<<<==ayat berikutnya

Al-Kahfi ayat ke 47

ayat sebelumnya ===>>


وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

Kajian kata

نُغَادِرْ pada surat Al-Kahfi ayat ke 47

Bacaan dalam tulisan arab latin nughâdir
Jenis kata kata kerja pasif bentuk sedang akan
Arti kata نُغَادِرْ meninggalkan
Jumlah pemakaian kata نُغَادِرْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata نُغَادِرْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata غ د ر
huruf pertama k1=غ , huruf kedua k2=د, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar غ د ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kecederaan, kedurhakaan, khianat, ketidaksetiaan, ketidakpatuhan, keserongan, kepalsuan, kebohongan, pelanggaran, kecurangan, hukuman, penalti, sesuatu yg kotor, busuk, kotor, curang, buruk, keji, kasar, kepalsuan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mengotori, mencemari, mencemarkan, membusuk, menyangkut, menyangkuntukan, melanggar peraturan, berjanji palsu

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar غ د ر dalam AlQuran 2 kali, yang terdiri dari dipakai kata kerja sebanyak 2 kali
Pola dasar غ د ر Dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata kerja saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata benda

Kajian kata نُغَادِرْ ditinjau dari aspek makna :

kata نُغَادِرْ ini masuk dalam pola kata ke :3

adapun makna dari pola kata ketiga ini adalah :

1. saling melakukan,

2.menjadi berpotong-potong

3.menjadi melakukan berkali-kali

Kajian kata نُغَادِرْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata نُغَادِرْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang / akan : kata نُغَادِرْ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja pasif : kata نُغَادِرْ ini tergolong dalam bentuk kata kerja pasif, artinya subyeknya dilakukan pekerjaan

4. obyek pelaku : kata نُغَادِرْ merupakan kerja pasif dengan obyek yang dilalukan kepada orang pertama jamak. atau dengan kata lain objek pelakunya kami

5. huruf majzum : kata فَلَمْ ini merupakan harf yang akan membuat kata berikutnya, dalam hal ini نُغَادِرْ , akan kehilangan huruf nun ( نَ ) sehingga konsonan_k3 menyisakan û ( واْ ) saja

6. majzum : kata ini memiliki فَلَمْ yang berfungsi sebagai komponen yang akan merubah konsonan_k3 dari نُغَادِرْ akan menjadi sukun (untuk bentuk subyek tunggal) serta û untuk subyek jamak.

Pemakaian kata dasar غ د ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

لاَ يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلاَ كَبِيرَةً Al-Kahfi 49

 

بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُم فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا Al-Kahfi 47