<<<==ayat berikutnya

Ash-Shaafaat ayat ke 147

ayat sebelumnya ===>>


وَأَرْسَلْنَٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ

Kajian kata

مِا۟ئَةِ pada surat Ash-Shaafaat ayat ke 147

Bacaan dalam tulisan arab latin mi-ati
Arti kata مِا۟ئَةِ seratus
Jumlah pemakaian kata مِا۟ئَةِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata مِا۟ئَةِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata م ا ء ت
huruf pertama k1=م , huruf kedua k2=ا huruf ketiga k3=ء huruf ketiga k3=ت
Makna dari kata dasar م ا ء ت :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna ratusan, seratus

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar م ا ء ت dalam AlQuran 10 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali

Kajian kata مِا۟ئَةِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata مِا۟ئَةِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. kata bilangan : kata مِا۟ئَةِ ini digunakan sebagai kata untuk menunjukkan bilangan.

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata مِا۟ئَةِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

4. majrur : kata مِئَةِ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata مِئَةِ ini diawali dengan kata إِلَى .

Pemakaian kata dasar م ا ء ت pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّئَةٌ يَغْلِبُواْ أَلْفًا مِّنَ الَّذِينَ كَفَرُواْ Al-Anfaal 65
فَإِن يَكُن مِّنكُم مِّئَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُواْ مِئَتَيْنِ Al-Anfaal 66

 

فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّئَةُ حَبَّةٍ Al-Baqarah 261

 

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا Al-Kahfi 25

 

وَأَرْسَلْنَاه إِلَى مِئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ Ash-Shaafaat 147

 

إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُواْ مِئَتَيْنِ Al-Anfaal 65
فَإِن يَكُن مِّنكُم مِّئَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُواْ مِئَتَيْنِ Al-Anfaal 66

 

قَالَ بَل لَّبِثْتَ مِئَةَ عَامٍ Al-Baqarah 259
فَأَمَاتَهُ اللّهُ مِئَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ Al-Baqarah 259
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِئَةَ جَلْدَةٍ An-Nuur 2