<<<==ayat berikutnya

Thaahaa ayat ke 130

ayat sebelumnya ===>>

فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ ءَانَآئِ ٱلَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ ٱلنَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

muaiqlysudais
afasyabdulbasit

Kajian kata ءَانَآئِ pada surat Thaahaa ayat ke 130
Bacaan dalam tulisan arab latin ânâ-i
Arti kata ânâ-i ( آناء )bagian/waktu
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Jumlah pemakaian kata آناء1
Kata ءَانَآئِ tersusun dari suku kata ي-ن-ع
Jumlah pemakaian pola kata ي-ن-ع4
Makna dari kata dasar ي-ن-ع Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata masak, dewasa, sempurna, masak akal, ranum, tua, siap, sekarang ini, mutakhir, masih berlaku, aktuil, jaman sekarang, sedang beredar, untuk saat ini
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menjadi dewasa, datang waktunya
Kajian kata ءَانَآئِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata benda : kata ءَانَآئِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2 kata benda abstrak : kata ءَانَآئِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

3 Mudhaf : Merupakan kata kepemilikan yaitu sesuatu yang dimiliki, dalam hal ini kata ءَانَآئِ merupakan sesuatu yang dimiliki oleh kata berikutnya (mudhaf ilaih) yaitu ٱلَيْلِ. Sehingga gabungan dari kataءَانَآئِ ٱلَيْلِ bermakna bagian/waktu (nya) malam

وَيَنْعِهِۦٓءَانَآئِءَانَآءَءَانَآءَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

أُمَّةٌ قَآئِمَةٌ يَتْلُونَ ءَايَٰتِ الـلَّـهِ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ
ummat wanita yang menegakkan membaca ayat-ayat Allah tengah malam dan mereka bersujud
Ali-Imran:113ءَانَآءَ
أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ
siapkah yang dia (ia[lk]) yang mentaati di waktu malam
Az-Zumar:9
قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ ءَانَآئِ ٱلَّيْلِ
sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan dari bagian/waktu malam
Thaahaa:130ءَانَآئِ
وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً إِذَآ أَثْمَرَ وَيَنْعِهِۦٓ إِنَّ فِى ذَٰلِكُمْ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
dan Dia yang (ia) menyebabkan menurunkan dari langit air ketika (ia) menjadi berbuah dan kematangannya sesungguhnya pada, di, dalam yang demikian sungguh ada tanda-tanda bagi kaum/orang-orang beriman
Al-An'aam:99وَيَنْعِهِۦٓ
وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً إِذَآ أَثْمَرَ وَيَنْعِهِۦٓ إِنَّ فِى ذَٰلِكُمْ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
dan Dia yang (ia) menyebabkan menurunkan dari langit air ketika (ia) menjadi berbuah dan kematangannya sesungguhnya pada, di, dalam yang demikian sungguh ada tanda-tanda bagi kaum/orang-orang beriman
Al-An'aam:99