<<<==ayat berikutnya

Al-Kahfi ayat ke 76

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ إِن سَأَلْتُكَ عَن شَىْءٍۭ بَعْدَهَا فَلَا تُصَٰحِبْنِى قَدْ بَلَغْتَ مِن لَّدُنِّى عُذْرًا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

عُذْرًا pada surat Al-Kahfi ayat ke 76

Bacaan dalam tulisan arab latin 'udzrân
Arti kata عُذْرًا alasan
Jumlah pemakaian kata عُذْرًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata عُذْرًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ع ذ ر
huruf pertama k1=ع , huruf kedua k2=ذ, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ع ذ ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna dalih, elah, helat, sambilan, helah, alasan, pernyataan maaf, pernyataan menyesal, alibi, akal, permohonan, pembelaan, permintaan, argumen, penghindaran, pengelakan, penyingkiran, kios, warung, kandang, kedai, stan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna, memaafkan, mengampuni, memaafi, memberi grasi, memberi ampun, membebaskan, membatalkan, mengirimkan uang, mengurangi, menyerahkan pd yg berwenang, membiarkan, membenarkan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ع ذ ر dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 7 kali, dipakai kata kerja sebanyak 5 kali

Kajian kata : 3 عُذْرًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata عُذْرًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. kata yang memiliki makna sangat : kata عُذْرًا ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

3. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata عُذْرًا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah an. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar ع ذ ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

مَعْذِرَةًمَعَاذِيرَهُۥفَيَعْتَذِرُونَعُذْرًاتَعْتَذِرُوا۟
ٱلْمُعَذِّرُونَيَعْتَذِرُونَمَعْذِرَتُهُمْ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

لَا تَعْتَذِرُوا۟ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَٰنِكُمْ
jangan mengemukakan udzur sesungguhnya (kalian) mengingkari sesudah iman kalian
At-Taubah:66تَعْتَذِرُوا۟
قُل لَّا تَعْتَذِرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ لَكُمْ
katakanlah jangan mengemukakan udzur tidak akan beriman kepadamu
At-Taubah:94
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَعْتَذِرُوا۟ ٱلْيَوْمَ
wahai orang-orang yang (mereka) mengingkari tidak/jangan mengemukakan udzur hari ini
At-Tahriim:7
عُذْرًا أَوْ نُذْرًا
alasan (mereka) mengetahui peringatan
Al-Mursalaat:6عُذْرًا
فَلَا تُصَٰحِبْنِى قَدْ بَلَغْتَ مِن لَّدُنِّى عُذْرًا
maka janganlah semakin menjadikan aku sahabat sesungguhnya (kamu) telah sampai/cukup dari sisiku alasan
Al-Kahfi:76
وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ
dan tidak diizinkan bagi mereka maka/sehingga minta uzur
Al-Mursalaat:36فَيَعْتَذِرُونَ
وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ
walaupun/meskipun melemparkanlah tempat mengemukakan uzurnya/alasan-alasannya
Al-Qiyaamah:15مَعَاذِيرَهُۥ
قَالُوا۟ مَعْذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
berkata tempat mengumukakan alasan kepada tuhan kalian dan supaya / boleh jadi mereka bertakwa
Al-A'raaf:164مَعْذِرَةً
يَوْمَ لَا يَنفَعُ ٱلظَّٰلِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ
pada hari tidak memberi manfaat orang-orang yang zalim permintaan maaf (mereka)
Ghafir:52مَعْذِرَتُهُمْ
فَيَوْمَئِذٍ لَّا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ
maka pada hari itu tidak memberi manfaat orang-orang yang (mereka[lk]) menganiaya permintaan maaf (mereka) dan tidak mereka mohon untuk dikasihani
Ar-Ruum:57
يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ
mengemukakan 'udzur kepadamu apabila (kalian) kembali kepada mereka
At-Taubah:94يَعْتَذِرُونَ
وَجَآءَ ٱلْمُعَذِّرُونَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ
dan datang orang-orang yang mempunyai 'uzdur dari orang-orang arab agar diberi izin bagi mereka
At-Taubah:90ٱلْمُعَذِّرُونَ
وَجَآءَ ٱلْمُعَذِّرُونَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ
dan datang orang-orang yang mempunyai 'uzdur dari orang-orang arab agar diberi izin bagi mereka
At-Taubah:90