<<<==ayat berikutnya

Ghafir ayat ke 82

ayat sebelumnya ===>>

أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ كَانُوٓا۟ أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

وَءَاثَارًا pada surat Ghafir ayat ke 82

Bacaan dalam tulisan arab latin wa-âtsâran
Jenis kata kata benda pelaku aktif
Arti kata وَءَاثَارًا dan bekas-bekas mereka
Jumlah pemakaian kata وَءَاثَارًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata وَءَاثَارًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ا ث ر
huruf pertama k1=ا , huruf kedua k2=ث, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ا ث ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna denai, jalan kecil, bekas, kesan, bakat, gaun panjang, sisa, tanda, petunjuk, isyarat, sindiran, bayangan, kiasan, sasaran, nilai, angka, ciri, cap, noda, taraf, tingkat, gerak, kemasyhuran, rekam, kumandang, gema, pembalikan, tolakan ke belakang

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membuntuti, menarik, menyeret, terseret, mengikuti jejak, mengikuti, mengekori, menjejaki, ketinggalan, berjalan dgn lesu, berjalan dgn susah payah, menjalar, mengisyaratkan, menyindirkan, membayangkan, menyindir secara tak langsung, menganginkan, menandai, memperhatikan, menilai, menjadi tanda, memberi harga pd, mengesankan, mempengaruhi, mencetak, mengingatkan, mencamkan, menanamkan kesan pd, melagak, mencap, memperkesankan, menimbulkan, menghasilkan, menyebabkan, membangkitkan, tenggelam, terbenam, hilang, menenggelamkan, membenamkan, menanam, terperosok, merosot, turun, masuk ke dalam, menggali, memasukkan, memancangkan, menanamkan, beroperasi, menjalankan, membedel, mengoperasi, menyelenggarakan, mengusahakan, mengadakan, membedah, memotong

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ا ث ر dalam AlQuran 21 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 15 kali, dipakai kata kerja sebanyak 6 kali

Kajian kata : 10 وَءَاثَارًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَءَاثَارًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata وَءَاثَارًا ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

4. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata وَءَاثَارًا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah an. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

5. kata benda pelaku aktif : kata وَءَاثَارًا ini masuk dalam jenis kata benda pelaku aktif dari suatu perbuatan, yang dicirikan dengan adanya tambahan alif panjang di huruf pertama. dalam tata bahasa arab kata benda pelaku aktif ini sering disebut dengan isim mafxul

6. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata وَءَاثَارًا ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ا ث ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

ءَاثَٰرِهِمْءَاثَٰرِهِمءَاثَٰرِءَاثَرَكَءَاثَارِهِمَا
نُّؤْثِرَكَتُؤْثِرُونَأَثَٰرَةٍأَثَرِىأَثَرِ
يُؤْثَرُوَيُؤْثِرُونَوَءَاثَٰرَهُمْوَءَاثَرَوَءَاثَارًا


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًا
maka keduanya kembali atasku/terhadapku bekas (mereka berdua) mencari/mengikuti jejak
Al-Kahfi:64ءَاثَارِهِمَا
قَالُوا۟ تَالـلَّـهِ لَقَدْ ءَاثَرَكَ الـلَّـهُ عَلَيْنَا
berkata demi Allah sesungguhnya telah melebih-lebihkan kamu Allah atas (kami)
Yusuf:91ءَاثَرَكَ
فَٱنظُرْ إِلَىٰٓ ءَاثَٰرِ رَحْمَتِ الـلَّـهِ
maka perhatikanlah kepada bekas rahmat Allah
Ar-Ruum:50ءَاثَٰرِ
وَقَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ
dan (kami) mengikuti atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka dengan Isa putera Maryam
Al-Maidah:46ءَاثَٰرِهِم
وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّقْتَدُونَ
dan sesungguhnya atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka orang-orang yang cepat mengikuti
Az-Zukhruf:23
وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّهْتَدُونَ
dan sesungguhnya atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka orang-orang yang menjadi mendapat petunjuk
Az-Zukhruf:22
ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِرُسُلِنَا فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا
kemudian (kami) ikutkan/iringi atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka dengan rasul-rasul kami maka tidak memeliharanya sebenar-benarnya pemeliharaan
Al-Hadiid:27
فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ
maka mereka atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka sangat disegerakan
Ash-Shaafaat:70ءَاثَٰرِهِمْ
فَلَعَلَّكَ بَٰخِعٌ نَّفْسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمْ
maka boleh jadi kamu (ia[lk]) yang merusak/membunuh diri dirimu sendiri atasku/terhadapku sepeninggal/bekas mereka
Al-Kahfi:6
سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ
tanda-tanda mereka pada / di muka-muka mereka dari bekas bersujud
Al-Fath:29أَثَرِ
فَقَبَضْتُ قَبْضَةً مِّنْ أَثَرِ ٱلرَّسُولِ
maka (aku) menggenggam/mengambil segenggam dari bekas rasul
Thaahaa:96
قَالَ هُمْ أُو۟لَآءِ عَلَىٰٓ أَثَرِى وَعَجِلْتُ إِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضَىٰ
mengatakan mereka itulah atasku/terhadapku bekas dan (aku) menyegerakan kepada-Mu tuhanku agar meridhai
Thaahaa:84أَثَرِى
أَوْ أَثَٰرَةٍ مِّنْ عِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
(mereka) mengetahui bekas-bekas/peninggalan dari pengetahuan jika (kalian) adalah orang-orang yang membenarkan
Al-Ahqaaf:4أَثَٰرَةٍ
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
bahkan/tetapi dijejaki / diikuti kehidupan dinia
Al-Alaa:16تُؤْثِرُونَ
قَالُوا۟ لَن نُّؤْثِرَكَ عَلَىٰ مَا جَآءَنَا
berkata kami tidak akan dijejaki kamu atas/terhadap apa telah datang kepada kami
Thaahaa:72نُّؤْثِرَكَ
كَانُوٓا۟ أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ
(mereka) adalah kebanyakan daripada mereka dan lebih kuat/keras kekuatan dan bekas-bekas mereka pada / di bumi
Ghafir:82وَءَاثَارًا
كَانُوا۟ هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ
(mereka) adalah mereka keras/berat dari mereka kekuatan dan bekas-bekas mereka pada / di bumi
Ghafir:21
وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
dan ia menjejaki / memilih kehidupan dunia
An-Naziaat:38وَءَاثَرَ
وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ وَكُلَّ شَىْءٍ
dan menulis apa (mereka) menyediakan/meneguhkan dan bekas-bekas mereka dan tiap-tiap sesuatu
YaaSiin:12وَءَاثَٰرَهُمْ
وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ
dan dijejaki atasku/terhadapku diri/jiwa-jiwa mereka[lk] walaupun dan (ia) adalah mereka kepapaan/kesusahan
Al-Hasyr:9وَيُؤْثِرُونَ
فَقَالَ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ يُؤْثَرُ
lalu (ia) mengatakan tidaklah ini[tg.lk] kecuali sihir ditinggalkan / dijejaki
Al-Muddaththir:24يُؤْثَرُ
فَقَالَ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ يُؤْثَرُ
lalu (ia) mengatakan tidaklah ini[tg.lk] kecuali sihir ditinggalkan / dijejaki
Al-Muddaththir:24