<<<==ayat berikutnya

Al-Maidah ayat ke 2

ayat sebelumnya ===>>


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُحِلُّوا۟ شَعَٰٓئِرَ الـلَّـهِ وَلَا ٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَلَا ٱلْهَدْىَ وَلَا ٱلْقَلَٰٓئِدَ وَلَآ ءَآمِّينَ ٱلْبَيْتَ ٱلْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّن رَّبِّهِمْ وَرِضْوَٰنًا وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَٱصْطَادُوا۟ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ أَن صَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ أَن تَعْتَدُوا۟ وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ وَٱتَّقُوا۟ الـلَّـهَ إِنَّ الـلَّـهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Kajian kata

ٱلشَّهْرَ pada surat Al-Maidah ayat ke 2

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)sysyahra
Arti kata ٱلشَّهْرَ bulan
Jumlah pemakaian kata ٱلشَّهْرَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلشَّهْرَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ش ه ر
huruf pertama k1=ش , huruf kedua k2=ه, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ش ه ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna bulan, fitnah, umpatan, fitnahan, umpat, kecemaran, gunjing, jujat, jahat, dengki, yg merugikan, yg merusak, dendam, yg memfitnah, yg membusukkan, yg memburuk-burukkan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyatakan, mengumumkan, memproklamasikan, menyerukan, memproklamirkan, memfitnah, mengumpat, mempergunjingkan, memburukkan, membusukkan, memperburukkan, mempergunjing, memburuk-burukkan, menerangi, menyinari, menerangkan, menjelaskan, membarakan, menghiasi dgn lampu-lampu, merusak, merugikan, menjelekkan, mencemarkan, mencemari, mengata-ngatai, mengumumkan kekurangan, mengumumkan kesalahan, membikin malu orang, menghina orang di muka umum

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ش ه ر dalam AlQuran 21 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 21 kali
Pola dasar ش ه ر dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata ٱلشَّهْرَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلشَّهْرَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلشَّهْرَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. keterangan waktu : kata ٱلشَّهْرَ ini digunakan untuk keterangan waktu. untuk keterangan waktu ini sering sekali bentuknya memiliki format yang mirip dengan format kata benda yang umum dikenal. dan dalam bahasa arab, keterangan waktu ini dikelompokkan dalam kelompok kata benda.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلشَّهْرَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata yang diberi sifat : kata الشَّهْرَ ini akan diberi sifat dengan kata sifat yang terletak dikata berikutnya yaitu الْحَرَامَ . kata yang diberi sifat ini tidak boleh menggunakan tanwin, sedangkan kata sifatanya selalu menggunakan akhiran dengan huruf hidup yaitu fatchah, kasrah atau dhomah untuk tunggal.

Pemakaian kata dasar ش ه ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَالشَّهْرَ الْحَرَامَ وَالْهَدْيَ وَالْقَلاَئِدَ ذَلِكَ لِتَعْلَمُواْ Al-Maidah 97

 

وَلِسُلَيْمَان الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ Saba' 12
وَلِسُلَيْمَان الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ Saba' 12

 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ Al-Baqarah 185

 

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ Al-Qadr 3

 

فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْن An-Nisa 92
فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْن مِن قَبْلِ Al-Mujaadilah 4

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَاعَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللّهِ At-Taubah 36
وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا Al-Ahqaaf 15

 

الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ Al-Baqarah 194

 

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَاتٌ Al-Baqarah 197

 

لِّلَّذِينَ يُؤْلُونَ مِن نِّسَآئِهِمْ تَرَبُّصُ أَرْبَعَةِ أَشْهُرٍ Al-Baqarah 226
يَتَرَبَّصْنَ بِأَنفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا Al-Baqarah 234
فَسِيحُواْ فِي الأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ At-Taubah 2
إِنِ ارْتَبْتُمْ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَاثَةُ أَشْهُرٍ Ath-Thalaaq 4

 

فَإِذَا انسَلَخَ الأَشْهُرُ الْحُرُمُ At-Taubah 5

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَاعَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللّهِ At-Taubah 36

 

الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ Al-Baqarah 194

 

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ Al-Baqarah 217

 

فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ Al-Baqarah 185
وَلاَ الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلاَ الْهَدْيَ وَلاَ الْقَلآئِدَ Al-Maidah 2