<<<==ayat berikutnya

Yusuf ayat ke 25

ayat sebelumnya ===>>

وَٱسْتَبَقَا ٱلْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُۥ مِن دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَا ٱلْبَابِ قَالَتْ مَا جَزَآءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوٓءًا إِلَّآ أَن يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

يُسْجَنَ pada surat Yusuf ayat ke 25

Bacaan dalam tulisan arab latin yusjana
Jenis kata kata kerja pasif bentuk sedang akan
Arti kata يُسْجَنَ dipenjara
Jumlah pemakaian kata يُسْجَنَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata يُسْجَنَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ج ن
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ج, dan huruf ketiga k3=ن
Makna dari kata dasar س ج ن :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna terungku, penjara, jel, bui, kurungan, kerangkeng, kurung, memenjarakan, membenamkan, membui, bui, hukuman penjara, tutupan, keterungkuan, penahanan, penawanan, hambatan, cidukan, arestasi, pengurungan, lembaga pemasyarakatan, yg memperbaiki, sel, kamar tahanan, kerangkeng, lubang palka, pengeraman, garis, gores, pintu bawahan, lubang di dinging, seperindukan, tutup lubang di geladak kapal

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna memenjarakan, menerungkukan, memasukkan ke penjara, merampas kebebasan, mengurung, meringkukkan, menetas, mengeramkan, menetaskan, mengeram, merencanakan, menggores

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ج ن dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata يُسْجَنَ ditinjau dari aspek makna :

kata يُسْجَنَ ini masuk dalam pola kata ke :1

adapun untuk pola kata pertama seperti ini memiliki makna:

.melakukan yaitu me –, me – kan, atau me – i.

bentuk ini merupakan bentuk dari kata dasar yang dipakai dalam bahasa arab. serta yang dijadikan rujukan dalam penyusunan urutan kata yang dipakai pada kamus bahasa arab.

Kajian kata : 4 يُسْجَنَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata يُسْجَنَ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang / akan : kata يُسْجَنَ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja pasif : kata يُسْجَنَ ini tergolong dalam bentuk kata kerja pasif, artinya subyeknya dilakukan pekerjaan

4. obyek pelaku : kata يُسْجَنَ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan perbuatan yang sedang atau akan dilakukan. kata kerja ini merupakan kata kerja yang diawali dengan harf yang menyebabkan huruf k3 memiliki konsonan dhomah (u. adapun obyek pelaku perbuatannya adalah orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki) atau dilakukan kepada orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki)

5. mansub : kata يُسْجَنَ ini akan terkena kata sambung أَن yang menyebabkan kata يُسْجَنَ ini yaitu menggunakan mansub yang menyebabkan konsonan_k3 dari ayat يُسْجَنَ adalah fatchah, atau menggunakan una serta menggunakan ani untuk bentuk ganda.

Pemakaian kata dasar س ج ن pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

يُسْجَنَلَيُسْجَنَنَّلَيَسْجُنُنَّهُۥسِجِّينٍسِجِّينٌ
ٱلْمَسْجُونِينَٱلسِّجْنِٱلسِّجْنُٱلسِّجْنَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌ
dan apakah memberitahukan kamu apa sijjin
Al-Mutaffifiin:8سِجِّينٌ
كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍ
sekali-kali tidak sesungguhnya kitab/catatan orang-orang durhaka dalam sijjin
Al-Mutaffifiin:7سِجِّينٍ
رَأَوُا۟ ٱلْاَيَٰتِ لَيَسْجُنُنَّهُۥ حَتَّىٰ حِينٍ
(mereka) melihat tanda-tanda memenjarakannya sehingga beberapa waktu
Yusuf:35لَيَسْجُنُنَّهُۥ
لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ
niscaya akan dipenjarakan dan niscaya dia menjadi dari/termasuk orang-orang yang kecil / hina
Yusuf:32لَيُسْجَنَنَّ
إِلَّآ أَن يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
selain bahwa dipenjara (mereka) mengetahui penyiksaan sangat pedih
Yusuf:25يُسْجَنَ
وَدَخَلَ مَعَهُ ٱلسِّجْنَ فَتَيَانِ
dan (ia [lk]) masuk bersama dia penjara dua orang pemuda
Yusuf:36ٱلسِّجْنَ
قَالَ رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ
mengatakan tuhanku penjara sukai kepadaku dari apa mereka mengajakku kepadanya
Yusuf:33ٱلسِّجْنُ
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ ءَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ
hai kedua sahabatku penjara apakah tuhan-tuhan (mereka) yang kemudian memisah-misah kebaikan
Yusuf:39ٱلسِّجْنِ
فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَٰنُ ذِكْرَ رَبِّهِۦ فَلَبِثَ فِى ٱلسِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ
maka (ia) menjadikan ia lupa syaitan sebutan tuhannya maka (ia) menetap (kalian) bertasbih penjara sebagian/beberapa tahun
Yusuf:42
إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ ٱلسِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلْبَدْوِ
ketika (ia[lk]) akhirnya menyuruh keluar aku dari penjara dan Dia datangkan dengan kamu dari dusun
Yusuf:100
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ أَمَّآ أَحَدُكُمَا فَيَسْقِى رَبَّهُۥ خَمْرًا
hai kedua sahabatku penjara adapun salah seorang diantara kamu berdua akan memberi minum tuhannya minuman-minuman keras
Yusuf:41
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29ٱلْمَسْجُونِينَ
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29