<<<==ayat berikutnya

Al-Kahfi ayat ke 29

ayat sebelumnya ===>>


وَقُلِ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ فَمَن شَآءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَآءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلظَّٰلِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِن يَسْتَغِيثُوا۟ يُغَاثُوا۟ بِمَآءٍ كَٱلْمُهْلِ يَشْوِى ٱلْوُجُوهَ بِئْسَ ٱلشَّرَابُ وَسَآءَتْ مُرْتَفَقًا

Kajian kata

يَسْتَغِيثُوا۟ pada surat Al-Kahfi ayat ke 29

Bacaan dalam tulisan arab latin yastaghîtsû
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata يَسْتَغِيثُوا۟ meminta minum
Jumlah pemakaian kata يَسْتَغِيثُوا۟ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata يَسْتَغِيثُوا۟ tersusun dari kata dasar dengan suku kata غ ي ث
huruf pertama k1=غ , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar غ ي ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna hujan, bantuan, pertolongan, uluran, permohonan, pemintaan, sambung tangan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menghujani, menghujan, mengeluh

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar غ ي ث dalam AlQuran 7 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 3 kali, dipakai kata kerja sebanyak 4 kali

Kajian kata يَسْتَغِيثُوا۟ ditinjau dari aspek makna :

kata يَسْتَغِيثُوا۟ ini masuk dalam pola kata ke :10

adapun makna dari pola kata kesepuluh ini adalah :

1. meminta melakukan, memohon melakukan

2. memiliki arti kausatif

3. menjadi seperti katadasarnya

Kajian kata يَسْتَغِيثُوا۟ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata يَسْتَغِيثُوا۟ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang/akan : kata يَسْتَغِيثُوا۟ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja aktif : kata يَسْتَغِيثُوا۟ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata kerja يَسْتَغِيثُوا۟ ini subyek pelakunya adalah mereka para laki-laki yang jumlahnya lebih dari dua orang.

5. huruf majzum : kata وَإِن ini merupakan harf yang akan membuat kata berikutnya, dalam hal ini يَسْتَغِيثُوا , akan kehilangan huruf nun ( نَ ) sehingga konsonan_k3 menyisakan û ( واْ ) saja

6. majzum : kata ini memiliki وَإِن yang berfungsi sebagai komponen yang akan merubah konsonan_k3 dari يَسْتَغِيثُوا akan menjadi sukun (untuk bentuk subyek tunggal) serta û untuk subyek jamak.

Pemakaian kata dasar غ ي ث pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاء كَالْمُهْلِ Al-Kahfi 29

 

يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ Yusuf 49

 

أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاء كَالْمُهْلِ Al-Kahfi 29

 

وَلاَ سُوَاعًا وَلاَ يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا Nuh 23

 

كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ Al-Hadiid 20

 

إِنَّ اللَّهَ عِندَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ Luqman 34
وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِن بَعْدِ Asy-Syuura 28