<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 268

ayat sebelumnya ===>>

ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ وَالـلَّـهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا وَالـلَّـهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

بِٱلْفَحْشَآءِ pada surat Al-Baqarah ayat ke 268

Bacaan dalam tulisan arab latin bi(a)lfachsyâ-i
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata بِٱلْفَحْشَآءِ dengan berbuat kejahatan
Jumlah pemakaian kata بِٱلْفَحْشَآءِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 3 kali
Kata بِٱلْفَحْشَآءِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ف ح ش
huruf pertama k1=ف , huruf kedua k2=ح, dan huruf ketiga k3=ش
Makna dari kata dasar ف ح ش :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna persundalan, persetubuhan di luar nikah

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ف ح ش dalam AlQuran 24 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 24 kali
Pola dasar ف ح ش dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 1 بِٱلْفَحْشَآءِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بِٱلْفَحْشَآءِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : kata بِٱلْفَحْشَآءِ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

3. kata benda abstrak : kata بِٱلْفَحْشَآءِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

Pemakaian kata dasar ف ح ش pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَٱلْفَحْشَآءِوَٱلْفَحْشَآءَفَٰحِشَةًبِٱلْفَحْشَآءِبِفَٰحِشَةٍ
ٱلْفَٰحِشَةُٱلْفَٰحِشَةَٱلْفَوَٰحِشَٱلْفَحْشَآءِوَٱلْفَوَٰحِشَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَلَا يَخْرُجْنَ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ
dan tidak/jangan keluar kecuali bahwa datang kepada kami dengan orang yang keji penjelas (yang menjelaskan)
Ath-Thalaaq:1بِفَٰحِشَةٍ
فَإِذَآ أُحْصِنَّ فَإِنْ أَتَيْنَ بِفَٰحِشَةٍ
maka apabila sungguh-sungguh dijaga maka jika (mereka) mendatangi / melakukan dengan orang yang keji
An-Nisa:25
إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ
kecuali bahwa datang kepada kami dengan orang yang keji penjelas (yang menjelaskan)
An-Nisa:19
يَٰنِسَآءَ ٱلنَّبِىِّ مَن يَأْتِ مِنكُنَّ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ يُضَٰعَفْ
hai istri-istri nabi siapa (ia[pr]) mendatangkan / mengumpulkan (kk lampu) diantara (kalian[pr]) adalah dengan orang yang keji penjelas (yang menjelaskan) dilipat gandakan
Al-Ahzab:30
ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ
syaitan menasehati kalian kemiskinan dan menyuruh kalian[lk] dengan berbuat kejahatan
Al-Baqarah:268بِٱلْفَحْشَآءِ
وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ
dan barangsiapa ikutilah langkah-langkah syaitan maka sesungguhnya ia menyuruh dengan perbuatan keji dan mungkar
An-Nuur:21
وَالـلَّـهُ أَمَرَنَا بِهَا قُلْ إِنَّ الـلَّـهَ لَا يَأْمُرُ بِٱلْفَحْشَآءِ
dan Allah (dia) menyuruh kami dengannya katakanlah sesungguhnya Allah tidak menyuruh dengan perbuatan keji
Al-A'raaf:28
وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ
dan orang-orang yang apabila (mereka) melakukan (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji (mereka) mengetahui (mereka[lk]) menganiaya diri-diri mereka sendiri
Ali-Imran:135فَٰحِشَةً
إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَمَقْتًا وَسَآءَ سَبِيلًا
sesungguhnya dia dan (ia) adalah (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji dan kebencian dan seburuk-buruk jalan
An-Nisa:22
وَإِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً قَالُوا۟ وَجَدْنَا عَلَيْهَآ ءَابَآءَنَا
dan apabila (mereka) melakukan (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji berkata (kami) mendapati diatasnya bapak / nenek moyang kami
Al-A'raaf:28
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا
dan janganlah mendekati zina sesungguhnya dia dan (ia) adalah (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji dan seburuk-buruk jalan
Al-Isra:32
كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ ٱلسُّوٓءَ وَٱلْفَحْشَآءَ
demikianlah karena hendak memalingkan daripadanya kejahatan dan perbuatan keji
Yusuf:24وَٱلْفَحْشَآءَ
إِنَّمَا يَأْمُرُكُم بِٱلسُّوٓءِ وَٱلْفَحْشَآءِ
sesungguhnya hanyalah (ia[lk]) menyuruh kalian dengan/pada yang buruk dan perbuatan keji
Al-Baqarah:169وَٱلْفَحْشَآءِ
ٱلَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَٰٓئِرَ ٱلْإِثْمِ وَٱلْفَوَٰحِشَ إِلَّا ٱللَّمَمَ
orang-orang yang menjauhi besar dosa dan perbuatan keji kecuali teringat sepintas lalu
An-Najm:32وَٱلْفَوَٰحِشَ
وَٱلَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَٰٓئِرَ ٱلْإِثْمِ وَٱلْفَوَٰحِشَ
dan orang-orang yang menjauhi besar dosa dan perbuatan keji
Asy-Syuura:37
وَإِيتَآئِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْىِ
mendatangkan yang memiliki kekeluargaan / kedekatan dan melarang dari perbuatan keji dan munkar dan kedurhakaan
An-Nahl:90ٱلْفَحْشَآءِ
إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ
sesungguhnya sholat melarang dari perbuatan keji dan mungkar
Al-Ankabuut:45
قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّىَ ٱلْفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
katakanlah sesungguhnya hanyalah (ia [lk]) telah benar-benar mengharamkan tuhanku perbuatan keji apa nampak daripadanya
Al-A'raaf:33ٱلْفَوَٰحِشَ
نَّحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلْفَوَٰحِشَ
kami memberi rezki kepada kalian[lk] dan kepada mereka dan janganlah mendekati perbuatan keji
Al-An'aam:151
وَٱلَّٰتِى يَأْتِينَ ٱلْفَٰحِشَةَ مِن نِّسَآئِكُمْ
dan wanita-wanita yang datang kepada kami (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji dari/diantara isteri-isteri kalian
An-Nisa:15ٱلْفَٰحِشَةَ
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلْفَٰحِشَةَ
dan Lut ketika mengatakan kepada kaumnya sesungguhnya kamu mendatangi (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji
Al-Ankabuut:28
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَتَأْتُونَ ٱلْفَٰحِشَةَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ
dan Lut ketika mengatakan kepada kaumnya mengapa kamu mendatangi (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji dan/sedang kamu celaan-ku/kemurkaan-ku
An-Naml:54
أَتَأْتُونَ ٱلْفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِّنَ ٱلْعَٰلَمِينَ
mengapa kamu mendatangi (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji tidak/belum pernah mendahului/sebelum kalian dengannya dari seorang dari semesta alam
Al-A'raaf:80
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
sesungguhnya orang-orang yang disenangkan bahwa (kamu) tersiar (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji (kalian) bertasbih orang-orang yang (mereka) beriman
An-Nuur:19ٱلْفَٰحِشَةُ
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
sesungguhnya orang-orang yang disenangkan bahwa (kamu) tersiar (ia[pr]) yang melakukan perbuatan keji (kalian) bertasbih orang-orang yang (mereka) beriman
An-Nuur:19