Al-Quran Online, ajakan untuk mencari ampunan dan cinta Allah

<<<==ayat berikutnya

Al-Isra ayat ke 62

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ أَرَءَيْتَكَ هَٰذَا ٱلَّذِى كَرَّمْتَ عَلَىَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلًا

Klik kata warna biru menuju Quran Perkata
Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Hadits yang mungkin terkait

Halaman mushaf optimal untuk di komputer

Halaman mushaf untuk HP atau Tab


Kajian kata

لَأَحْتَنِكَنَّ pada surat Al-Isra ayat ke 62

Bacaan dalam tulisan arab latin laachtanikanna
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata لَأَحْتَنِكَنَّ sungguh (kami) menyebabkan menyesatkan mereka[pr]
Jumlah pemakaian kata لَأَحْتَنِكَنَّ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata لَأَحْتَنِكَنَّ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ح ن ك
huruf pertama k1=ح , huruf kedua k2=ن, dan huruf ketiga k3=ك
Makna dari kata dasar ح ن ك :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna cita rasa, lelangit, langit-langit, rahang, caci maki, mulut, jepit, jepitan, jalan masuk ke lembah

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna ngobrol, menegur

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ح ن ك dalam AlQuran 1 kali, yang terdiri dari dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata لَأَحْتَنِكَنَّ ditinjau dari aspek makna :

kata لَأَحْتَنِكَنَّ ini masuk dalam pola kata ke :2

adapun makna dari polakata kedua ini adalah

1. sangat,

2. menghabisi,

3. menyelesaikan secara tuntas terhadap suatu pekerjaan

4 menjadi kata kausatif (menyebabkan melakukan), contoh arti tahu berubah menjadi tahu. membawa berubah menjadi membebani

5 kata kerja instranmsitif berubah menjadi transitif contoh gembira menjadi mengembirakan

6 arti instensif, memecah menjadi memecahkan sampai berkeping-keping

Kajian kata : 1 لَأَحْتَنِكَنَّ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata لَأَحْتَنِكَنَّ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. imbuan : imbuan la ( لَ ) yang melekat pada kata لَأَحْتَنِكَنَّ ini dimaksudkan untuk menekankan makna benar-benar atau kesungguhan atau agar terjadi sering pula digunakan untuk memberikan makna pemberian kepada atau sungguh-sungguh diharapkan.

3. bentuk sedang/akan : kata لَأَحْتَنِكَنَّ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

4. kata kerja aktif : kata لَأَحْتَنِكَنَّ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

5. kesungguhan : kata لَأَحْتَنِكَنَّ ini memiliki makna kesungguhan hal ini dicirikan oleh adanya huruf nun tajdid pada huruf setelah konsonan_k3.

Pemakaian kata dasar ح ن ك pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

لَأَحْتَنِكَنَّ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلًا
sungguh (kami) menyebabkan menyesatkan mereka[pr] anak cucunya/keturunannya kecuali sedikit
Al-Isra:62لَأَحْتَنِكَنَّ
لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلًا
sungguh (kami) menyebabkan menyesatkan mereka[pr] anak cucunya/keturunannya kecuali sedikit
Al-Isra:62