<<<==ayat berikutnya

An-Nahl ayat ke 92

ayat sebelumnya ===>>

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّتِى نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَٰثًا تَتَّخِذُونَ أَيْمَٰنَكُمْ دَخَلًۢا بَيْنَكُمْ أَن تَكُونَ أُمَّةٌ هِىَ أَرْبَىٰ مِنْ أُمَّةٍ إِنَّمَا يَبْلُوكُمُ الـلَّـهُ بِهِۦ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ مَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

أَنكَٰثًا pada surat An-Nahl ayat ke 92

Bacaan dalam tulisan arab latin ankâtsan
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata أَنكَٰثًا tenunan-tenunan
Jumlah pemakaian kata أَنكَٰثًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata أَنكَٰثًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ك ث
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ك, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar ن ك ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kelakar, sumbat, banyol, gurauan, canda, gurau, seloroh, lawak, humor, dagelan, cumbuan, ejekan, olokan, cumbu, cura, banyol, olok-olok

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna muntah, membungkam, tercekik, menyumbat, tercekek, berkelakar, bercanda, berseloroh, bergurau, berkelakar, bersenda gurau, melawak, melucu, berlawak, berlucu, mengocak, mengguraukan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ك ث dalam AlQuran 7 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 1 kali, dipakai kata kerja sebanyak 6 kali

Kajian kata : 0 أَنكَٰثًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata أَنكَٰثًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata أَنكَٰثًا ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata أَنكَٰثًا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah an. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

4. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata أَنكَٰثًا ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ن ك ث pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

يَنكُثُونَيَنكُثُنَّكَثُوٓا۟نَّكَثَأَنكَٰثًا


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّتِى نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَٰثًا
dan jangan adalah seperti orang perempuan (ia) merusak/mengurai benangnya dari sesudah kekuatan tenunan-tenunan
An-Nahl:92أَنكَٰثًا
فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ
maka barang siapa (ia) melanggar janji maka sesungguhnya hanyalah melanggar atas dirinya sendiri
Al-Fath:10نَّكَثَ
وَإِن نَّكَثُوٓا۟ أَيْمَٰنَهُم مِّنۢ بَعْدِ عَهْدِهِمْ
dan jika (mereka) melanggar janji sumpah-sumpah mereka dari sesudah janji mereka
At-Taubah:12نَّكَثُوٓا۟
أَلَا تُقَٰتِلُونَ قَوْمًا نَّكَثُوٓا۟ أَيْمَٰنَهُمْ
mengapa tidak semakin memerangi kaum (mereka) melanggar janji sumpah-sumpah mereka
At-Taubah:13
فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ
maka barang siapa (ia) melanggar janji maka sesungguhnya hanyalah melanggar atas dirinya sendiri
Al-Fath:10يَنكُثُ
هُم بَٰلِغُوهُ إِذَا هُمْ يَنكُثُونَ
mereka sampai kepadanya tiba-tiba mereka melanggar janji
Al-A'raaf:135يَنكُثُونَ
فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُمُ ٱلْعَذَابَ إِذَا هُمْ يَنكُثُونَ
maka tatkala (kami) menghilangkan dari mereka azab / siksa tiba-tiba mereka melanggar janji
Az-Zukhruf:50
فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُمُ ٱلْعَذَابَ إِذَا هُمْ يَنكُثُونَ
maka tatkala (kami) menghilangkan dari mereka azab / siksa tiba-tiba mereka melanggar janji
Az-Zukhruf:50