<<<==ayat berikutnya

Huud ayat ke 28

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّى وَءَاتَىٰنِى رَحْمَةً مِّنْ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَنُلْزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمْ لَهَا كَٰرِهُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

فَعُمِّيَتْ pada surat Huud ayat ke 28

Bacaan dalam tulisan arab latin fa'ummiyat
Jenis kata katakerja pasif bentuk lampau
Arti kata فَعُمِّيَتْ maka/lalu sering dibutakan
Jumlah pemakaian kata فَعُمِّيَتْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata فَعُمِّيَتْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ع م ي
huruf pertama k1=ع , huruf kedua k2=م, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ع م ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membutakan, menyilaukan, mengaburkan, menyamarkan, mengkamuflir, menipu

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ع م ي dalam AlQuran 33 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 25 kali, dipakai kata kerja sebanyak 8 kali

Kajian kata فَعُمِّيَتْ ditinjau dari aspek makna :

kata فَعُمِّيَتْ ini masuk dalam pola kata ke :2

adapun makna dari polakata kedua ini adalah

1. sangat,

2. menghabisi,

3. menyelesaikan secara tuntas terhadap suatu pekerjaan

4 menjadi kata kausatif (menyebabkan melakukan), contoh arti tahu berubah menjadi tahu. membawa berubah menjadi membebani

5 kata kerja instranmsitif berubah menjadi transitif contoh gembira menjadi mengembirakan

6 arti instensif, memecah menjadi memecahkan sampai berkeping-keping

Kajian kata : 12 فَعُمِّيَتْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata فَعُمِّيَتْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. imbuan : kata فَعُمِّيَتْ ini memiliki imbuan fa ( فَ ), imbuan fa ( فَ ) ini memberikan makna maka atau lalu.

3. kata kerja bentuk lampau : kata فَعُمِّيَتْ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

4. kata kerja pasif : kata فَعُمِّيَتْ ini merupakan bentuk dari kata kerja aktif, dimana subyek pelakunya dilakukan pekerjaan.

5. obyek pelaku : kata فَعُمِّيَتْ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan perbuatan yang sedang atau akan dilakukan. dengan obyek pelaku perbuatan adalah orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki) atau dilakukan kepada orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki)

Pemakaian kata dasar ع م ي pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

عَمُوا۟عَمًىتَعْمَىأَعْمَىٰٓأَعْمَىٰ
عُمْيًاعُمْىٌعَمِينَعَمِىَعَمُونَ
وَأَعْمَىٰٓكَٱلْأَعْمَىٰفَعُمِّيَتْفَعَمِيَتْفَعَمُوا۟
ٱلْعُمْىِٱلْعُمْىَٱلْعَمَىٰٱلْأَعْمَىٰوَعُمْيَانًا


