<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 235

ayat sebelumnya ===>>

وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِۦ مِنْ خِطْبَةِ ٱلنِّسَآءِ أَوْ أَكْنَنتُمْ فِىٓ أَنفُسِكُمْ عَلِمَ الـلَّـهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَٰكِن لَّا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّآ أَن تَقُولُوا۟ قَوْلًا مَّعْرُوفًا وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ الـلَّـهَ يَعْلَمُ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ فَٱحْذَرُوهُ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ الـلَّـهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلنِّكَاحِ pada surat Al-Baqarah ayat ke 235

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)nnikâchi
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلنِّكَاحِ nikah
Jumlah pemakaian kata ٱلنِّكَاحِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلنِّكَاحِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ك ح
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ك, dan huruf ketiga k3=ح
Makna dari kata dasar ن ك ح :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pernikahan, perkawinan, ikatan perkawinan, nikah, penggabungan, jimak, sanggama, pergaulan, lambangsari, upacara nikah.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna bersetubuh, mengancuk.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ك ح dalam AlQuran 23 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali, dipakai kata kerja sebanyak 18 kali

Kajian kata ٱلنِّكَاحِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلنِّكَاحِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلنِّكَاحِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلنِّكَاحِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

4. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلنِّكَاحِ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ن ك ح pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

