<<<==ayat berikutnya

Faathir ayat ke 1


ٱلْحَمْدُ لِـلَّـهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ مَا يَشَآءُ إِنَّ الـلَّـهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Kajian kata

مَّثْنَىٰ pada surat Faathir ayat ke 1

Bacaan dalam tulisan arab latin matsnâ
Arti kata مَّثْنَىٰ dua
Jumlah pemakaian kata مَّثْنَىٰ dalam AlQuran dipakai sebanyak 3 kali
Kata مَّثْنَىٰ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ث ن ي
huruf pertama k1=ث , huruf kedua k2=ن, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ث ن ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kebajikan, perbuatan baik, kemurahan hati, perbuatan amal, melipat, wiru, lipatan, kabel yg lentur, lengkung, akhiran.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna melipat, muncul, timbul, datang, tiba, membesarkan, mengeraskan, menaikkan, ketemu, ternyata, menemukan, memendekkan, melenturkan, melendung.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ث ن ي dalam AlQuran 29 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 27 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali

Kajian kata مَّثْنَىٰ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata مَّثْنَىٰ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata مَّثْنَىٰ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. ganda : kata مَّثْنَىٰ ini digolongkan dalam kata yang berjenis kata ganda

4. kata bilangan : kata مَّثْنَىٰ ini digunakan sebagai kata untuk menunjukkan bilangan.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata مَّثْنَىٰ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ث ن ي pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

أَلاَ إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ Huud 5

 

وَلاَ يَسْتَثْنُونَ Al-Qalam 18

 

إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُواْ ثَانِيَ اثْنَيْنِ At-Taubah 40
ثَانِيَ عِطْفِهِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ اللَّهِ Al-Hajj 9

 

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ Az-Zumar 23

 

مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً An-Nisa 3
قُلْ إِنَّمَا أَعِظُكُم بِوَاحِدَةٍ أَن تَقُومُوا لِلَّهِ مَثْنَى وَفُرَادَى Saba' 46
جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَّثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ Faathir 1

 

إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِّنكُمْ Al-Maidah 106

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَاعَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللّهِ At-Taubah 36

 

ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ مِّنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ Al-An'aam 143
ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ مِّنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ Al-An'aam 143
وَمِنَ الإِبْلِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْبَقَرِ اثْنَيْنِ Al-An'aam 144
وَمِنَ الإِبْلِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْبَقَرِ اثْنَيْنِ Al-An'aam 144
إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُواْ ثَانِيَ اثْنَيْنِ At-Taubah 40
قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ Huud 40
وَمِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ Arraad 3
وَقَالَ اللّهُ لاَ تَتَّخِذُواْ إِلـهَيْنِ اثْنَيْنِ An-Nahl 51
فَاسْلُكْ فِيهَا مِن كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ Al-Mu'minuun 27
إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَ فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ YaaSiin 14

 

وَبَعَثْنَا مِنهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيبًا Al-Maidah 12

 

اثْنَتَاعَشْرَ عَيْناً Al-Baqarah 60
فَانبَجَسَتْ مِنْهُ اثْنَتَاعَشْرَ عَيْنًا قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَّشْرَبَهُمْ Al-A'raaf 160

 

فَإِن كُنَّ نِسَاء فَوْقَ اثْنَتَيْنِ An-Nisa 11
إِن لَّمْ يَكُن لَّهَا وَلَدٌ فَإِن كَانَتَا اثْنَتَيْنِ An-Nisa 176

 

وَقَطَّعْنَاهُ اثْنَتَيْ-عَشْر أَسْبَاطًا أُمَمًا وَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى Al-A'raaf 160

 

وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ Al-Hijr 87