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِىٓ أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا
mengatakan tuhanku mengapa engkau mengumpulkan aku buta dan/padahal sesungguhnya (aku) adalah maha melihat
Thaahaa:125أَعْمَىٰ
فَهُوَ فِى ٱلْاَخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا
maka dia (kalian) bertasbih akhirat buta dan lebih sesat jalan
Al-Isra:72
فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ أَعْمَىٰ
maka sesungguhnya (kami) baginya penghidupan sulit/sempit dan akan mengumpulkannya pada hari kiamat-kiamat buta
Thaahaa:124
وَمَن كَانَ فِى هَٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ
dan barangsiapa dan (ia) adalah (kalian) bertasbih ini dia buta
Al-Isra:72
كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰٓ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
seperti orang dia buta sesungguhnya hanyalah menjadi mengingat/berfikir orang-orang yang mempunyai akal/berakal
Arraad:19أَعْمَىٰٓ
وَلَٰكِن تَعْمَى ٱلْقُلُوبُ ٱلَّتِى فِى ٱلصُّدُورِ
akan tetapi (kamu) buta hati yang (kalian) bertasbih dada/hati
Al-Hajj:46تَعْمَى
يَعْقِلُونَ بِهَآ أَوْ ءَاذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى ٱلْأَبْصَٰرُ
menggunakan akal dengannya/dengan itu (mereka) mengetahui telinga mendengar dengannya/dengan itu maka sesungguhnya ia tidak (kamu) buta pandangan/mata
Al-Hajj:46
وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُو۟لَٰٓئِكَ يُنَادَوْنَ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ
dan ia/Al QurXan atas mereka tahun mereka itu diseru dari tempat yang jauh
Fush-Shilat:44عَمًى
ثُمَّ تَابَ الـلَّـهُ عَلَيْهِمْ ثُمَّ عَمُوا۟ وَصَمُّوا۟ كَثِيرٌ مِّنْهُمْ
kemudian (ia) melakukan bertaubat Allah atas mereka kemudian (mereka[lk]) buta dan menjadi tuli sangat banyak diantara mereka
Al-Maidah:71عَمُوا۟
بَلْ هُم مِّنْهَا عَمُونَ
bahkan mereka dari padanya mereka buta
An-Naml:66عَمُونَ
فَمَنْ أَبْصَرَ فَلِنَفْسِهِۦ وَمَنْ عَمِىَ فَعَلَيْهَا
maka barang siapa (ia) akhirnya melihat maka untuk dirinya sendiri dan barang siapa buta maka atasnya
Al-An'aam:104عَمِىَ
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًا عَمِينَ
sesungguhnya mereka (mereka) adalah kaum buta
Al-A'raaf:64عَمِينَ
صُمٌّۢ بُكْمٌ عُمْىٌ
pekak/tuli bisu buta
Al-Baqarah:18عُمْىٌ
صُمٌّۢ بُكْمٌ عُمْىٌ فَهُمْ لَا يَعْقِلُونَ
pekak/tuli bisu buta maka mereka tidak menggunakan akal
Al-Baqarah:171
وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ عُمْيًا وَبُكْمًا وَصُمًّا مَّأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ
dan akan kumpulkan mereka[lk] pada hari kiamat-kiamat atas/terhadap muka-muka mereka buta bisu dan tuli tempat tinggal mereka neraka jahanam
Al-Isra:97عُمْيًا
وَحَسِبُوٓا۟ أَلَّا تَكُونَ فِتْنَةٌ فَعَمُوا۟ وَصَمُّوا۟
dan (mereka) mengira bahwa tidak akan adalah cobaan-cobaan maka (mereka) menjadi buta dan menjadi tuli
Al-Maidah:71فَعَمُوا۟
فَعَمِيَتْ عَلَيْهِمُ ٱلْأَنۢبَآءُ يَوْمَئِذٍ فَهُمْ لَا يَتَسَآءَلُونَ
maka (ia) buta/gelap atas mereka semua berita pada hari itu maka mereka tidak bertanya-tanya
Al-Qashash:66فَعَمِيَتْ
وَءَاتَىٰنِى رَحْمَةً مِّنْ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ
dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya maka/lalu sering dibutakan atas kalian
Huud:28فَعُمِّيَتْ
مَثَلُ ٱلْفَرِيقَيْنِ كَٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْأَصَمِّ وَٱلْبَصِيرِ وَٱلسَّمِيعِ
perumpamaan pisahan dua golongan seperti orang buta dan orang tuli dan orang yang dapat melihat dan yang dapat mendengar
Huud:24كَٱلْأَعْمَىٰ
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ الـلَّـهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰٓ أَبْصَٰرَهُمْ
mereka itu orang-orang yang (ia) mengutuk mereka Allah lalu tulikan mereka dan butakanlah mata-mata mereka
Muhammad:23وَأَعْمَىٰٓ
عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا
diatasnya orang-orang tuli dan orang-orang buta
Al-Furqon:73وَعُمْيَانًا
لَّيْسَ عَلَى ٱلْأَعْمَىٰ حَرَجٌ
(ia) bukankah atas/terhadap orang yang buta kesukaran/kesempitan
Al-Fath:17ٱلْأَعْمَىٰ
وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
dan tidaklah menyamakan orang yang buta dan orang yang melihat dan orang-orang yang (mereka) beriman
Ghafir:58
وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ
dan tidak menyamakan orang yang buta dan orang yang dapat melihat
Faathir:19
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ
katakanlah apakah menyamakan orang yang buta dan orang yang dapat melihat
Arraad:16
لَّيْسَ عَلَى ٱلْأَعْمَىٰ حَرَجٌ وَلَا عَلَى ٱلْأَعْرَجِ حَرَجٌ تَحِيَّةً مِّنْ عِندِ الـلَّـهِ مُبَٰرَكَةً طَيِّبَةً
(ia) bukankah atas/terhadap orang yang buta kesukaran/kesempitan dan tidak atas/terhadap orang yang pincang kesukaran/kesempitan penghormatan dari sisi Allah (ia[pr]) yang ingin diberkati kebaikan
An-Nuur:61
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ
katakanlah apakah menyamakan orang yang buta dan orang yang melihat maka apakah tidak menjadi memikirkan
Al-An'aam:50
أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ
sesungguhnya datang kepadanya orang yang buta
Abasa:2
وَأَمَّا ثَمُودُ فَهَدَيْنَٰهُمْ فَٱسْتَحَبُّوا۟ ٱلْعَمَىٰ عَلَى ٱلْهُدَىٰ
dan adapun kaum tsamud maka (kami) beri petunjuk mereka maka (tetapi) mereka menyukai buta atas/terhadap yang menunjukkan
Fush-Shilat:17ٱلْعَمَىٰ
أَفَأَنتَ تُسْمِعُ ٱلصُّمَّ أَوْ تَهْدِى ٱلْعُمْىَ
apakah maka kamu akan mendengar orang tuli (mereka) mengetahui memberi petunjuk buta
Az-Zukhruf:40ٱلْعُمْىَ
أَفَأَنتَ تَهْدِى ٱلْعُمْىَ وَلَوْ كَانُوا۟ لَا يُبْصِرُونَ
apakah kamu memberi petunjuk buta walaupun (mereka) adalah tidak dapat melihat
Yunus:43
وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِ ٱلْعُمْىِ عَن ضَلَٰلَتِهِمْ
dan tidaklah kamu dengan memberi petunjuk buta dari kesesatan mereka
Ar-Ruum:53ٱلْعُمْىِ
وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِى ٱلْعُمْىِ عَن ضَلَٰلَتِهِمْ
dan tidaklah kamu dengan memberi petunjuk buta dari kesesatan mereka
An-Naml:81
وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِى ٱلْعُمْىِ عَن ضَلَٰلَتِهِمْ
dan tidaklah kamu dengan memberi petunjuk buta dari kesesatan mereka
An-Naml:81