<<<==ayat berikutnya

Al-Anfaal ayat ke 48

ayat sebelumnya ===>>


وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ ٱلْيَوْمَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَإِنِّى جَارٌ لَّكُمْ فَلَمَّا تَرَآءَتِ ٱلْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّى بَرِىٓءٌ مِّنكُمْ إِنِّىٓ أَرَىٰ مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّىٓ أَخَافُ الـلَّـهَ وَالـلَّـهُ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Kajian kata

ٱلْفِئَتَانِ pada surat Al-Anfaal ayat ke 48

Bacaan dalam tulisan arab latin alfi-atâni
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata ٱلْفِئَتَانِ kedua golongan/pasukan
Jumlah pemakaian kata ٱلْفِئَتَانِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْفِئَتَانِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ف ا ت
huruf pertama k1=ف , huruf kedua k2=ا, dan huruf ketiga k3=ت
Makna dari kata dasar ف ا ت :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kelompok, golongan, bangsa, kelas, tingkat, mutu, pelajaran, kuliah, sekolah, berhubung dgn sekolah, yg berhubung dgn kelas sosial, gerombolan, gelombang, grup, gugus, rombongan, gugusan, regu, pasukan, puak, bondong, perkauman, kelimun, babat, kobok, satuan, nama, golongan agama, nilai, harga, pengukur, kaum agama, ummat agama, kopur, taraf, angka, pangkat, tanjakan, divisi, pembagian, bagian, pembelahan, sibak, laju, suku, kecepatan, kadar, kurs, tarip, kapasitas, bea, harkah, cara, tingkah laku, kapasitet, jenis, merek

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mengelompokkan, menggolongkan, mengelompok, mengumpulkan, berkumpul, meratakan, memberi angka, memeriksa, membiji, menggolong-golongkan, menilai, menaksir, menghitung, memarahi, mencela, memberi harga pd, menggelar, menggelari, membea daerah, berhak, dinilai, dianggap, mencelakan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ف ا ت dalam AlQuran 11 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali
Pola dasar ف ا ت dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata ٱلْفِئَتَانِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْفِئَتَانِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender perempuan : kata ٱلْفِئَتَانِ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan.

3. ganda : kata ٱلْفِئَتَانِ ini digolongkan dalam kata yang berjenis kata ganda

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْفِئَتَانِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata benda abstrak : kata ٱلْفِئَتَانِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

6. kata benda dengan jumlah dua untuk perempuan : kata ٱلْفِئَتَانِ ini merupakan jenis kata benda untuk yang berjumlah dua untuk kata benda jenis perempuan

Pemakaian kata dasar ف ا ت pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللّهِ Ali-Imran 13
وَلَمْ تَكُن لَّهُ فِئَةٌ يَنصُرُونَهُ Al-Kahfi 43

 

وَإِن تَعُودُواْ نَعُدْ وَلَن تُغْنِيَ عَنكُمْ فِئَتُكُمْ شَيْئًا Al-Anfaal 19

 

كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللّهِ Al-Baqarah 249
إِلاَّ مُتَحَرِّفاً لِّقِتَالٍ أَوْ مُتَحَيِّزاً إِلَى فِئَةٍ Al-Anfaal 16
فَمَا كَانَ لَهُ مِن فِئَةٍ يَنصُرُونَهُ Al-Qashash 81

 

قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا Ali-Imran 13
فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِين فِئَتَيْنِ An-Nisa 88

 

كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللّهِ Al-Baqarah 249
يَاأَيُّهَا  الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً Al-Anfaal 45

 

وَإِنِّي جَارٌ لَّكُمْ فَلَمَّا تَرَاءتِ الْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَى عَقِبَيْهِ Al-Anfaal 48