<<<==ayat berikutnya

Asy-Syu'araa' ayat ke 148

ayat sebelumnya ===>>

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

هَضِيمٌ pada surat Asy-Syu'araa' ayat ke 148

Bacaan dalam tulisan arab latin hadhîmun
Arti kata هَضِيمٌ sangat lembut
Jumlah pemakaian kata هَضِيمٌ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata هَضِيمٌ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ه ض م
huruf pertama k1=ه , huruf kedua k2=ض, dan huruf ketiga k3=م
Makna dari kata dasar هضم :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna inti, perpendekan, persingkatan, perut, selera, keinginan, mengasimilasi, berasimilasi, mencernakan, menerima, membaur, menjadi satu, memahamkan, pencernaan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mencernakan, dicernakan, menyelami isi, mengunyah, menerima, menelan, memuakkan, memualkan, menahan, asimilasi, pembauran, perpaduan, penerimaan, percampuran yg harmonis

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ه ض م dalam AlQuran 2 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 2 kali
Pola dasar ه ض م dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 1 هَضِيمٌ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata هَضِيمٌ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata هَضِيمٌ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. subyek : kata هَضِيمٌ ini berposisi sebagai subyek akan sesuatu yang bendanya masih umum, dimana saja, yang ditandai dengan akhiran un.

4. kata yang memiliki makna sangat : kata هَضِيمٌ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

5. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata هَضِيمٌ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar ه ض م pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

هَضْمًاهَضِيمٌ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma mayangnya sangat lembut
Asy-Syu'araa':148هَضِيمٌ
فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا
maka tidak takut kezaliman dan tidak pengurangan hak
Thaahaa:112هَضْمًا
فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا
maka tidak takut kezaliman dan tidak pengurangan hak
Thaahaa:112