengikuti keinginan orang-orang yang (mereka) mendustakan dengan ayat-ayat Kami dan orang-orang yang tidak beriman dengan kehidupan akhirat
Al-An'aam:150
وَلَا تَتَّبِعُوٓا۟ أَهْوَآءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا۟ مِن قَبْلُ
dan janganlah mengikuti keinginan kaum/orang-orang sungguh (mereka[lk]) telah sesat (kk lampau) dari sebelum
Al-Maidah:77
قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهْوَآءَكُمْ قَدْ ضَلَلْتُ
katakanlah tidak mengikuti hawa nafsumu sungguh (aku) menyesatkan (kk lampau)
Al-An'aam:56أَهْوَآءَكُمْ
بَلِ ٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَهْوَآءَهُم بِغَيْرِ عِلْمٍ
bahkan/tetapi (ia[lk)] sungguh-sungguh mengikuti orang-orang yang (mereka[lk]) menganiaya hawa nafsu mereka dengan tidak/tanpa pengetahuan
Ar-Ruum:29أَهْوَآءَهُم
كَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُم
seperti dihiasi baginya buruk perbuatannya dan mereka mengikuti hawa nafsu mereka
Muhammad:14
وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ
dan seandainya mengikuti hawa nafsu mereka sesudah apa datang kepadamu dari pengetahuan
Arraad:37
وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم مِّنۢ بَعْدِ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ
dan sungguh jika mengikuti hawa nafsu mereka dari sesudah apa datang kepadamu dari pengetahuan
Al-Baqarah:145
وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَ ٱلَّذِى جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ
dan jika mengikuti hawa nafsu mereka sesudah yang telah datang kepadamu dari pengetahuan
Al-Baqarah:120
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ الـلَّـهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُمْ
mereka itu orang-orang yang (ia) menutup mati Allah atas/terhadap hati mereka dan mereka mengikuti hawa nafsu mereka
Muhammad:16أَهْوَآءَهُمْ
فَلِذَٰلِكَ فَٱدْعُ وَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ
maka karena itu serulah dan tetaplah sebagaimana (kamu) diperintahkan dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka
Asy-Syuura:15
وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ
dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka dari apa telah datang kepadamu dari kebenaran
Al-Maidah:48
وَكَذَّبُوا۟ وَٱتَّبَعُوٓا۟ أَهْوَآءَهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ
dan (mereka) mendustakan dan mengikuti hawa nafsu mereka dan tiap-tiap suatu perkara/urusan (ia[lk]) yang tetap / kekal
Al-Qamar:3
فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكَ فَٱعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَآءَهُمْ
maka jika tidak memperkenankan kepadamu maka ketahuilah bahwasanya hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka
Al-Qashash:50
وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ وَٱحْذَرْهُمْ
dan jangan mengikuti hawa nafsu mereka dan hati-hatilah terhadap mereka
Al-Maidah:49
وَلَوِ ٱتَّبَعَ ٱلْحَقُّ أَهْوَآءَهُمْ لَفَسَدَتِ ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ
dan sekiranya (ia[lk)] sungguh-sungguh mengikuti kebenaran hawa nafsu mereka tentu rusaklah langit dan bumi
Al-Mu'minuun:71
وَٱلْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ
dan MuXtafikah dia hancurkan
An-Najm:53أَهْوَىٰ
وَإِنَّ كَثِيرًا لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَآئِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ
dan sesungguhnya sangat banyak sungguh hendak disesatkan dengan hawa nafsu mereka dengan tidak/tanpa pengetahuan
Al-An'aam:119بِأَهْوَآئِهِم
إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَمَا تَهْوَى ٱلْأَنفُسُ