تَنكِحُوٓا۟تَنكِحُوهُنَّتَنكِحُوا۟تَنكِحَأُنكِحَكَ
نَكَحْتُمُنَكَحَفَٱنكِحُوهُنَّفَٱنكِحُوا۟تُنكِحُوا۟
يَنكِحُيَنكِحَيَسْتَنكِحَهَاوَأَنكِحُوا۟نِكَاحًا
ٱلنِّكَاحِٱلنِّكَاحَيَنكِحْنَيَنكِحُهَآ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَ إِنِّىٓ أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ٱبْنَتَىَّ هَٰتَيْنِ
mengatakan sesungguhnya aku berkehendak untuk dinikahkan kepada kamu salah satu kedua anak perempuanku ini
Al-Qashash:27أُنكِحَكَ
حَتَّىٰ تَنكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُۥ
sehingga menikah suami lainnya
Al-Baqarah:230تَنكِحَ
وَلَا تَنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكَٰتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ
dan jangan menikahi wanita-wanita musyrik sehingga sungguh akan mengimani
Al-Baqarah:221تَنكِحُوا۟
وَلَا تَنكِحُوا۟ مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مَا
dan janganlah menikahi apa (ia [lk]) mengawini bapak-bapak kalian[lk] apa/masa
An-Nisa:22
وَتَرْغَبُونَ أَن تَنكِحُوهُنَّ وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ ٱلْوِلْدَٰنِ
dan suka/ingin akan (kalian[lk]) menikahi dengan mereka[pr] dan yang lemah-lemah dari anak-anak
An-Nisa:127تَنكِحُوهُنَّ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا جَآءَكُمُ ٱلْمُؤْمِنَٰتُ مُهَٰجِرَٰتٍ وَءَاتُوهُم مَّآ أَنفَقُوا۟ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَن تَنكِحُوهُنَّ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman apabila datang kepadamu orang perempuan beriman orang yang berhijrah dan berikanlah mereka apa-apa yang mereka belanjakan dan tidak dosa-dosa atas kalian bahwa (kalian[lk]) menikahi dengan mereka[pr]
Al-Mumtahinah:10
إِنَىٰهُ وَلَٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَٱدْخُلُوا۟ فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَٱنتَشِرُوا۟ وَلَآ أَن تَنكِحُوٓا۟ أَزْوَٰجَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦٓ أَبَدًا
waktu/ketika akan tetapi apabila diundang/diseru maka masuklah maka apabila (kalian) makan maka bertebaranlah/keluarlah dan tidak bahwa menikahi istri-istrinya dari sesudahnya selama-lamanya
Al-Ahzab:53تَنكِحُوٓا۟
وَلَا تُنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا۟
dan jangan dinikahi orang-orang yang mempersekutukan sehingga menjadi mempercayai
Al-Baqarah:221تُنكِحُوا۟
فَٱنكِحُوا۟ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ
maka nikahilah apa baik/senangi bagimu dari isteri-isteri
An-Nisa:3فَٱنكِحُوا۟
فَٱنكِحُوهُنَّ بِإِذْنِ أَهْلِهِنَّ وَءَاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ
maka nikahilah mereka dengan seizin ahli/tuan mereka[pr] dan berilah mereka[pr] maskawin mereka[pr] dengan/menurut yang patut
An-Nisa:25فَٱنكِحُوهُنَّ
وَلَا تَنكِحُوا۟ مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مَا
dan janganlah menikahi apa (ia [lk]) mengawini bapak-bapak kalian[lk] apa/masa
An-Nisa:22نَكَحَ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نَكَحْتُمُ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman apabila (ia) mengawini mereka(pr) perempuan-perempuan yang beriman
Al-Ahzab:49نَكَحْتُمُ
وَلْيَسْتَعْفِفِ ٱلَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا
maka hendaklah menjaga kehormatan orang-orang yang (mereka) tidak mendapatkannya pernikahan
An-Nuur:33نِكَاحًا
وَٱلْقَوَٰعِدُ مِنَ ٱلنِّسَآءِ ٱلَّٰتِى لَا يَرْجُونَ نِكَاحًا
azas-azas/yang tua dari isteri-isteri yang tidak mengharapkan pernikahan
An-Nuur:60
وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ
dan (kalian[lk]) nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang saleh dari hamba-hamba kalian dan budak-budak perempuan kalian
An-Nuur:32وَأَنكِحُوا۟
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَٰجَكَ ٱلَّٰتِىٓ ءَاتَيْتَ أُجُورَهُنَّ أَن يَسْتَنكِحَهَا خَالِصَةً لَّكَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
wahai nabi sesungguhnya (kami) (kami) telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang (kamu) mendatangkan maskawin mereka[pr] bahwa memohon mengawininya[pr] (sesuatu/ia[pr]) yang suci bagimu dari selain orang-orang yang beriman
Al-Ahzab:50يَسْتَنكِحَهَا
أَن يَنكِحَ ٱلْمُحْصَنَٰتِ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ
sesungguhnya menikah wanita-wanita yang merdeka perempuan-perempuan yang beriman
An-Nisa:25يَنكِحَ
ٱلزَّانِى لَا يَنكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً
laki-laki yang berzina tidak akan menikahi melainkan (ia[pr]) yang menzina (mereka) mengetahui (ia[pr]) yang musyrik
An-Nuur:3يَنكِحُ
وَٱلزَّانِيَةُ لَا يَنكِحُهَآ إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ
dan pezina tidak akan mengawininya[pr] melainkan (ia[lk]) berzina (mereka) mengetahui (ia[lk]) yang berusaha untuk menyekutukan
An-Nuur:3يَنكِحُهَآ
فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَن يَنكِحْنَ أَزْوَٰجَهُنَّ
maka jangan (kalian[lk]) menghalangi mereka[pr] bahwa menikah (bakal) suami-suami mereka
Al-Baqarah:232يَنكِحْنَ
وَٱبْتَلُوا۟ ٱلْيَتَٰمَىٰ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغُوا۟ ٱلنِّكَاحَ
dan periksa/ujilah anak-anak yatim sehingga jika (mereka) sampai/cukup umur nikah/kawin
An-Nisa:6ٱلنِّكَاحَ
أَوْ يَعْفُوَا۟ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ عُقْدَةُ ٱلنِّكَاحِ
(mereka) mengetahui dimaafkan yang dengan tangannya ikatan nikah
Al-Baqarah:237ٱلنِّكَاحِ
وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ
dan jangan bertetap hati berakad / berikatan nikah sehingga sampai kitab waktunya
Al-Baqarah:235
وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ
dan jangan bertetap hati berakad / berikatan nikah sehingga sampai kitab waktunya
Al-Baqarah:235