tidak lain mengikuti kecuali sangkaan dan apa yang menginginkan jiwa/manusia
An-Najm:23تَهْوَى
كُلَّمَا جَآءَهُمْ رَسُولٌۢ بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُهُمْ
setiap datang kepada mereka seorang rasul dengan apa tidak menginginkan diri-diri mereka[lk]
Al-Maidah:70تَهْوَىٰٓ
بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسْتَكْبَرْتُمْ
dengan apa tidak menginginkan diri-diri kalian[lk] (kalian) mencari kesombongan diri
Al-Baqarah:87
فَتَخْطَفُهُ ٱلطَّيْرُ أَوْ تَهْوِى بِهِ ٱلرِّيحُ فِى مَكَانٍ سَحِيقٍ
maka/lalu (kamu[lk]) menyambarnya burung-burung (mereka) mengetahui menginginkan dengannya/kepadanya angin (kalian) bertasbih tempat jauh
Al-Hajj:31تَهْوِى
فَٱجْعَلْ أَفْـِٔدَةً مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهْوِىٓ إِلَيْهِمْ
maka jadikanlah hati dari manusia menginginkan kepada mereka
Ibrahim:37تَهْوِىٓ
فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌ
maka ibunya (tempat kembalinya) (ia[pr]) yang dalam/neraka hawiyah
Al-Qaariah:9هَاوِيَةٌ
طَرْفُهُمْ وَأَفْـِٔدَتُهُمْ هَوَآءٌ
ujung/mata mereka dan hati mereka hawa nafsu / kosong
Ibrahim:43هَوَآءٌ
وَٱلنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ
demi bintang apabila terbenam
An-Najm:1هَوَىٰ
فَيَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبِى وَمَن يَحْلِلْ عَلَيْهِ غَضَبِى فَقَدْ هَوَىٰ
maka halal/menimpa atas kalian kemurkaan-ku dan barangsiapa (ia[lk]) halal/menimpa atasnya kemurkaan-ku maka sesungguhnya terbenam
Thaahaa:81
وَلَٰكِنَّهُۥٓ أَخْلَدَ إِلَى ٱلْأَرْضِ وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ
tetapi dia (ia) mengekalkan kepada bumi dan dia mengikuti hawa nafsunya
Al-A'raaf:176هَوَىٰهُ
أَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ
apakah (kamu) lihat/pendapatmu orang (ia) telah mengambil tuhannya hawa nafsunya
Al-Furqon:43
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ ٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ الـلَّـهِ
dan siapakah lebih sesat daripada siapa (ia[lk)] sungguh-sungguh mengikuti hawa nafsunya dengan tidak/tanpa petunjuk dari Allah
Al-Qashash:50
أَفَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ
adakah (kamu[lk]) melihat orang (ia) telah mengambil tuhannya hawa nafsunya
Al-Jaatsiyah:23
وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًا
dan dia mengikuti hawa nafsunya dan (ia) adalah urusan-urusannya pelalaian
Al-Kahfi:28
وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ فَتَرْدَىٰ
dan ia mengikuti hawa nafsunya maka akan binasa
Thaahaa:16
كَٱلَّذِى ٱسْتَهْوَتْهُ ٱلشَّيَٰطِينُ فِى ٱلْأَرْضِ حَيْرَانَ لَهُۥٓ
seperti orang (ia) akhirnya menyesatkannya syaitan-syaitan (kalian) bertasbih bumi (ia[lk]) yang kebingungan baginya
Al-An'aam:71ٱسْتَهْوَتْهُ
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ
dan adapun siapa (ia) takut makam tuhannya dan (ia) menahan / melarang jiwa/diri dari hawa nafsu
An-Naziaat:40ٱلْهَوَىٰ
فَٱحْكُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ بِٱلْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ ٱلْهَوَىٰ
maka berilah keputusan diantara manusia dengan benar dan tidak mengikuti hawa nafsu
Shaad:26
وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ
dan tidak menuturkan dari hawa nafsu
An-Najm:3ٱلْهَوَىٰٓ
فَالـلَّـهُ أَوْلَىٰ بِهِمَا فَلَا تَتَّبِعُوا۟ ٱلْهَوَىٰٓ أَن تَعْدِلُوا۟
maka Allah lebih utama kepada (mereka berdua) maka janganlah mengikuti hawa nafsu agar melakukan keadilan
An-Nisa:135
فَالـلَّـهُ أَوْلَىٰ بِهِمَا فَلَا تَتَّبِعُوا۟ ٱلْهَوَىٰٓ أَن تَعْدِلُوا۟
maka Allah lebih utama kepada (mereka berdua) maka janganlah mengikuti hawa nafsu agar melakukan keadilan
An-Nisa:135